Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Kidung Agung 4-7
Kidung Agung 4
Pengantin Laki-laki Memuji Pengantin Perempuan
1Lihat, cantiknya engkau, kekasihku! Lihat, cantiknya engkau! Matamu bagaikan merpati di balik cadarmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang menuruni Gunung Gilead.
2Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru digunting, yang keluar dari pencuciannya. Semuanya itu beranak kembar, dan tidak satu pun dari mereka kehilangan anaknya.
3Bibirmu bagaikan seutas tali kirmizi, dan mulutmu itu elok. Pelipismu bagaikan irisan-irisan buah delima di balik cadarmu.
4Lehermu bagaikan menara Daud, yang dibangun dalam barisan-barisan batu, yang padanya bergantungan seribu perisai, semuanya perisai orang-orang perkasa.
5Kedua buah dadamu bagaikan dua anak rusa, anak kembar kijang, yang merumput di antara bunga-bunga bakung.
6Sampai siang hari berembus, dan bayang-bayang menghilang, aku akan pergi ke gunung mur, dan ke bukit kemenyan.
7Engkau cantik seutuhnya, kekasihku. Tidak ada cacat padamu.
8Datanglah bersamaku dari Lebanon, pengantin perempuanku, bersamaku dari Lebanon. Pandanglah dari Puncak Amana, dari Puncak Senir dan Hermon, dari sarang-sarang singa, dan dari bukit-bukit macan tutul.
9Engkau telah mencuri hatiku, dindaku, pengantin perempuanku. Engkau telah mencuri hatiku dengan sekejapan matamu, dengan seuntai kalung di lehermu.
10Betapa indahnya cintamu, dindaku, pengantin perempuanku! Betapa lebih baik cintamu daripada anggur, dan keharuman minyakmu melebihi segala jenis rempah-rempah!
11Bibirmu meneteskan madu murni, pengantin perempuanku. Madu dan susu ada di bawah lidahmu. Keharuman pakaianmu seperti aroma Lebanon.
12Dindaku, pengantin perempuanku, adalah taman yang terkunci, mata air yang terkunci, air mancur yang termeterai.
13Tunas-tunasmu bagaikan kebun buah delima dengan buah-buahnya terbaik, bunga pacar dan narwastu,
14narwastu dan kunyit, tebu dan kayu manis, dengan segala jenis pohon kemenyan, mur, dan gaharu, dengan segala jenis rempah-rempah terpilih.
15Engkau bagaikan mata air taman, sumur air hidup, yang mengalir dari Lebanon.
Kedua Pengantin Saling Menyapa
16Bangunlah, hai angin utara, dan datanglah, hai angin selatan. Bertiuplah di kebunku supaya aroma rempah-rempahnya menyebar. Biarlah kekasihku datang ke kebunnya, dan makan buah-buah terbaiknya.
Kidung Agung 5
Pengantin Laki-laki Berbicara
1Aku sudah masuk ke kebunku, dindaku, pengantin perempuanku. Aku sudah mengumpulkan mur dan rempah-rempahku. Aku sudah makan sarang maduku dan maduku. Aku sudah minum anggurku dan susuku. Makanlah, hai sahabat-sahabatku, dan minumlah. Mabuklah dengan cinta!
Kerinduan Pengantin Perempuan
2Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Ada suara! Kekasihku mengetuk, “Bukakanlah bagiku, dindaku, sayangku, merpatiku, idamanku! Sebab, kepalaku penuh dengan embun, rambut ikalku dengan tetesan embun malam.”
3Aku telah menanggalkan jubahku, bagaimana bisa aku mengenakannya kembali? Aku sudah membasuh kakiku, bagaimana bisa aku mengotorinya kembali?
4Kekasihku mengulurkan tangannya melalui lubang pintu, dan hatiku berdebar-debar karena dia.
5Aku bangkit untuk membukakan pintu bagi kekasihku; tanganku berteteskan mur, dan jari-jariku beralirkan mur pada pegangan pengancing pintu.
6Aku membukakan pintu bagi kekasihku, tetapi kekasihku telah berbalik, dan pergi! Jiwaku menghilang ketika dia berbicara. Aku mencarinya, tetapi tidak menemukannya. Aku memanggilnya, tetapi dia tidak menjawabku.
7Para penjaga menemukanku ketika mereka berkeliling kota. Mereka memukuliku dan melukaiku. Para penjaga tembok mengambil tudungku.
8Aku menyumpahimu, hai putri-putri Yerusalem, jika kamu menemukan kekasihku, apa yang akan kamu katakan kepadanya? Bahwa aku sakit asmara!
Pengantin Perempuan Memuji Kekasihnya di Hadapan Putri-Putri Yerusalem
9Apakah kekasihmu melebihi kekasih lainnya, hai yang tercantik di antara segala perempuan? Apakah kekasihmu melebihi kekasih lainnya sehingga kamu menyumpahi kami demikian?
10Kekasihku berseri-seri dan kemerah-merahan, mencolok di antara sepuluh ribu orang.
11Kepalanya bagaikan emas murni. Rambut ikalnya bergelombang, hitam seperti gagak.
12Matanya bagaikan merpati di samping aliran air, yang mandi dengan susu, dan duduk dalam kepenuhan.
13Pipinya bagaikan petak rempah-rempah, kumpulan rempah-rempah wangi. Bibirnya bagaikan bunga-bunga bakung, yang meneteskan titik-titik mur.
14Tangannya bagaikan batang emas, yang penuh dengan batu-batu permata. Perutnya bagaikan gading ukir, yang dilapisi dengan permata safir.
15Kakinya bagaikan pilar-pilar marmer, yang didasarkan pada alas emas murni. Penampilannya bagaikan Lebanon, terpilih seperti pohon-pohon arasnya.
16Mulutnya manis, segala sesuatu darinya diidamkan. Inilah kekasihku! Inilah sahabatku, hai putri-putri Yerusalem.
Kidung Agung 6
Putri-Putri Yerusalem Menjawab Pengantin Perempuan
1Ke mana kekasihmu pergi, hai yang tercantik di antara para perempuan? Ke mana kekasihmu berbelok, supaya kami dapat mencarinya bersamamu?
2Kekasihku telah turun ke kebunnya, ke petak-petak rempah-rempah, untuk menggembala di kebun, dan mengumpulkan bunga-bunga bakung.
3Aku adalah milik kekasihku, dan kekasihku adalah milikku. Dia menggembala di antara bunga-bunga bakung.
Pengantin Laki-laki Memuji Kekasihnya
4Engkau cantik seperti Tirza, kekasihku, elok seperti Yerusalem, dan menakjubkan seperti bala tentara dengan panji-panjinya.
5Alihkan matamu dariku karena mereka membingungkanku. Rambutmu bagaikan kawanan kambing betina yang menuruni Gunung Gilead.
6Gigimu bagaikan kawanan domba betina yang keluar dari pencuciannya. Semuanya itu beranak kembar, dan tidak satu pun dari mereka kehilangan anaknya.
7Pelipismu bagaikan irisan-irisan buah delima di balik cadarmu.
8Ada enam puluh permaisuri, dan delapan puluh gundik, dan gadis-gadis yang tidak terhitung.
9Namun, dialah satu-satunya merpatiku, idamanku, putri tunggal ibunya, anak kesayangan bagi orang yang melahirkannya. Anak-anak perempuan memandangnya, dan menyebutnya berbahagia. Permaisuri-permaisuri dan selir-selir memujinya.
Putri-Putri Yerusalem Memuji Pengantin Perempuan
10Siapakah ini, yang memandang ke bawah bagaikan fajar, cantik bagaikan bulan, bercahaya bagaikan matahari, dan menakjubkan seperti bala tentara dengan panji-panjinya?
11Aku turun ke kebun kenari untuk melihat tunas-tunas hijau di lembah, dan untuk melihat apabila pohon-pohon anggur sudah bertunas, dan pohon-pohon delima sudah berbunga.
12Tanpa sadar, jiwaku menempatkanku di atas kereta-kereta para bangsawan.
13Kembalilah, kembalilah, hai gadis Sulam! Kembalilah, kembalilah, supaya kami dapat memandangmu. Mengapa kamu menatap gadis Sulam, seperti tarian Mahanaim?
Kidung Agung 7
Pengantin Laki-laki Memuji Kecantikan Kekasihnya
1Betapa indahnya kakimu dengan kasut-kasut itu, hai putri bangsawan. Lekuk pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.
2Pusarmu bagaikan cawan bulat, yang tidak pernah kekurangan anggur campuran. Perutmu bagaikan timbunan gandum, yang berpagarkan bunga-bunga bakung.
3Kedua buah dadamu bagaikan dua anak rusa, anak kembar kijang.
4Lehermu bagaikan menara gading. Matamu bagaikan telaga-telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim. Hidungmu bagaikan menara Lebanon, yang menghadap ke Damsyik.
5Kepalamu bagaikan Bukit Karmel, dan rambut kepalamu merah lembayung. Raja tertawan oleh rambut ikalmu.
6Betapa cantiknya, dan betapa manisnya engkau, kekasih, dalam kesenanganmu!
7Perawakanmu bagaikan pohon kurma, dan buah dadamu seperti tandan-tandannya.
8Aku berkata, “Aku akan memanjat pohon kurma itu, dan memegang tangkai-tangkai buahnya.” Kiranya buah dadamu menjadi seperti tandan-tandan buah anggur, dan keharuman hidungmu seperti buah apel.
9Mulutmu bagaikan anggur terbaik, yang mengalir dengan lancar bagi kekasihku, meluncur dengan lembut ke bibir orang-orang yang sedang tidur.
Pengantin Perempuan kepada Kekasihnya
10Aku adalah milik kekasihku, dan hasratnya adalah bagiku.
11Marilah, kekasihku, kita pergi ke padang, dan bermalam di desa-desa.
12Mari kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur untuk melihat apabila pohon-pohon anggur sudah bertunas, dan bunga-bunganya sudah mekar, dan apabila pohon-pohon delima sudah berbunga. Di sana, aku akan memberikan kasihku kepadamu.
13Buah dudaim memberikan keharumannya, dan di pintu-pintu masuk kita, terdapat semua yang terbaik, yang baru maupun yang lama, yang telah aku simpan bagimu, kekasihku.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365