Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Kidung Agung 8; Mazmur 73-74
Kidung Agung 8
1Ah, seandainya engkau seperti saudara laki-laki bagiku, yang menyusu pada buah dada ibuku! Apabila aku bertemu denganmu di luar, aku akan menciummu, dan tidak seorangpun akan menghinaku.
2Aku akan menuntunmu masuk ke rumah ibuku, yang sudah mengajari aku. Aku akan memberimu minum anggur harum dari perasan sari buah delimaku.
Pengantin Perempuan kepada Putri-Putri Yerusalem
3Tangan kirinya ada di bawah kepalaku, dan tangan kanannya memelukku.
4Aku menyumpahimu, hai putri-putri Yerusalem, jangan membangunkan dan jangan membangkitkan cinta sebelum ia menginginkannya.
Cinta Itu Kuat seperti Maut
5Siapakah ini, yang datang dari padang belantara, yang bersandar pada kekasihnya? Di bawah pohon apel, aku membangunkanmu. Di sana, ibumu kesakitan; di sana, dia kesakitan dan melahirkanmu.
6Pasanglah aku sebagai meterai dalam hatimu, sebagai meterai di lenganmu. Sebab, cinta itu kuat seperti maut, kecemburuan itu kejam seperti dunia orang mati. Nyalanya adalah nyala api yang berkobar-kobar.
7Air yang banyak tidak dapat memadamkan cinta, dan sungai-sungai tidak dapat menghanyutkannya. Seandainya ada orang yang memberikan seluruh kekayaan rumahnya demi cinta, dia akan sangat dihina.
Pengantin Perempuan dan Saudaranya
8Kami mempunyai seorang adik perempuan, dan dia belum punya buah dada. Apa yang harus kami lakukan bagi saudara perempuan kami pada hari ketika seseorang meminangnya?
9Seandainya dia adalah tembok, kami akan membangun menara perak di atasnya. Namun, seandainya dia adalah pintu, kami akan memalanginya dengan papan-papan kayu aras.
10Aku adalah tembok, dan buah dadaku bagaikan menara. Dengan demikian, di matanya, aku ini seperti seseorang yang menemukan damai sejahtera.
Pengantin Laki-laki Berbicara
11Salomo mempunyai kebun anggur di Baal-Hamon. Dia menyerahkan kebun anggurnya kepada para penjaga. Setiap orang akan membawa seribu keping perak untuk buahnya.
12Kebun anggurku, milikku sendiri, ada di hadapanku. Seribu keping itu adalah untukmu, hai Salomo, dan dua ratus keping untuk para penjaga buahnya.
Pengantin Laki-laki kepada Kekasihnya
13Hai engkau, yang tinggal di kebun-kebun, para sahabat mendengarkan suaramu. Biarlah aku mendengarkannya juga!
Pengantin Perempuan kepada Kekasihnya
14Cepatlah, hai kekasihku, dan jadilah seperti seekor kijang, atau anak rusa jantan, di atas pegunungan rempah-rempah.
Mazmur 73
Jilid 3<br/>(Mazmur 73-89)<br/>Pergumulan dan Pengharapan
1Mazmur Asaf. Sungguh, Allah itu baik kepada Israel, kepada mereka yang hatinya murni.
2Akan tetapi, kakiku hampir tergelincir, dan langkah-langkahku hampir terpeleset.
3Sebab, aku iri terhadap orang sombong, ketika aku melihat kemakmuran orang fasik.
4Sebab, tidak ada kepedihan pada mereka hingga kematian mereka; tubuh mereka gemuk.
5Mereka tidak dalam kesusahan orang-orang. Mereka tidak ditimpa kemalangan seperti orang-orang.
6Karena itu, kesombongan adalah kalung mereka, kekerasan adalah pakaiannya.
7Mata mereka melotot karena kegemukan, gambaran hati mereka meluap-luap.
8Mereka mengejek dan dengan jahat membicarakan penindasan, mereka berbicara dalam kesombongan.
9Mereka membuka mulut menentang langit, dan lidah mereka menjelajahi bumi.
10Karena itu, umat-Nya kembali ke sini, dan air yang penuh dialirkan kepada mereka.
11Mereka berkata, “Bagaimana Allah bisa tahu? Apakah ada pengetahuan pada Yang Mahatinggi?”
12Sebenarnya, itulah orang fasik, hidup tenteram selamanya, mereka menambah kekayaannya.
13Sebenarnya, dalam kesia-siaan, aku telah menjaga kemurnian hatiku, dan membasuh tanganku dalam ketidakbersalahan.
14Sebab, sepanjang hari, aku tertimpa kemalangan, dan dihajar setiap pagi.
15Seandainya aku berkata, “Aku akan berkata seperti itu,” sebenarnya aku telah mengkhianati generasi anak-anak-Mu.
16Ketika aku berpikir-pikir untuk mengetahui ini, hal ini sulit di mataku.
17Hingga aku masuk ke tempat kudus Allah, kemudian aku mengerti kesudahan mereka.
18Sebenarnya, Engkau menempatkan mereka di tempat-tempat yang licin, Engkau menjatuhkan mereka ke dalam reruntuhan.
19Betapa mereka binasa dalam sekejap mata, mereka habis sama sekali oleh kengerian.
20Seperti mimpi ketika seseorang terbangun, ya Tuhan, ketika bangkit, Engkau akan menghina rupa mereka.
21Ketika hatiku berduka, dan buah pinggangku tertusuk-tusuk,
22aku bodoh dan tidak tahu, seperti binatang di hadapan-Mu.
23Namun, aku terus bersama-Mu. Engkau memegang tangan kananku.
24Engkau menuntun aku dengan nasihat-Mu, lalu Engkau membawaku kepada kemuliaan.
25Siapa yang aku miliki di surga? Dan, bersama Engkau, Aku tidak menginginkan apa pun di atas bumi.
26Dagingku dan hatiku boleh habis, tetapi Allah adalah gunung batu hatiku dan bagianku selama-lamanya.
27Sebab sebenarnya, orang-orang yang jauh dari-Mu akan binasa, Engkau menghabisi semua orang yang berzina terhadap Engkau.
28Namun, terbaik bagiku untuk dekat dengan Allah, aku telah menjadikan Tuhan ALLAH perlindunganku, untuk menceritakan semua perbuatan-Nya.
Mazmur 74
Musuh dalam Kepemilikan
1Nyanyian perenungan Asaf. Ya Allah, mengapa Engkau membuang kami selamanya? Mengapa kemarahan-Mu menyala terhadap domba-domba gembalaan-Mu?
2Ingatlah umat-Mu, yang telah Engkau beli dahulu kala, yang telah Engkau tebus untuk menjadi milik pusaka-Mu, dan Gunung Sion, tempat Engkau bersemayam.
3Angkatlah langkah kaki-Mu menuju reruntuhan abadi; musuh telah menghancurkan segala sesuatu di tempat kudus.
4Musuh-musuh-Mu meraung di tengah-tengah tempat pertemuan-Mu; mereka mendirikan panji-panjinya sebagai tanda.
5Mereka dikenal sebagai orang yang mengayunkan kapak tinggi-tinggi ke pohon-pohon yang rimbun.
6Sekarang, semua ukiran mereka hancurkan dengan kapak dan palu.
7Mereka telah mengirimkan api ke tempat kudus-Mu sampai ke tanah; mereka telah menajiskan tempat kediaman nama-Mu.
8Mereka berkata dalam hatinya, “Ayo, kita tindas mereka semua!” Mereka membakar semua tempat pertemuan dengan Allah di negeri ini.
9Kami tidak melihat tanda-tanda; tidak ada lagi nabi, dan tidak ada seorang pun di antara kami yang tahu berapa lama.
10Berapa lama, ya Allah, lawan mencela? Apakah musuh akan menghina nama-Mu selama-lamanya?
11Mengapa Engkau menarik kembali tangan-Mu, tangan kanan-Mu? Turunkan itu dari dada-Mu dan hancurkan mereka!
12Namun, Allah adalah Rajaku sejak dahulu, yang mengerjakan keselamatan di tengah-tengah bumi ini.
13Engkau membelah laut dengan kekuatan-Mu, dan memecahkan kepala-kepala naga di dalam air.
14Engkau meremukkan kepala-kepala Lewiatan, dan memberikannya sebagai makanan bagi orang-orang di gurun.
15Engkau membelah mata air dan sungai; Engkau mengeringkan arus-arus yang terus mengalir.
16Kepunyaan-Mulah siang, kepunyaan-Mu juga malam; Engkau menegakkan terang dan matahari.
17Engkau telah menetapkan semua batas bumi; Engkau membentuk musim panas dan musim dingin.
18Ingatlah bahwa musuh mengolok-olok, ya TUHAN, dan bangsa yang bebal menolak nama-Mu!
19Jangan serahkan nyawa merpati-Mu kepada binatang liar; jangan lupakan hidup orang-orang tertindas-Mu untuk selamanya.
20Lihatlah perjanjian itu, oleh karena tempat-tempat gelap di negeri penuh dengan sarang-sarang kekerasan.
21Jangan biarkan orang-orang tertindas kembali malu; biarlah orang-orang miskin dan melarat memuji nama-Mu.
22Bangkitlah, ya Allah, belalah perkara-Mu; ingatlah bagaimana orang-orang bebal mencela-Mu sepanjang hari.
23Jangan abaikan suara musuh-musuh-Mu, keributan orang-orang yang bangkit melawan-Mu dan terus-menerus naik.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365