Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
1 Samuel 16-19
1 Samuel 16
Samuel Pergi ke Betlehem
1TUHAN berfirman kepada Samuel, “Berapa lama lagi kamu akan berdukacita atas Saul karena Aku menolak dia sebagai raja atas Israel? Isilah tandukmu dengan minyak, dan pergilah. Aku akan mengutusmu kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab Aku telah memilih seorang anak laki-lakinya menjadi raja.”
2Akan tetapi, Samuel berkata, “Bagaimana aku dapat pergi? Jika Saul mendengarnya, dia akan membunuhku.” TUHAN berfirman, “Bawalah seekor sapi muda di tanganmu, dan katakan, ‘Aku datang untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN.’
3Undanglah Isai dalam upacara pengurbanan itu, dan Aku akan memberi tahu kepadamu apa yang harus kaulakukan. Urapilah orang yang akan Kusebutkan kepadamu.”
4Samuel melakukan apa yang difirmankan TUHAN. Ketika dia sampai di Betlehem, para tua-tua di kota itu menyambutnya dan berkata, “Apakah engkau datang membawa damai?”
5Samuel menjawab, “Jangan khawatir, aku datang untuk mempersembahkan kurban kepada TUHAN. Kuduskanlah dirimu dan datanglah bersamaku ke upacara pengurbanan ini.” Lalu, dia menguduskan Isai dan anak-anaknya laki-laki, dan mengundang mereka ke upacara pengurbanan.
6Ketika mereka datang, dia melihat Eliab, pikirnya, “Sesungguhnya, orang yang diurapi TUHAN ada di hadapan-Nya.”
7Akan tetapi, TUHAN berfirman kepada Samuel, “Jangan melihat wajahnya atau sosok tubuhnya yang tinggi, sebab Aku telah menolak dia. Allah tidak melihat seperti manusia melihat, sebab manusia melihat yang ada di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
8Kemudian, Isai memanggil Abinadab dan berjalan di depan Samuel. Akan tetapi, Samuel berkata, “TUHAN tidak memilih orang ini.”
9Lalu, Isai menyuruh Syama berjalan, tetapi Samuel berkata, “TUHAN juga tidak memilih orang ini.”
10Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya berjalan melewati Samuel. Namun, Samuel berkata kepada Isai, “TUHAN tidak memilih semuanya ini.”
11Kemudian, Samuel bertanya kepada Isai, “Inikah semua anakmu?” Jawabnya, “Masih tersisa yang bungsu, kebetulan dia sedang menggembalakan kambing domba.” Samuel berkata kepada Isai, “Suruhlah orang memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk sampai dia datang ke sini.”
12Lalu, Isai menyuruh orang untuk menjemput dia. Dia itu kemerah-merahan, matanya indah, dan wajahnya tampan. TUHAN berfirman, “Bangkitlah, dan urapilah dia, sebab inilah dia.”
13Samuel mengambil tanduk berisi minyak dan mengurapinya di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu, Roh TUHAN berkuasa atas Daud dengan luar biasa. Samuel berangkat dan pulang ke Rama.
Roh Jahat Mengganggu Saul
14Roh TUHAN berpaling dari Saul, dan roh jahat dari TUHAN menyiksanya.
15Hamba-hamba Saul berkata kepadanya, “Lihatlah, roh jahat yang dari Allah sedang menyiksamu.
16Kiranya tuanku memerintahkan hamba-hambamu yang ada di hadapanmu untuk mencari seseorang yang pandai memetik kecapi. Apabila roh jahat dari Allah turun atasmu, dia harus memetik kecapi dengan tangannya sehingga engkau merasa nyaman.”
17Saul berkata kepada hamba-hambanya itu, “Carikanlah untukku seseorang yang dapat memetik kecapi dengan baik, dan bawalah dia kepadaku.”
18Salah seorang dari hamba itu berkata, “Sesungguhnya, aku melihat anak Isai, orang Betlehem itu, yang pandai memetik kecapi. Dia seorang yang gagah perkasa, seorang prajurit, pandai bicara, dan seorang yang tampan. TUHAN menyertai dia.”
19Kemudian, Saul mengirim beberapa pesuruh kepada Isai, dengan pesan, “Utuslah anakmu, Daud, anakmu laki-laki, bersama kambing domba itu.”
20Lalu, Isai mengambil seekor keledai yang dimuati dengan roti, sekantong air anggur, dan seekor anak kambing, dan semuanya itu dikirim dengan perantaraan Daud, anaknya.
21Daud datang menghadap Saul dan menjadi pelayannya. Saul sangat mengasihinya, dan dia menjadi pembawa senjatanya.
22Saul pun menyuruh orang kepada Isai dengan berkata, “Biarlah Daud tetap menjadi pelayanku, sebab dia beroleh kasih sayang dalam pandanganku.”
23Setiap kali roh jahat yang dari Allah turun atas Saul, Daud mengambil kecapi dan memainkannya dengan tangannya. Saul pun merasa lega dan nyaman, dan roh jahat itu menjauh darinya.
1 Samuel 17
Goliat Menantang Israel
1Orang Filistin mengumpulkan tentaranya untuk berperang. Mereka berkumpul di Sokho, yang berada di tanah Yehuda, dan berkemah di antara Sokho dan Azeka di Efes-Damim.
2Saul dan orang-orang Israel berkumpul dan berkemah di Lembah Tarbantin. Mereka mengatur barisan perangnya berhadapan dengan orang Filistin.
3Orang Filistin berkumpul di bukit yang satu sementara orang Israel berkumpul di bukit yang lain, dan ada lembah di tengah-tengahnya.
4Keluarlah seorang petarung dari tentara orang Filistin, bernama Goliat, dari Gat. Tingginya enam hasta sejengkal.
5Dia memakai ketopong tembaga di kepalanya dan dia mengenakan baju zirah yang bersisik. Berat baju zirahnya 5000 syikal tembaga.
6Dia memakai penutup kaki dari tembaga, dan tombak tembaga ada di antara bahunya.
7Gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun dan mata tombaknya seberat 600 syikal besi. Seorang pembawa perisai berjalan di depannya.
8Dia berdiri dan berseru kepada barisan orang Israel, dan berkata kepada mereka, “Mengapa kamu keluar dan mengatur barisan perang? Bukankah aku seorang Filistin dan kalian adalah hamba Saul? Pilihlah seorang bagimu dan bawalah ke sini untuk turun mendatangiku.
9Jika dia sanggup bertarung dengan aku dan mengalahkan aku, kami akan menjadi hamba-hambamu. Akan tetapi, jika aku dapat mengalahkannya, kamu harus menjadi hamba-hamba kami dan takluk kepada kami.”
10Orang Filistin itu berkata lagi, “Aku menantang barisan Israel hari ini. Berikan seseorang kepadaku untuk bertarung satu melawan satu.”
11Ketika Saul dan seluruh orang Israel mendengar perkataan ini, mereka menjadi kecil hati dan sangat ketakutan.
Daud Maju Berperang
12Daud adalah anak seorang dari Efrata, yang bernama Isai, dari Betlehem-Yehuda. Isai memiliki delapan anak laki-laki. Pada zaman Saul, dia sudah tua dan lanjut usia.
13Ketiga anak Isai yang tertua pergi mengikuti Saul untuk berperang. Nama ketiga anaknya yang pergi berperang adalah Eliab, yang sulung, yang kedua Abinadab, dan yang ketiga Syama.
14Daud adalah anak bungsu, dan ketiga anaknya yang tertua mengikuti Saul.
15Namun, Daud selalu pergi dan kembali dari Saul untuk menggembalakan kawanan domba ayahnya di Betlehem.
16Orang Filistin itu maju mendekat pada pagi hari dan petang hari, dan menampilkan dirinya selama empat puluh hari.
17Isai berkata kepada Daud, anaknya, “Ambillah satu efa bertih gandum dan sepuluh ketul roti ini, dan bawalah dengan segera ke perkemahan untuk kakak-kakakmu.
18Ambillah juga sepuluh keju ini untuk komandan pasukan seribu. Lihatlah apakah kakak-kakakmu selamat dan bawalah pulang suatu tanda dari mereka.
19Saul dan mereka serta seluruh orang Israel berada di Lembah Tarbantin sedang berperang melawan orang Filistin.
20Daud bangun pagi-pagi dan memercayakan kawanan dombanya kepada seorang penjaga, kemudian dia mengambil muatannya dan pergi seperti yang diperintahkan Isai kepadanya. Dia tiba di perkemahan ketika tentara keluar untuk pergi ke barisan perang sambil berteriak untuk perang.
21Orang Israel dan orang Filistin mengatur barisannya, barisan berhadapan dengan barisan.
22Daud memercayakan barang-barangnya kepada penjaga barang, lalu dia berlari ke barisan perang. Sesampainya di sana, dia menanyakan keselamatan kakak-kakaknya.
23Ketika dia sedang berbicara dengan mereka, tiba-tiba petarung yang bernama Goliat, orang Filistin dari Gat, maju dari barisan orang Filistin. Dia mengucapkan kata-kata yang sama, dan Daud mendengarnya.
24Ketika semua orang Israel melihat orang itu, mereka melarikan dirinya dengan sangat ketakutan.
25Orang-orang Israel itu berkata, “Sudahkah kamu melihat orang yang maju itu? Sesungguhnya, dia maju untuk menentang orang Israel. Orang yang mengalahkannya akan dianugerahi kekayaan yang besar oleh raja, dan anak perempuannya akan diberikan kepadanya dan kaum keluarganya akan diberi kebebasan di Israel.”
26Daud bertanya kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya, katanya, “Apa yang akan dilakukan terhadap orang yang membunuh orang Filistin itu dan yang menjauhkan cemooh dari orang Israel? Siapakah orang Filistin yang tidak bersunat ini sampai menghina barisan Allah yang hidup?”
27Rakyat menjawabnya sesuai perkataan tadi, “Begitulah yang akan dilakukan kepada orang yang mengalahkan dia.”
28Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar percakapannya dengan orang-orang itu. Bangkitlah kemarahan Eliab terhadap Daud, katanya, “Mengapa kamu datang kemari? Kepada siapakah kamu memercayakan beberapa ekor domba itu di padang belantara? Aku tahu keangkuhan dan kejahatan hatimu, sebab kamu datang hanya untuk melihat pertempuran.”
29Daud menjawab, “Apa yang telah aku lakukan? Bukankah aku hanya menanyakan hal itu.”
30Kemudian, dia berpaling darinya, beralih kepada orang lain, dan menanyakan hal yang sama. Lalu, rakyat kembali menjawab hal itu seperti sebelumnya.
31Ketika perkataan yang diucapkan oleh Daud didengar, mereka menyampaikannya kepada Saul, dan dia memanggilnya.
32Daud berkata kepada Saul, “Jangan biarkan seorang pun menjadi tawar hati terhadapnya. Hambamu ini akan pergi bertarung menghadapi orang Filistin itu.”
33Saul berkata kepada Daud, “Kamu tidak akan sanggup melawan orang Filistin itu dan mengalahkannya. Sebab, kamu masih muda, sedangkan dia adalah prajurit sejak masa mudanya.”
34Akan tetapi, Daud berkata kepada Saul, “Hambamu ini sudah terbiasa menggembalakan kawanan domba ayahnya. Ketika singa atau beruang datang untuk mengambil seekor domba dari kawanannya,
35aku akan mengejarnya dan menyerangnya, lalu melepaskan domba itu dari mulutnya. Jika dia bangkit untuk melawan aku, aku akan menangkap janggutnya, lalu menyerang dan membunuhnya.
36Hambamu ini pernah membunuh, baik singa maupun beruang, maka orang Filistin yang tidak bersunat itu akan sama seperti salah satu dari binatang-binatang itu. Sebab, dia telah menghina barisan Allah yang hidup.”
37Daud berkata lagi, “TUHAN telah melepaskanku dari cakar singa dan cakar beruang, Dia juga yang akan melepaskanku dari tangan orang Filistin itu.” Saul berkata kepada Daud, “Pergilah! Kiranya TUHAN menyertaimu!”
38Kemudian, Saul mengenakan baju perangnya kepada Daud, meletakkan ketopong tembaga di atas kepalanya, dan mengenakan baju zirah kepadanya.
39Daud menyandangkan pedangnya di atas baju perangnya, kemudian dia berusaha untuk berjalan, sebab dia belum pernah memakainya. Daud berkata kepada Saul, “Aku tidak bisa berjalan dengan semuanya ini, sebab aku belum pernah memakainya.” Kemudian, Daud menanggalkan semua itu.
40Daud mengambil tongkat di tangannya, lalu memilih lima batu licin dari sungai dan ditaruhnya dalam kantong gembala kepunyaannya, yaitu tempat batu-batu. Dengan umban di tangannya, dia mendekat kepada orang Filistin itu.
Daud Membunuh Goliat
41Orang Filistin itu berjalan mendekati Daud, sedangkan orang yang membawa perisainya ada di depannya.
42Ketika orang Filistin itu melihat dan memperhatikan Daud, dia menghinanya karena dia masih muda, kemerah-merahan, dan berwajah tampan.
43Orang Filistin itu berkata kepada Daud, “Anjingkah aku sehingga kamu datang kepadaku dengan tongkat?” Lalu, orang Filistin itu mengutuki Daud demi ilahnya.
44Orang Filistin itu berkata kepada Daud, “Datanglah kepadaku, dan akan kuberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan binatang-binatang di padang.”
45Daud berkata kepada orang Filistin itu, “Kamu datang kepadaku dengan pedang, tombak, dan lembing. Akan tetapi, aku datang kepadamu dengan nama TUHAN, semesta alam, Allah barisan Israel, yang kautantang itu.
46Pada hari ini, TUHAN akan menyerahkan kamu ke dalam tanganku. Aku akan mengalahkanmu dan memenggal kepalamu. Pada hari ini, aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara Filistin kepada burung-burung di udara dan binatang-binatang liar di hutan sehingga seluruh bumi mengetahui bahwa ada Allah bagi Israel,
47dan supaya semua umat ini mengetahui bahwa TUHAN tidak menyelamatkan dengan pedang atau tombak, sebab TUHAN yang berperang dan Dia akan menyerahkanmu ke dalam tangan kami.”
48Pada waktu orang Filistin itu bangkit, maju, dan mendekat menghadapi Daud, dengan segera Daud berlari ke barisan musuh untuk melawan orang Filistin itu.
49Kemudian, Daud memasukkan tangan ke dalam kantongnya untuk mengambil sebutir batu dari dalamnya, lalu diumbannya, dan mengenai dahi orang Filistin itu. Batu itu tertanam ke dalam dahinya, dan dia jatuh dengan menghadap ke tanah.
50Dengan demikian, Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu. Daud mengalahkan dan membunuh orang Filistin itu, tidak ada pedang di tangannya.
51Daud berlari menghampiri orang Filistin itu, lalu berdiri di dekatnya. Dia mengambil pedangnya, lalu dihunusnya dari sarungnya untuk menghabisinya dengan memancung kepalanya. Ketika orang-orang Filistin melihat bahwa pahlawan mereka mati, mereka pun melarikan diri.
52Bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda sambil bersorak-sorai dan mengejar orang Filistin sampai tiba di Gat dan sampai di pintu gerbang Ekron. Orang-orang Filistin yang mati terbunuh bergelimpangan di jalan Saaraim, sampai ke Gat dan sampai ke Ekron.
53Lalu, orang Israel pulang dari pemburuan hebat atas orang Filistin, lalu menjarah perkemahan mereka.
54Daud mengambil kepala orang Filistin itu, dan membawanya ke Yerusalem, tetapi senjata-senjatanya ditaruhnya di dalam kemahnya.
Saul Mulai Takut terhadap Daud
55Ketika Saul melihat Daud maju menghadapi orang Filistin itu, dia bertanya kepada Abner, panglima tentaranya, “Anak siapakah pemuda itu, Abner?” Abner menjawab, “Demi tuanku yang hidup, ya Raja, aku tidak mengetahuinya.”
56Raja berkata, “Tanyakanlah, anak siapakah pemuda itu.”
57Ketika Daud kembali setelah mengalahkan orang Filistin itu, Abner pun memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sementara kepala orang Filistin itu di tangannya.
58Saul bertanya kepadanya, “Anak siapakah kamu, hai anak muda?” Daud menjawab, “Anak hambamu, Isai, orang Betlehem.”
1 Samuel 18
Daud dan Yonatan
1Setelah selesai berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan terikat dengan jiwa Daud. Yonatan mengasihinya seperti jiwanya sendiri.
2Pada hari itu, Saul mengambil dia dan tidak memperbolehkannya pulang ke rumah ayahnya.
3Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, sebab dia mengasihinya seperti dirinya sendiri.
4Yonatan menanggalkan jubah yang dikenakannya, lalu memberikannya kepada Daud, beserta baju perangnya, termasuk pedang, panah, dan ikat pinggangnya.
Saul Mengamati Keberhasilan Daud
5Daud pergi ke mana pun Saul mengutusnya, dan selalu berhasil, sehingga Saul mengangkatnya sebagai kepala prajurit perang. Hal itu dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga dalam pandangan pegawai-pegawai Saul.
6Pada waktu mereka pulang, sesudah Daud mengalahkan orang Filistin, perempuan-perempuan dari seluruh kota Israel keluar sambil menyanyi dan menari untuk menyambut Raja Saul, dengan membunyikan rebana, dengan bersukaria dan dengan bunyi gerincing.
7Perempuan-perempuan itu menari-nari sambil bernyanyi dengan berbalas-balasan, “Saul mengalahkan beribu-ribu, tetapi Daud berlaksa-laksa.”
8Saul menjadi sangat marah, sebab perkataan itu mengesalkan hatinya. Pikirnya, “Mereka memperhitungkan Daud dengan berlaksa-laksa, sedangkan mereka memperhitungkan aku hanya beribu-ribu. Apa lagi yang dapat dia peroleh selain kerajaan?”
9Sejak hari itu, Saul terus mengawasi Daud.
Saul Takut kepada Daud
10Keesokan harinya, roh jahat dari Allah turun atas Saul dengan cepat sehingga dia kesurupan di tengah rumahnya dengan tombak di tangannya. Daud pun memainkan kecapi dengan tangannya, seperti yang dia lakukan sehari-hari.
11Saul melemparkan tombak itu, sebab pikirnya, “Aku akan menancapkan Daud ke dinding.” Akan tetapi, Daud menghindari tombak itu sampai dua kali.
12Saul menjadi takut terhadap Daud, sebab TUHAN menyertainya, dan Dia menjauh dari Saul.
13Karena itu, Saul menjauhkan dia dari hadapannya dan mengangkatnya sebagai kepala pasukan seribu. Dia pergi dan datang di depan rakyat.
14Daud berhasil dalam semua perbuatannya, sebab TUHAN menyertainya.
15Ketika Saul melihat bahwa Daud berhasil, dia menjadi takut kepadanya.
16Namun, seluruh orang Israel dan orang Yehuda mengasihi Daud, sebab dia pergi dan datang di depan mereka.
Saul Menginginkan Putrinya Kawin dengan Daud
17Saul berkata kepada Daud, “Sesungguhnya, anakku perempuan yang tertua, Merab, akan kuberikan menjadi istrimu. Hanya, jadilah orang yang gagah perkasa bagiku dan lakukanlah peperangan bagi TUHAN.” Sebab, Saul berpikir, “Jangan tanganku yang melawannya, tetapi biarlah tangan orang Filistin yang melakukannya.”
18Lalu, Daud berkata kepada Saul, “Siapakah aku dan siapakah saudaraku, kaum keluarga ayahku di Israel, sehingga aku menjadi menantu raja?”
19Akan tetapi, ketika tiba waktunya untuk menyerahkan Merab, anak perempuan Saul, kepada Daud, perempuan itu malah diserahkan kepada Adriel, orang Mehola, menjadi istrinya.
20Mikhal, anak perempuan Saul, jatuh cinta kepada Daud. Ketika Saul diberi tahu mengenai hal ini, dia menyetujuinya.
21Saul berkata, “Aku akan memberikan Mikhal kepadanya supaya dia menjadi jerat baginya. Biarlah tangan orang Filistin melawannya.” Saul berkata kepada Daud untuk kedua kalinya, “Pada hari ini, kamu menjadi menantuku.”
22Lalu, Saul memerintah pegawai-pegawainya, “Katakanlah kepada Daud dengan diam-diam, begini, ‘Sesungguhnya, raja menyukaimu, dan seluruh pegawainya mengasihimu. Karena itu, jadilah menantu raja.’”
23Pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud. Akan tetapi, Daud menjawab, “Apakah perkara itu ringan dalam pandanganmu untuk menjadi menantu raja? Aku adalah seorang yang miskin dan rendah.”
24Para pegawai Saul memberitahukan hal itu kepadanya, “Demikianlah jawaban yang diberikan Daud.”
25Saul berkata, “Katakanlah kepada Daud begini, ‘Raja tidak menginginkan mas kawin selain seratus kulit khitan orang Filistin sebagai pembalasan kepada musuh raja.’” Saul bermaksud untuk menjatuhkan Daud melalui perantaraan orang Filistin.
26Ketika para pegawainya menyampaikan perkataan itu kepada Daud, hal itu menyenangkan hati Daud untuk menjadi menantu raja. Sebelum genap waktunya,
27Daud bangkit dan pergi bersama orang-orangnya dan mengalahkan dua ratus orang Filistin, serta membawa kulit khitan mereka. Saul menyerahkan Mikhal, anak perempuannya, kepada Daud untuk menjadi istrinya.
28Demikianlah Saul melihat dan mengetahui bahwa TUHAN menyertai Daud, dan Mikhal, anak perempuan Saul, mengasihinya.
29Saul semakin takut terhadap Daud, dan Saul menjadi musuh Daud seumur hidupnya.
30Para pemimpin Filistin maju berperang. Daud lebih berhasil dari semua pegawai Saul, dan namanya menjadi sangat terkenal.
1 Samuel 19
Yonatan Menolong Daud
1Saul mengatakan kepada Yonatan, anaknya, dan kepada semua pegawainya bahwa Daud harus dibunuh. Namun, Yonatan, anak Saul, sangat menyukai Daud.
2Karena itu, Yonatan memberi tahu Daud, katanya, “Saul, ayahku, berusaha untuk membunuhmu. Jadi, berhati-hatilah besok pagi. Tinggallah di tempat yang terlindung dan bersembunyilah.
3Aku akan keluar dan berdiri di sebelah ayahku, di padang tempat kamu berada. Aku akan berbicara tentang engkau kepada ayahku, dan melihat bagaimana dia, lalu memberitahumu.”
4Kemudian, Yonatan mengatakan hal-hal baik tentang Daud kepada Saul, ayahnya, dan berkata kepadanya, “Janganlah Raja berbuat dosa terhadap hambanya, Daud, sebab dia tidak berdosa terhadapmu, bahkan perbuatannya sangat baik.
5Dia mempertaruhkan nyawanya di tangannya dan mengalahkan orang Filistin sehingga TUHAN mengaruniakan kemenangan yang besar kepada seluruh Israel. Engkau melihatnya dan bersukacita. Mengapa engkau ingin berbuat dosa terhadap darah orang yang tidak bersalah dengan membunuh Daud tanpa alasan?”
6Saul mendengarkan perkataan Yonatan dan Saul bersumpah, “Demi TUHAN yang hidup, dia tidak akan dibunuh!”
7Sesudah itu, Yonatan memanggil Daud, dan Yonatan memberitahukan semua hal itu kepadanya. Kemudian, Yonatan membawa Daud kepada Saul, dan dia bekerja padanya seperti sebelumnya.
Saul Berusaha Membunuh Daud
8Peperangan terjadi lagi. Daud maju dan berperang melawan orang Filistin, serta mengalahkan mereka dengan serangan yang besar sehingga mereka melarikan diri dari hadapannya.
9Namun, roh jahat yang dari TUHAN turun atas Saul ketika dia sedang duduk di rumahnya, dengan tombak di tangannya. Pada saat itu, Daud sedang bermain kecapi dengan tangannya.
10Kemudian, Saul berusaha menancapkan Daud ke dinding dengan tombak itu. Namun, Daud menghindari tikaman Saul sehingga tombaknya mengenai dinding. Kemudian, Daud melarikan diri sehingga dia terluput pada malam itu.
11Kemudian, Saul mengutus orang-orang suruhannya ke rumah Daud untuk mengawasi dan membunuhnya pada pagi hari. Mikhal, istri Daud, berkata kepadanya, “Jika engkau tidak meloloskan dirimu pada malam ini, besok engkau akan dibunuh.”
12Kemudian, Mikhal menurunkan Daud dari jendela sehingga dia pergi melarikan diri dan terluput.
13Sesudah itu, Mikhal mengambil terafim dan meletakkannya di tempat tidur. Ditaruhnya tenunan bulu kambing di bagian kepala, lalu menutupinya dengan selimut.
14Ketika Saul mengutus orang-orang suruhan untuk menangkap Daud, perempuan itu berkata, “Dia sakit.”
15Kemudian, Saul menyuruh orang-orang suruhan untuk melihat Daud, sambil berkata, “Bawalah dia dengan tempat tidurnya supaya aku dapat membunuhnya.”
16Ketika orang-orang suruhan itu masuk, tampaklah terafim ada di tempat tidur dengan tenunan bulu kambing di bagian kepala.
17Saul bertanya kepada Mikhal, “Mengapa kamu menipu aku seperti ini dengan melepaskan musuhku sehingga dia terluput?” Mikhal menjawab Saul, “Dia berkata kepadaku, ‘Biarkanlah aku pergi, mengapa kamu harus mati?’”
Daud Pergi ke Pertendaan Rama
18Daud melarikan diri dan selamat. Dia pergi kepada Samuel di Rama. Dia memberitahukan kepadanya semua yang dilakukan Saul terhadapnya. Kemudian, dia pergi dengan Samuel dan tinggal di Nayot.
19Kepada Saul diberitahukan, “Sesungguhnya, Daud ada di Nayot, di Rama.”
20Saul pun mengirim orang-orang suruhan untuk menangkap Daud. Namun, mereka melihat sekelompok nabi bernubuat, dan dipimpin oleh Samuel. Turunlah Roh Allah pada orang-orang suruhan Saul sehingga mereka juga bernubuat.
21Ketika hal itu diberitahukan kepada Saul, dia mengutus orang-orang suruhan yang lain, dan mereka juga bernubuat. Sekali lagi, Saul mengutus beberapa pesuruh untuk yang ketiga kalinya, dan mereka juga bernubuat.
22Sesudah itu, dia sendiri pergi ke Rama. Ketika sampai di dekat sumur besar yang ada di Sekhu, dia bertanya, katanya, “Di manakah Samuel dan Daud?” Seseorang menjawab, “Sesungguhnya, dia ada di Nayot, di Rama.”
23Lalu, dia pergi ke sana, ke Nayot, di Rama, dan Roh Allah turun atasnya juga sehingga saat dia berjalan, dia bernubuat sampai dia tiba di Nayot, di Rama.
24Bahkan, dia menanggalkan pakaiannya, dan dia juga bernubuat di depan Samuel. Dia rebah dengan telanjang sepanjang hari itu dan sepanjang malam di sana. Itulah sebabnya, orang bertanya, “Apakah Saul juga termasuk golongan nabi?”
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365