Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
1 Samuel 13-15
1 Samuel 13
Saul Menyusahkan Israel
1Saul memerintah satu tahun, lalu dia memerintah dua tahun atas Israel.
2Saul memilih tiga ribu orang Israel, dua ribu orang bersama dengan Saul di Mikhmas dan Pegunungan Betel, dan seribu orang tinggal bersama Yonatan di Gibea-Benyamin. Selebihnya dari rakyat itu disuruhnya pulang ke tendanya masing-masing.
3Yonatan mengalahkan pasukan pendudukan orang Filistin di Geba, dan orang Filistin mendengar hal itu. Lalu, Saul meniup trompet di seluruh negeri, pikirnya, “Biarlah orang Ibrani mendengar.”
4Seluruh Israel pun mendengar kabar bahwa Saul mengalahkan pasukan pendudukan orang Filistin, sampai-sampai orang Israel dibenci oleh orang Filistin. Lalu, rakyat dikerahkan untuk mengikuti Saul ke Gilgal.
5Kemudian, orang-orang Filistin berkumpul untuk berperang melawan orang Israel. Tiga puluh ribu kereta, enam ribu pasukan berkuda, dan pasukan berjalan kaki yang banyaknya seperti pasir di tepi laut bergerak maju dan berkemah di Mikhmas, di sebelah timur Bet-Awen.
6Ketika orang Israel melihat bahwa mereka terjepit, sebab rakyat terdesak, rakyat bersembunyi di gua-gua, celah-celah batu, bukit batu, liang batu, dan bawah tanah,
7beberapa orang Ibrani menyeberang Sungai Yordan menuju tanah Gad dan Gilead, tetapi Saul tetap di Gilgal, dan seluruh rakyat dengan gemetar mengikutinya.
8Dia menunggu tujuh hari lamanya sampai waktu yang ditetapkan Samuel. Akan tetapi, ketika Samuel tidak datang ke Gilgal, rakyatnya tercerai-berai meninggalkannya.
9Kemudian, Saul berkata, “Bawalah kurban bakaran dan kurban perdamaian kepadaku.” Lalu, dia mempersembahkan kurban bakaran.
10Ketika selesai mempersembahkan kurban bakaran, tiba-tiba Samuel datang. Saul pun pergi menemuinya dan memberi salam.
11Samuel bertanya, “Apa yang telah kaulakukan?” Saul berkata, “Ketika aku melihat rakyat tercerai-berai meninggalkanku sementara engkau tidak datang pada waktu yang telah ditentukan, dan orang Filistin telah berkumpul di Mikhmas,
12maka pikirku, ‘orang-orang Filistin datang untuk menyerangku di Gilgal, padahal aku belum memohon belas kasihan TUHAN.’ Karena itu, aku memberanikan diri mempersembahkan kurban bakaran.”
13Samuel berkata kepada Saul, “Perbuatanmu itu bodoh. Kamu tidak menaati perintah TUHAN, Allahmu, yang diberikan kepadamu. Sebab, seharusnya TUHAN menegakkan kerajaanmu atas orang Israel sampai selama-lamanya.
14Namun, sekarang, kerajaanmu tidak akan bertahan. TUHAN telah memilih seseorang dari hati-Nya dan TUHAN telah menunjuknya menjadi raja atas umat-Nya, sebab kamu tidak menaati yang diperintahkan TUHAN kepadamu.”
15Samuel bangkit dan pergi dari Gilgal ke Gibea Benyamin. Akan tetapi, Saul menghitung rakyat yang tinggal bersamanya, kira-kira enam ratus orang banyaknya.
Pertempuran di Mikhmas
16Saul dan Yonatan, anaknya, serta rakyat yang tinggal bersama mereka, tinggal di Geba-Benyamin, sementara orang-orang Filistin berkemah di Mikhmas.
17Penjarah-penjarah keluar dari perkemahan orang Filistin dalam tiga gerombolan. Satu gerombolan mengambil jalan ke Ofra, ke daerah Syual.
18Gerombolan kedua mengambil jalan ke Bet-Horon, dan gerombolan yang lain mengambil jalan ke perbatasan yang menghadap ke Lembah Zeboim, ke arah padang belantara.
19Tidak terdapat tukang besi di seluruh negeri Israel, sebab orang Filistin berkata, “Jangan sampai orang Ibrani membuat pedang atau tombak.”
20Jadi, semua orang Israel pergi kepada orang Filistin untuk mengasah mata bajaknya, beliungnya, kapaknya, atau aritnya.
21Adapun bayarannya adalah 2/3 syikal untuk mata bajak dan beliung, dan 1/3 syikal untuk kapak dan memasang kusa.
22Jadi, pada waktu pertempuran, tidak ada pedang atau lembing di tangan seluruh rakyat yang bersama dengan Saul dan Yonatan. Hanya Saul dan Yonatan yang mempunyainya.
23Sementara itu, pasukan pendudukan orang Filistin keluar ke perlintasan di Mikhmas.
1 Samuel 14
Yonatan Menyerang Filistin
1Pada suatu hari, Yonatan, anak Saul, berkata kepada hamba pembawa senjatanya, “Mari kita pergi mendatangi pasukan pendudukan orang Filistin yang berada di sebelah sana.” Akan tetapi, dia tidak memberi tahu ayahnya.
2Saul berdiam di ujung Gibea di bawah pohon delima di Migron. Rakyat yang menyertainya kira-kira enam ratus orang.
3Ahia, anak Ahitub, saudara Ikabod, anak Pinehas, anak Eli, imam TUHAN di Silo, dialah yang memakai baju efod saat itu. Namun, rakyat tidak mengetahui bahwa Yonatan sudah pergi.
4Di antara pelintasan-pelintasan bukit yang Yonatan berusaha menyeberanginya untuk mencapai pasukan pendudukan orang Filistin, ada tebing bukit batu di sebelah sini dan tebing bukit batu di sebelah sana. Yang satu bernama Bozes, dan yang lain bernama Sene.
5Tebing yang satu menjulang di sebelah utara, di depan Mikhmas, sementara yang lain di sebelah selatan, di depan Gibea.
6Yonatan berkata kepada hamba pembawa senjatanya itu, “Mari kita pergi ke pasukan pendudukan orang-orang yang tidak bersunat itu. Kiranya TUHAN akan bekerja bagi kita, sebab tidak ada yang merintangi TUHAN untuk menolong, baik dengan banyak maupun dengan sedikit orang.”
7Pembawa senjatanya itu berkata kepadanya, “Perbuatlah semua yang ada dalam hatimu, yang engkau inginkan. Lihatlah, aku bersama denganmu, sesuai keinginan hatimu.”
8Yonatan berkata, “Lihatlah, kita akan menyeberang menuju orang-orang itu, dan menunjukkan diri kepada mereka.
9Jika mereka berkata kepada kita, ‘Tunggulah sampai kami datang kepadamu,’ kita akan tetap berdiri di tempat kita dan jangan naik menemui mereka.
10Namun, jika mereka berkata, ‘Naiklah ke arah kami, kita akan naik. Sebab, TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan kita. Inilah yang akan menjadi tanda bagi kita.”
11Ketika keduanya memperlihatkan diri kepada pasukan pendudukan orang Filistin, orang-orang Filistin itu berkata, “Lihat, orang-orang Ibrani keluar dari lubang-lubang tempat mereka menyembunyikan diri mereka.”
12Orang-orang dari pasukan pendudukan itu berteriak kepada Yonatan dan pembawa senjatanya, “Naiklah ke arah kami. Kami akan memberitahukan sesuatu.” Yonatan berkata kepada pembawa senjatanya, “Naiklah mengikuti aku, sebab TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Israel.”
13Yonatan merangkak naik dengan tangan dan kakinya, dan pembawa senjatanya mengikutinya. Orang-orang itu tewas di hadapan Yonatan, dan pembawa senjatanya membunuh mereka dari belakangnya.
14Itulah pertempuran yang pertama, yang dilakukan oleh Yonatan dan pembawa senjatanya itu, membunuh sekitar dua puluh orang dalam jarak setengah dari alur bajak di ladang.
15Lalu, ketakutan terjadi di perkemahan, di padang, dan di antara seluruh rakyat. Pasukan pendudukan dan penjarah-penjarah itu gemetar dan bumi pun bergetar sehingga terjadilah kegentaran yang sangat hebat.
16Para pengintai Saul di Gibea Benyamin melihat, dan tampaklah, banyak orang pergi berpencar ke sana kemari.
17Lalu, Saul berkata kepada rakyat yang menyertainya, “Hitunglah dan lihatlah siapa yang pergi dari kita.” Ketika mereka menghitung, ternyata Yonatan dan pembawa senjatanya tidak ada.
18Kemudian, Saul berkata kepada Ahia, “Bawalah ke sini Tabut Perjanjian Allah!” Sebab, Tabut Perjanjian Allah ada bersama orang Israel pada waktu itu.
19Namun, ketika Saul berbicara kepada imam itu, keributan di tempat perkemahan orang Filistin semakin besar. Saul berkata kepada imam itu, “Tariklah tanganmu!”
20Saul dan seluruh rakyat yang menyertainya berkumpul dan pergi ke medan perang. Tampaklah setiap orang menikam temannya dengan pedang. Terjadilah kekacauan yang sangat besar.
21Orang-orang Ibrani yang sebelumnya tinggal dengan orang-orang Filistin dan yang ikut maju sampai ke perkemahan di sekitarnya juga ikut bergabung dengan orang-orang Israel yang menyertai Saul dan Yonatan.
22Semua orang Israel yang bersembunyi di Pegunungan Efraim mendengar bahwa orang-orang Filistin telah melarikan diri. Mereka pun bergabung menyusul dalam pertempuran.
23Demikianlah TUHAN menyelamatkan orang Israel pada hari itu. Pertempuran pun meluas sampai melintasi Bet-Awen.
Saul Membuat Kesalahan yang Lain
24Ketika orang-orang Israel terdesak pada waktu itu, Saul pun mengucapkan sumpah kepada rakyatnya, katanya, “Terkutuklah orang yang memakan sesuatu sebelum matahari terbenam, sebelum aku membalas musuh-musuhku.” Tidak ada seorang pun dari rakyatnya yang memakan sesuatu.
25Semua orang dari negeri itu pun sampai ke hutan, dan ada madu di sana, di atas tanah.
26Ketika rakyat sampai ke hutan, tampaklah madu yang meleleh, tetapi tidak ada yang mencedoknya dengan tangan ke mulut, sebab takutlah rakyat akan sumpah itu.
27Yonatan tidak mendengar bahwa ayahnya telah menyumpah rakyatnya. Dia pun mengulurkan ujung tongkat di tangannya, lalu mencelupkannya ke ujung sarang madu dan mencedoknya dengan tangan ke dalam mulutnya, dan matanya pun menjadi terang.
28Lalu, seorang dari rakyatnya berbicara, katanya, “Ayahmu telah menyumpah rakyatnya dengan sungguh-sungguh, katanya ‘Terkutuklah orang yang memakan sesuatu pada hari ini.’ Karena itu, rakyat menjadi letih lesu.”
29Yonatan menjawab, “Ayahku mencelakakan negeri. Coba, lihatlah, betapa terang mataku, terlebih setelah kukecap sedikit dari madu ini.
30Lebih lagi, jika pada hari ini rakyat dapat makan dengan bebas dari jarahan musuh yang telah didapatnya. Namun, sekarang, tidak banyak kekalahan di antara orang Filistin.”
31Mereka mengalahkan orang Filistin pada hari itu, dari Mikhmas sampai Ayalon. Rakyat pun sangat letih lesu.
32Rakyat pun menyambar jarahannya, mengambil kambing domba, sapi, dan anak sapi, disembelih di tanah, dan dimakan oleh orang-orang itu dengan darahnya.
33Lalu, mereka memberi tahu Saul, katanya, “Lihat, rakyat telah berdosa melawan TUHAN dengan memakan darahnya.” Dia berkata, “Kamu berkhianat. Gulingkanlah batu besar kepadaku sekarang!”
34Saul berkata lagi, “Menyebarlah di antara rakyat dan katakan kepada mereka, ‘Masing-masing orang membawa sapi dan dombanya kepadaku, sembelihlah di sini dan makanlah. Janganlah berdosa terhadap TUHAN dengan memakannya bersama darahnya.’” Dengan demikian, setiap orang dari seluruh rakyat datang membawa sapi di tangannya pada malam itu dan menyembelihnya di sana.
35Lalu, Saul mendirikan mazbah bagi TUHAN. Inilah mazbah pertama yang didirikannya bagi TUHAN.
36Kemudian, Saul berkata, “Mari kita turun mengejar orang Filistin malam ini dan menjarah mereka sampai fajar menyingsing. Jangan biarkan seorang pun tersisa dari mereka.” Mereka menjawab, “Lakukanlah semua yang kaupandang baik.” Akan tetapi, imam berkata, “Marilah kita mendekat kepada Allah di sini.”
37Saul bertanya kepada Allah, “Bolehkah aku turun untuk mengejar orang Filistin? Akankah Kauserahkan mereka ke dalam tangan orang-orang Israel?” Akan tetapi, Dia tidak menjawabnya pada hari itu.
38Lalu, Saul berkata, “Mendekatlah kemari, hai semua pemimpin rakyat. Ketahuilah dan lihatlah bagaimana dosa ini terjadi pada hari ini.
39Sebab, demi TUHAN yang hidup, yang menyelamatkan orang Israel, walaupun hal itu disebabkan oleh Yonatan, anakku, dia pasti dihukum mati.” Akan tetapi, tidak seorang pun dari seluruh rakyat menjawab dia.
40Kemudian, dia berkata kepada seluruh orang Israel, “Kamu berdiri di sisi yang satu, sementara aku dan Yonatan, anakku, akan berdiri di sisi yang lain.” Rakyat berkata kepada Saul, “Perbuatlah apa yang engkau pandang baik.”
41Saul berkata, “Ya, TUHAN, Allah Israel, tunjukkanlah yang tidak bercela.” Didapatilah Yonatan dan Saul, tetapi rakyat itu terluput.
42Saul berkata, “Buanglah undi antara aku dan Yonatan, anakku.” Lalu, didapatilah Yonatan.
43Saul berkata kepada Yonatan, “Katakanlah kepadaku, apa yang telah kamu lakukan.” Yonatan memberitahukan kepadanya, “Aku merasakan sedikit madu dengan ujung tongkat yang ada di tanganku. Aku harus mati.”
44Saul berkata, “Allah menghukum aku, bahkan lebih lagi, kamu harus dihukum mati, Yonatan.”
45Akan tetapi, rakyatnya berkata kepada Saul, “Haruskah Yonatan mati sementara dialah yang sudah membuat kemenangan yang besar ini bagi Israel? Dijauhkanlah yang demikian, demi TUHAN yang hidup! Tidak akan jatuh sehelai rambut pun dari kepalanya ke bumi. Sebab, dengan Allah, dilakukannya hal itu pada hari ini.” Rakyat pun membebaskan Yonatan sehingga dia tidak harus dihukum mati.
46Saul berhenti mengejar orang Filistin, dan orang Filistin pulang ke tempat tinggalnya.
Saul Memerangi Musuh Israel
47Setelah Saul menjadi raja atas Israel, dia berperang melawan semua musuhnya, yaitu Moab, orang Amon, Edom, raja-raja Zoba, dan orang-orang Filistin, di segala penjuru. Ke mana pun dia pergi, dia mendapat kemenangan.
48Dia bertindak gagah perkasa, mengalahkan orang-orang Amalek, dan melepaskan orang Israel dari tangan orang-orang yang menjarah mereka.
49Anak-anak Saul adalah Yonatan, Yiswi, dan Malkisua. Nama kedua anak perempuannya adalah Merab, yang tertua, dan Mikhal, yang lebih muda.
50Nama istri Saul adalah Ahinoam, anak Ahimaas. Nama panglima tentaranya adalah Abner, anak Ner, paman Saul.
51Kish, ayah Saul, dan Ner, ayah Abner, adalah anak-anak Abiel.
52Peperangan yang sengit melawan orang Filistin terjadi seumur hidup Saul. Jika Saul melihat seorang yang kuat dan seorang yang gagah perkasa, dia akan mengumpulkannya.
1 Samuel 15
Saul Membinasakan Orang Amalek
1Samuel berkata kepada Saul, “TUHAN mengutus aku untuk mengurapi kamu menjadi raja atas umat-Nya, yaitu Israel. Sekarang, dengarkanlah bunyi firman Tuhan.
2Beginilah firman TUHAN, semesta alam, ‘Aku akan membalas apa yang telah orang Amalek perbuat terhadap orang Israel, sebab mereka menghalangi orang Israel ketika keluar dari Mesir.
3Sekarang pergilah, kalahkan orang Amalek, dan musnahkan semua yang ada padanya. Jangan merasa kasihan kepadanya, tetapi bunuhlah laki-laki dan perempuan, anak-anak dan bayi-bayi yang menyusu, sapi dan domba, unta dan keledai.’”
4Kemudian, Saul mengerahkan rakyat dan menghitung barisan di Telaim. Ada dua ratus ribu orang pasukan berjalan kaki dan sepuluh ribu orang Yehuda.
5Saul pergi ke kota orang Amalek dan mengadang di lembah.
6Saul berkata kepada orang-orang Keni, “Pergi dan menjauhlah. Mundurlah dari antara orang Amalek supaya jangan kulenyapkan kamu bersama mereka, sebab kamu telah menunjukkan kebaikan kepada seluruh orang Israel ketika mereka keluar dari Mesir.” Orang-orang Keni menjauh dari tengah-tengah orang Amalek.
7Saul pun mengalahkan orang Amalek dari Hawila sampai ke Syur, yang ada di sebelah timur Mesir.
8Dia menangkap Agag, raja orang Amalek, hidup-hidup, sedangkan seluruh rakyatnya dimusnahkan dengan mata pedang.
9Akan tetapi, Saul dan rakyatnya merasa kasihan terhadap Agag, dan kawanan domba dan sapi-sapi yang terbaik serta tambun, atas anak-anak domba, dan atas semua yang berharga. Mereka tidak ingin menumpas semuanya itu, tetapi hewan yang tidak berharga dan buruk ditumpasnya.
Dosa Saul
10Firman TUHAN turun kepada Samuel,
11“Aku menyesal karena telah menjadikan Saul sebagai raja, sebab dia berpaling dari-Ku dan tidak melakukan firman-Ku.” Samuel pun menjadi sakit hati dan dia berseru kepada TUHAN sepanjang malam.
12Samuel bangun pagi-pagi untuk bertemu Saul, tetapi kepada Samuel diberitahukan begini, “Saul pergi ke Karmel, dan ketahuilah, dia mendirikan tanda peringatan.” Lalu, dia berbalik dan turun ke Gilgal.
13Ketika Samuel datang kepada Saul, Saul berkata, “Diberkatilah engkau oleh TUHAN! Aku telah bangkit untuk melakukan firman TUHAN.”
14Samuel berkata, “Jika demikian, apakah bunyi kambing domba di telingaku, dan bunyi sapi-sapi yang aku dengar itu?”
15Saul berkata, “Mereka membawa semuanya itu dari orang-orang Amalek, sebab rakyat merasa menyelamatkan kambing domba dan sapi-sapi yang terbaik untuk dipersembahkan kepada TUHAN, Allahmu. Akan tetapi, selebihnya telah ditumpas.”
16Kemudian, Samuel berkata kepada Saul, “Sudahlah! Biarlah aku menceritakan kepadamu apa yang difirmankan TUHAN kepadaku tadi malam.” Saul berkata kepadanya, “Katakanlah.”
17Samuel berkata, “Bukankah kamu kecil menurut pandanganmu sendiri, tetapi menjadi kepala atas suku-suku Israel, dan kamu diurapi oleh TUHAN menjadi raja atas Israel?
18TUHAN mengutus kamu dalam suatu tugas, dengan pesan, ‘Pergilah, musnahkanlah orang-orang berdosa itu, yaitu orang Amalek, dan berperanglah melawan mereka sampai mereka binasa.’
19Mengapa kamu tidak menaati suara TUHAN? Mengapa kamu mengambil jarahan dan melakukan yang jahat di mata TUHAN?”
20Saul berkata kepada Samuel, “Aku telah menaati firman TUHAN dan menjalankan tugas yang telah TUHAN berikan kepadaku. Aku membawa Agag, raja orang Amalek, dan aku telah memusnahkan orang Amalek.
21Namun, rakyat menjarah kambing domba dan sapi-sapi yang terbaik yang dikhususkan untuk mempersembahkan kurban bagi TUHAN, Allahmu, di Gilgal.”
22Samuel menjawab, “Apakah TUHAN lebih berkenan terhadap kurban bakaran dan kurban sembelihan daripada mendengar suara TUHAN? Sesungguhnya, menaati lebih baik daripada kurban sembelihan, dan mendengarkan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan.
23Sebab, dosa bertenung sama seperti pemberontakan, dan menyembah berhala dan terafim sama seperti kedegilan. Karena kamu menolak firman TUHAN, maka Dia menolak kamu sebagai raja.”
24Saul berkata kepada Samuel, “Aku berdosa karena telah melanggar perintah TUHAN dan perkataanmu. Aku takut kepada rakyat sehingga menuruti permintaan mereka.
25Karena itu, ampunilah dosaku dan kembalilah bersamaku supaya aku dapat sujud menyembah TUHAN.”
26Samuel berkata kepada Saul, “Aku tidak akan kembali bersamamu, sebab kamu menolak firman TUHAN, dan TUHAN menolak kamu sebagai raja atas Israel.”
27Samuel berpaling untuk pergi, tetapi Saul memegang ujung jubahnya hingga robek.
28Lalu, Samuel berkata kepadanya, “Pada hari ini, TUHAN mengoyakkan jabatan raja atas Israel darimu dan memberikannya kepada orang lain yang lebih baik darimu.
29Lagi pula, Sang Mulia dari Israel tidak akan berdusta dan tidak akan menyesal, sebab Dia bukanlah manusia sehingga harus menyesal.”
30Saul berkata, “Aku berdosa, tetapi sekarang hormatilah aku di hadapan para tua-tua bangsaku dan di hadapan orang Israel, dan kembalilah bersamaku supaya aku sujud menyembah kepada TUHAN, Allahmu.”
31Sesudah itu, kembalilah Samuel mengikuti Saul. Saul pun sujud menyembah kepada TUHAN.
32Kemudian, Samuel berkata, “Bawalah kemari Agag, raja orang Amalek itu.” Agag datang kepadanya dengan gembira. Pikir Agag, “Pastilah pahitnya maut sudah lewat.”
33Akan tetapi, Samuel berkata, “Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, begitu juga ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan.” Samuel pun mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal.
34Sesudah itu, Samuel pergi ke Rama, sedangkan Saul pulang ke rumahnya di Gibea-Saul.
35Samuel tidak lagi melihat Saul sampai pada hari kematiannya, tetapi Samuel berdukacita karena Saul. TUHAN menyesal karena menjadikan Saul sebagai raja atas Israel.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365