Kejadian 36-38
Kejadian 36
Keturunan Esau
1Inilah keturunan Esau, yang adalah Edom.
2Esau mengambil istri dari anak-anak perempuan Kanaan, yaitu Ada, anak Elon, orang Het; Oholibama, anak Ana, anak perempuan Zibeon, orang Hewi;
3dan Basmat, anak Ismael, saudara perempuan Nebayot.
4Lalu, Ada melahirkan Elifas bagi Esau, Basmat melahirkan Rehuel,
5dan Oholibama melahirkan Yeush, Yaelam, dan Korah. Inilah anak-anak laki-laki Esau yang dilahirkan baginya di tanah Kanaan.
6Kemudian, Esau membawa istri-istrinya, anak-anak laki-lakinya, anak-anak perempuannya, dan semua orang di rumahnya, dan ternaknya, dan segala binatangnya, dan segala harta benda miliknya yang diperolehnya di tanah Kanaan, untuk pergi ke tanah yang jauh dari Yakub, adiknya.
7Sebab, harta benda mereka sudah terlalu banyak untuk mereka dapat tinggal bersama-sama, dan tanah tempat tinggal sementara mereka tidak lagi dapat menampung mereka karena ternaknya.
8Jadi, Esau tinggal di pegunungan Seir. Esau adalah Edom.
9Inilah keturunan Esau, nenek moyang orang Edom di pegunungan Seir.
10Inilah nama-nama keturunan Esau: Elifas, anak Ada, istri Esau; Rehuel, anak Basmat, istri Esau.
11Keturunan Elifas adalah Teman, Omar, Zefo, Gaetam, dan Kenas.
12Timna adalah gundik Elifas, anak Esau, dan dia melahirkan Amalek bagi Elifas. Itulah keturunan Ada, istri Esau.
13Inilah keturunan Rehuel: Nahat, Zerah, Syama, dan Miza. Itulah keturunan Basmat, istri Esau.
14Inilah keturunan Oholibama, anak Ana, anak perempuan Zibeon, istri Esau. Dia melahirkan Yeush, Yaelam, dan Korah bagi Esau.
15Inilah para kepala kaum dari keturunan Esau: keturunan Elifas, anak sulung Esau, adalah kepala kaum Teman, kepala kaum Omar, kepala kaum Zefo, dan kepala kaum Kenas,
16kepala kaum Korah, kepala kaum Gaetam, dan kepala kaum Amalek. Itulah para kepala kaum yang berasal dari Elifas di tanah Edom, yang adalah keturunan Ada.
17Inilah keturunan Rehuel, anak Esau: kepala kaum Nahat, kepala kaum Zerah, kepala kaum Syama, dan kepala kaum Miza. Itulah para kepala kaum yang berasal dari Rehuel di tanah Edom, yang adalah keturunan Basmat, istri Esau.
18Inilah keturunan Oholibama, istri Esau: kepala kaum Yeush, kepala kaum Yaelam, dan kepala kaum Korah. Itulah para kepala kaum yang berasal dari Oholibama, anak perempuan Ana, istri Esau.
19Itulah keturunan Esau, yang adalah Edom, dan itulah para kepala kaumnya.
20Inilah keturunan Seir, orang Hori, yang tinggal di negeri itu: Lotan, Syobal, Zibeon, Ana,
21Disyon, Ezer, dan Disyan. Itulah kepala kaum Hori, keturunan Seir di tanah Edom.
22Keturunan Lotan adalah Hori dan Heman. Saudara perempuan Lotan adalah Timna.
23Inilah keturunan Syobal: Alwan, Manahat, Ebal, Syefo, dan Onam.
24Inilah keturunan Zibeon: Aya dan Ana. Ana inilah yang menemukan sumber-sumber air panas di padang belantara ketika dia menggembalakan keledai-keledai Zibeon, ayahnya.
25Inilah keturunan Ana: Disyon dan Oholibama.
26Inilah keturunan Disyon: Hemdan, Esyban, Yitran, dan Keran.
27Inilah keturunan Ezer: Bilhan, Zaawan, dan Akan.
28Inilah keturunan Disyan: Us dan Aran.
29Inilah para kepala kaum Hori: kepala kaum Lotan, kepala kaum Syobal, kepala kaum Zibeon, kepala kaum Ana,
30kepala kaum Disyon, kepala kaum Ezer, dan kepala kaum Disyan. Itulah para kepala kaum yang berasal dari Hori, sesuai dengan kepala kaumnya di tanah Seir.
31Inilah para raja yang memerintah di tanah Edom, sebelum ada raja yang memerintah atas orang Israel.
32Bela, keturunan Beor, memerintah di Edom dan nama kotanya adalah Dinhaba.
33Setelah Bela mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Yobab, anak Zerah, dari Bozra.
34Setelah Yobab mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Husyam dari tanah orang Teman.
35Setelah Husyam mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Hadad, anak Bedad, yang mengalahkan orang Midian di wilayah Moab. Nama kotanya adalah Awit.
36Setelah Hadad mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Samla dari Masreka.
37Setelah Samla mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Saul dari Rehobot di dekat sungai.
38Setelah Saul mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Baal-Hanan, anak Akhbor.
39Setelah Baal-Hanan, anak Akhbor, mati, yang memerintah sebagai penggantinya adalah Hadar, dan nama kotanya adalah Pahu. Nama istrinya adalah Mehetabeel, anak perempuan Matred, anak perempuan Mezahab.
40Inilah nama-nama kepala kaum yang berasal dari Esau, menurut keluarganya, berdasarkan tempat-tempatnya, masing-masing dengan namanya: Kepala kaum Timna, kepala kaum Alwa, kepala kaum Yetet,
41kepala kaum Oholibama, kepala kaum Ela, kepala kaum Pinon,
42kepala kaum Kenas, kepala kaum Teman, kepala kaum Mibzar,
43kepala kaum Magdiel, dan kepala kaum Iram. Itulah para kepala kaum Edom menurut tempat kediamannya di tanah milik mereka.
Kejadian 37
Mimpi Yusuf
1Yakub tinggal di tanah tempat ayahnya tinggal sementara, di tanah Kanaan.
2Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, ketika dia berumur 17 tahun, dia menggembalakan kawanan bersama saudara-saudaranya. Dia bersama dengan anak-anak Bilha dan anak-anak Zilpa, para istri ayahnya. Yusuf menyampaikan laporan tentang kejahatan mereka kepada ayahnya.
3Israel lebih mengasihi Yusuf daripada semua anak laki-lakinya karena dia adalah anak pada masa tuanya. Dia membuat sehelai jubah yang berwarna-warni untuk Yusuf.
4Ketika saudara-saudaranya melihat bahwa ayah mereka mengasihi dia lebih daripada semua saudaranya, mereka pun membencinya dan tidak mau berbicara dengan baik kepadanya.
5Pada suatu waktu, Yusuf mendapat suatu mimpi. Dia menceritakannya kepada saudara-saudaranya dan mereka pun semakin membencinya.
6Yusuf berkata kepada mereka, “Aku mohon, dengarlah, inilah mimpi yang kumimpikan itu.
7Kita tampak sedang mengikat berkas-berkas gandum di ladang. Begini, berkasku bangkit dan juga berdiri tegak. Lalu, tampaklah berkas-berkas gandum kalian mengelilingi dan menyembah berkasku.”
8Saudara-saudaranya berkata kepadanya, “Apa kamu sungguh-sungguh akan memerintah kami? Atau, apa kamu sungguh-sungguh akan menguasai kami?” Mereka pun semakin membencinya karena mimpinya dan karena perkataannya itu.
9Yusuf bermimpi lagi mimpi yang lain dan menceritakannya kepada saudara-saudaranya, katanya, “Begini, aku bermimpi suatu mimpi lagi. Tampak matahari, dan bulan, dan sebelas bintang menyembahku.”
10Dia menceritakannya kepada ayahnya dan saudara-saudaranya. Namun, ayahnya menegurnya dan berkata kepadanya, “Mimpi apa yang kaumimpikan itu? Apakah aku, dan ibumu, dan saudara-saudaramu harus benar-benar datang untuk berlutut kepadamu sampai ke tanah?”
11Saudara-saudaranya pun iri terhadapnya, tetapi ayahnya menyimpan perkataan itu.
Yusuf Dijual ke Mesir
12Pada suatu waktu, saudara-saudaranya pergi untuk menggembalakan kawanan ayahnya di dekat Sikhem.
13Lalu, Israel berkata kepada Yusuf, “Bukankah saudara-saudaramu menggembalakan kawanan di Sikhem? Kemarilah, aku akan mengutusmu kepada mereka.” Dia berkata kepada ayahnya, “Iya, Ayah.”
14Ayahnya berkata kepadanya, “Aku minta, kamu pergi untuk melihat apakah keadaan saudara-saudaramu baik-baik saja dan keadaan kawanan dombanya juga baik-baik saja, lalu berilah kabar kepadaku.” Jadi, ayahnya mengutusnya dari Lembah Hebron dan dia pun tiba di Sikhem.
15Lalu, seorang laki-laki menemukannya. Ternyata, Yusuf sedang tersesat di padang. Orang itu bertanya kepadanya, “Apa yang kaucari?”
16Dia menjawab, “Aku mencari saudara-saudaraku. Aku mohon, katakanlah kepadaku, di manakah mereka menggembalakan kawanannya?”
17Orang itu berkata, “Mereka telah meninggalkan tempat ini sebab aku mendengar mereka berkata, ‘Mari kita pergi ke Dotan.’” Jadi, Yusuf menyusul saudara-saudaranya dan menemukan mereka di Dotan.
18Ketika mereka melihat Yusuf dari jauh dan sebelum dia semakin dekat kepada mereka, mereka bersekongkol untuk membunuhnya.
19Mereka berkata satu sama lain, “Lihat, si tukang mimpi datang!
20Sekarang, ayo kita bunuh dia dan melemparkannya ke salah satu sumur. Kita akan mengatakan bahwa binatang buas telah memangsanya. Setelah itu, kita akan lihat apa yang akan terjadi dengan mimpi-mimpinya itu.”
21Akan tetapi, ketika Ruben mendengar hal itu, dia melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan berkata, “Jangan sampai kita membunuhnya.”
22Agar dia dapat melepaskan Yusuf dari tangan mereka dan membawanya kembali kepada ayahnya, maka Ruben berkata lagi, “Jangan sampai menumpahkan darah, melainkan lempar saja dia ke sumur di padang belantara ini dan jangan meletakkan tangan atasnya.”
23Inilah yang terjadi ketika Yusuf sampai kepada saudara-saudaranya, mereka melucuti jubahnya, jubah berwarna-warni yang dikenakannya itu.
24Lalu, mereka membawanya dan melemparkannya ke dalam sebuah sumur. Sumur itu kosong, tidak ada air di dalamnya.
25Setelah itu, mereka duduk untuk makan roti. Lalu, mereka mengarahkan matanya dan melihat, tampak serombongan orang Ismael yang datang dari Gilead dengan unta-untanya yang mengangkut rempah-rempah, balsam, dan mur untuk dibawa ke Mesir.
26Lalu, Yehuda berkata kepada saudara-saudaranya, “Jika kita membunuh adik kita dan menyembunyikan darahnya, apa untungnya bagi kita?
27Ayo, kita jual saja dia kepada orang Ismael itu dan jangan sampai kita meletakkan tangan atasnya. Bagaimanapun, dia adalah adik kita, daging kita sendiri.” Saudara-saudaranya pun mendengarkannya.
28Kemudian, para pedagang Midian lewat. Lalu, saudara-saudaranya menarik dan mengangkat Yusuf keluar dari sumur dan menjual Yusuf kepada orang Ismael seharga 20 syikal perak. Kemudian, mereka membawa Yusuf ke Mesir.
29Ruben kembali ke sumur, dan ternyata, Yusuf tidak ada di sumur. Lalu, dia pun mengoyak-ngoyak pakaiannya.
30Ruben kembali kepada saudara-saudaranya dan berkata, “Anak itu tidak ada! Lalu, aku, ke manakah aku harus pergi?”
31Kemudian, mereka mengambil jubah Yusuf dan menyembelih seekor kambing jantan yang berbulu, lalu mencelupkan jubah itu ke dalam darahnya.
32Setelah itu, mereka mengirimkan jubah yang berwarna-warni itu untuk dibawa kepada ayah mereka, katanya, “Kami telah menemukan ini, periksalah, apakah ini jubah anak ayah atau bukan?”
33Dia mengenalinya dan berkata, “Ini jubah anakku! Seekor binatang buas memangsanya! Yusuf pasti sudah tercabik-cabik!”
34Kemudian, Yakub mengoyakkan pakaiannya dan mengenakan kain kabung pada pinggangnya, lalu meratapi anaknya itu berhari-hari.
35Semua anaknya, laki-laki maupun perempuan, bangkit untuk menghiburnya, tetapi dia menolak untuk dihibur, dan dia berkata, “Aku akan turun ke dalam dunia orang mati, kepada anakku, untuk berkabung.” Demikianlah, ayahnya menangisinya.
36Sementara itu, di Mesir, para pedagang Midian menjualnya kepada Potifar, pegawai Firaun, kepala para pengawal.
Kejadian 38
Yehuda dan Tamar
1Pada suatu waktu, Yehuda pergi dari saudara-saudaranya dan mendirikan tenda di dekat tempat seorang Adulam yang bernama Hira.
2Di sana, Yehuda melihat anak perempuan dari seorang Kanaan yang bernama Syua. Lalu, Yehuda mengambilnya dan memperistrinya.
3Perempuan itu pun mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, lalu Yehuda menamainya Er.
4Sesudah itu, perempuan itu mengandung lagi dan melahirkan anak laki-laki lagi, dan dia menamainya Onan.
5Kemudian, dia melahirkan lagi seorang anak laki-laki dan menamainya Syela. Ketika perempuan itu melahirkan anaknya, Yehuda sedang berada di Kezib.
6Yehuda mengambil seorang istri untuk Er, anak sulungnya. Namanya adalah Tamar.
7Akan tetapi, Er, anak sulung Yehuda, jahat di mata TUHAN. Sebab itu, TUHAN membunuhnya.
8Lalu, Yehuda berkata kepada Onan, “Pergilah kepada istri saudaramu dan penuhilah kewajibanmu sebagai ipar baginya. Lalu, bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.”
9Onan tahu bahwa keturunan itu tidak akan menjadi miliknya. Karena itu, ketika dia bersetubuh dengan istri kakaknya itu, dia menumpahkan air maninya ke tanah supaya tidak memberikan keturunan bagi kakaknya.
10Yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN sehingga TUHAN juga membunuhnya.
11Kemudian, Yehuda berkata kepada Tamar, menantunya, “Tinggallah sebagai seorang janda di rumah ayahmu, sampai anakku, Syela, menjadi dewasa.” Karena pikirnya, “Jangan sampai dia juga mati seperti kakak-kakaknya.” Jadi, Tamar pergi dan tinggal di rumah ayahnya.
12Setelah beberapa waktu, istri Yehuda, yaitu anak Syua, mati. Ketika Yehuda sudah terhibur, dia pergi kepada orang-orang yang mencukur bulu domba-dombanya di Timna, dia bersama temannya, Hira, orang Adulam itu.
13Hal ini dikabarkan kepada Tamar, “Lihatlah, ayah mertuamu pergi ke Timna untuk mencukur dombanya.”
14Kemudian, Tamar menanggalkan pakaian kejandaannya dan menutupi dirinya dengan kerudung, menyelubungi dirinya, lalu duduk di pintu masuk Enaim, yang adalah jalan menuju Timna. Sebab, dia melihat bahwa Syela sudah dewasa, tetapi dirinya belum diberikan kepada Syela sebagai istri.
15Ketika Yehuda melihat Tamar, dia menyangka bahwa perempuan itu adalah perempuan sundal karena dia menutupi wajahnya.
16Sebab itu, dia berpaling kepada perempuan itu di pinggir jalan tersebut, katanya, “Ayo, biarlah aku bersetubuh denganmu.” Dia tidak mengetahui kalau perempuan itu adalah menantunya. Perempuan itu berkata, “Apa yang akan engkau berikan kepadaku supaya engkau boleh bersetubuh denganku?”
17Dia berkata, “Aku akan mengirim seekor kambing jantan muda dari kawananku kepadamu.” Perempuan itu menjawab, “Akankah engkau memberikan jaminan kepadaku sampai engkau mengirimkannya?”
18Dia berkata, “Jaminan apa yang harus aku berikan kepadamu?” Perempuan itu menjawab, “Cincin meteraimu, dan gelangmu, dan tongkat yang ada di tanganmu itu.” Jadi, dia memberikannya kepada perempuan itu dan bersetubuh dengannya sehingga perempuan itu pun mengandung karenanya.
19Kemudian, Tamar bangun dan pergi, dia menanggalkan kerudungnya, lalu mengenakan kembali pakaian kejandaannya.
20Yehuda mengirimkan kambing jantan muda melalui tangan temannya, orang Adulam itu, agar dia bisa mendapatkan kembali jaminan itu dari tangan perempuan itu, tetapi dia tidak dapat menemukannya.
21Dia bertanya kepada beberapa orang di tempat itu, “Di manakah perempuan sundal itu, yang ada di jalan menuju ke Enaim?” Jawab mereka, “Tidak ada perempuan sundal di tempat ini.”
22Karena itu, Hira kembali kepada Yehuda dan berkata, “Aku tidak dapat menemukannya. Lagi pula, orang-orang di tempat itu berkata, ‘Tidak ada perempuan sundal di tempat ini.’”
23Yehuda berkata, “Biarlah dia mengambilnya untuk dirinya, jangan sampai kita menjadi cibiran. Lagi pula, aku sudah mengirimkan kambing jantan muda ini, tetapi kamu tidak dapat menemukannya.”
24Kira-kira tiga bulan kemudian, Yehuda mendapat kabar, “Tamar, menantumu, telah bersundal, bahkan dia juga mengandung akibat perzinaannya itu.” Lalu, Yehuda berkata, “Bawa dia keluar! Biar dia dibakar!”
25Ketika dia dibawa keluar, dia mengutus orang kepada ayah mertuanya, katanya, “Karena laki-laki yang memiliki barang-barang inilah aku mengandung,” katanya pula, “aku mohon, periksalah, siapa pemilik cincin meterai, dan gelang, dan tongkat ini.”
26Yehuda pun mengenalinya dan berkata, “Dia lebih benar daripada aku karena aku tidak memberikan dirinya kepada Syela, anakku.” Setelah itu, dia tidak bersetubuh lagi dengan Tamar.
27Ketika tiba waktunya bagi Tamar untuk melahirkan, ternyata ada anak kembar dalam kandungannya.
28Ketika dia melahirkan, salah satunya mengeluarkan tangannya. Kemudian, orang yang membantunya melahirkan memegangnya dan mengikatkan seutas benang merah tua pada tangannya, lalu berkata, “Inilah yang keluar lebih dahulu.”
29Namun, dia menarik kembali tangannya, dan lihat, saudaranyalah yang keluar. Kemudian, bidan itu berkata, “Betapa kamu telah menerobos, kamulah terobosan.” Sebab itu, dia dinamai Peres.
30Sesudah itu, saudaranya keluar, yaitu yang ada benang merah tua pada tangannya, dan dia dinamai Zerah.