Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Yesaya 35-37
Yesaya 35
Allah akan Menghibur Umat-Nya
1Padang belantara dan tanah gersang akan bersukacita. Padang gurun akan bergirang dan mekar seperti mawar.
2Itu akan bermekaran dan bergirang dengan sukacita dan nyanyian. Kemuliaan Lebanon akan diberikan kepadanya, kemegahan Karmel dan Saron. Mereka akan melihat kemuliaan TUHAN, keagungan Allah kita.
3Kuatkanlah tangan yang lemah, teguhkanlah lutut yang goyah.
4Katakanlah kepada orang-orang yang hatinya cemas, “Kuatlah! Jangan takut!” Lihatlah, Allahmu akan datang membawa pembalasan. Pembalasan Allah akan datang, tetapi Dia akan menyelamatkanmu.
5Oleh sebab itu, mata orang buta akan dibukakan dan telinga orang tuli akan dibukakan.
6Oleh sebab itu, orang lumpuh akan meloncat seperti rusa dan lidah orang bisu akan bersukacita. Sebab, air akan memancar di padang belantara dan aliran-aliran air di padang gurun.
7Tanah yang panas akan menjadi kolam, tanah yang gersang akan mengeluarkan mata air. Di tempat serigala berbaring akan tumbuh rumput, buluh, dan papirus.
8Sebuah jalan raya akan berada di sana, sebuah jalan yang akan disebut Jalan Kekudusan. Orang yang najis tidak akan melewati jalan itu. Orang bodoh tidak akan pernah melintasinya.
9Tidak akan ada singa di jalan itu, ataupun binatang buas datang ke sana. Binatang-binatang itu tidak akan berada di sana, tetapi orang-orang yang ditebus akan melintasi jalan itu.
10Orang-orang yang ditebus TUHAN akan pulang dan datang ke Sion dengan sorak-sorai, dengan sukacita kekal di atas kepala mereka. Mereka akan memperoleh kegirangan dan kegembiraan, kesedihan dan keluhan akan lenyap.
Yesaya 36
Sanherib Mengepung Yerusalem
1Pada tahun keempat belas pemerintahan Raja Hizkia, Sanherib, raja Asyur, menyerang semua kota berbenteng Yehuda dan merebutnya.
2Raja Asyur mengutus kepala juru minuman dengan pasukan yang sangat besar dari Lakhis untuk menemui Raja Hizkia di Yerusalem. Dia berdiri di dekat saluran kolam atas, di jalan raya menuju Padang Penatu.
3Lalu, Elyakim, anak Hilkia, yang mengepalai istana, Sebna, juru tulis negara, dan Yoah, anak Asaf, juru ingat negara, keluar menemui kepala juru minuman itu.
4Kepala juru minuman itu berkata kepada mereka, “Katakan kepada Hizkia, inilah perkataan raja agung, yaitu Raja Asyur: Keyakinan seperti apakah yang kamu miliki?
5Apakah kamu pikir kata-kata belaka adalah strategi dan kekuatan untuk berperang? Sekarang, siapakah yang kamu andalkan sehingga kamu memberontak terhadapku?
6Sesungguhnya, kamu mengandalkan tongkat buluh yang terkulai, yaitu Mesir. Jika ada orang yang bersandar, buluh itu akan menusuk tangannya hingga tembus. Seperti itulah Firaun, raja Mesir, kepada semua orang yang mengandalkan dia.
7Akan tetapi, jika kamu berkata kepadaku, “Kami percaya kepada TUHAN, Allah kami,” bukankah Dia yang bukit-bukit pengurbanan-Nya dan mazbah-mazbah-Nya telah Hizkia singkirkan, dengan berkata kepada Yehuda dan Yerusalem, “Kamu harus menyembah di depan mazbah ini”?
8Karena itu, mari bekerja sama dengan tuanku, Raja Asyur: Aku akan memberikan dua ribu ekor kuda kepadamu jika kamu mampu menyediakan para penunggangnya.
9Bagaimana mungkin kamu dapat memukul mundur satu orang pejabat saja dari antara pegawai-pegawai tuanku yang paling lemah jika kamu mengandalkan Mesir untuk kereta dan pasukan berkuda?
10Lagi pula, apakah aku datang tanpa persetujuan TUHAN untuk melawan dan menghancurkan negeri ini? TUHAN berfirman kepadaku, ‘Majulah melawan negeri ini dan hancurkanlah.’”
11Kemudian, Elyakim, Sebna, dan Yoah berkata kepada kepala juru minuman itu, “Berbicaralah kepada hambamu ini dalam bahasa Aram karena kami memahaminya. Janganlah berkata-kata kepada kami dengan bahasa Ibrani dan didengar oleh orang-orang yang berada di atas tembok itu.”
12Akan tetapi, kepala juru minuman berkata, “Apakah tuanku mengutusku untuk menyampaikan perkataan ini hanya kepada tuanmu dan kepadamu, tetapi tidak kepada orang-orang yang berada di atas tembok, yang memakan kotorannya sendiri dan meminum air kencingnya sendiri bersamamu?”
13Maka, kepala juru minuman itu berdiri dan berseru dengan suara keras dalam bahasa Ibrani, katanya, “Dengarkanlah perkataan raja agung, yaitu raja Asyur!
14Inilah perkataan raja: Jangan biarkan Hizkia menipumu karena dia tidak akan sanggup melepaskanmu.
15Jangan biarkan Hizkia membuatmu percaya kepada TUHAN dengan berkata, ‘TUHAN pasti akan melepaskan kita, kota ini tidak akan diserahkan ke dalam tangan raja Asyur.’
16Jangan dengarkan Hizkia, karena inilah perkataan raja Asyur, ‘Buatlah perjanjian damai denganku dan keluarlah menemuiku, maka setiap orang akan makan dari pohon anggurnya sendiri, dari pohon aranya sendiri, dan minum air dari sumurnya sendiri
17sampai aku datang dan membawamu ke suatu negeri seperti negerimu sendiri, negeri dengan gandum dan air anggur, sebuah negeri roti dan kebun anggur.
18Waspadalah supaya jangan Hizkia menyesatkanmu dengan berkata, “TUHAN akan melepaskan kita.” Adakah ilah bangsa-bangsa melepaskan negeri mereka dari tangan raja Asyur?
19Di manakah para ilah Hamat dan Arpad? Di manakah para ilah Sefarwaim? Apakah mereka melepaskan Samaria dari tanganku?
20Siapakah di antara semua dewa negeri-negeri itu yang melepaskan negerinya dari tanganku, sehingga TUHAN akan melepaskan Yerusalem dari tanganku?”
21Akan tetapi, mereka hanya diam dan tidak menjawab satu patah kata pun karena perintah raja yang mengatakan, “Jangan menjawabnya!”
22Kemudian, Elyakim, anak Hilkia, yang mengepalai istana, Sebna, juru tulis, dan Yoah, anak Asaf, juru ingat, pergi menghadap Hizkia dengan merobek pakaian mereka dan memberitahukan kepadanya perkataan kepala juru minuman itu.
Yesaya 37
Hizkia Minta Tolong kepada Allah
1Ketika Raja Hizkia mendengar itu, dia merobek pakaiannya, mengenakan kain kabung dan masuk ke dalam rumah TUHAN.
2Dan dia mengutus Elyakim, yang mengepalai istana, Sebna, juru tulis negara, dan para tua-tua dari para imam, dengan mengenakan kain kabung, kepada Nabi Yesaya, anak Amos.
3Mereka berkata kepadanya, “Inilah perkataan Hizkia, ‘Hari ini adalah hari kesusahan, teguran, dan penghinaan karena anak-anak sudah saatnya untuk dilahirkan, tetapi tidak ada kekuatan untuk melahirkan.
4Semoga TUHAN, Allahmu, akan mendengar perkataan kepala juru minuman, yang telah diutus oleh tuannya, raja Asyur, untuk merendahkan Allah yang hidup, dan akan menegur perkataan yang telah didengar TUHAN, Allahmu itu. Sebab itu, panjatkanlah doa bagi orang-orang yang tersisa ini.’”
5Setelah pelayan-pelayan Raja Hizkia datang kepada Yesaya,
6Yesaya berkata kepada mereka, “Katakan kepada tuanmu, inilah firman TUHAN, ‘Jangan takut terhadap perkataan yang telah kamu dengar, yang disampaikan oleh pelayan-pelayan raja Asyur untuk menghujat Aku.
7Sesungguhnya, Aku akan menaruh roh ke dalam dirinya sehingga dia akan mendengar suatu kabar dan akan pulang ke negerinya. Aku akan membuat dia roboh oleh pedang di negerinya sendiri.’”
Pasukan Asyur Meninggalkan Yerusalem
8Lalu, kepala juru minuman itu kembali dan mendapati Raja Asyur berperang melawan Libna dan dia telah mendengar bahwa raja telah meninggalkan Lakhis.
9Pada waktu itu, raja mendengar tentang Tirhaka, raja Etiopia, yang berkata, “Dia telah keluar untuk berperang melawanmu.” Ketika dia mendengarnya, dia mengirim utusan kepada Hizkia, dengan pesan,
10“Beginilah kamu harus berbicara kepada Hizkia, raja Yehuda, ‘Jangan biarkan Allahmu yang kamu percayai menyesatkan kamu dengan berkata, ‘Yerusalem tidak akan diserahkan ke dalam tangan raja Asyur.’
11Lihatlah, kamu telah mendengar apa yang dilakukan raja-raja Asyur terhadap semua negeri, yaitu menghancurkan negeri-negeri itu sama sekali. Masakan kamu akan terluput?
12Apakah para ilah bangsa-bangsa itu menyelamatkan mereka, yang telah dihancurkan oleh nenek moyangku, seperti Gozan, Haran, Rezef, dan orang Eden yang ada di Telasar?
13Di manakah Raja Hamat dan Raja Arpad, raja kota Sefarwaim, serta Hena dan Iwa?’”
Hizkia Berdoa kepada TUHAN
14Hizkia menerima surat dari tangan para utusan itu dan membacanya. Kemudian, dia pergi ke Bait TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.
15Hizkia berdoa kepada TUHAN, katanya,
16“Ya TUHAN semesta alam, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim, Engkaulah, hanya Engkau, Allah atas seluruh kerajaan di bumi. Engkaulah yang telah menjadikan langit dan bumi.
17Arahkanlah telinga-Mu, Ya TUHAN, dan dengarlah, bukalah mata-Mu, Ya TUHAN, dan lihatlah. Dengarkanlah semua perkataan Sanherib, yang telah mengirim utusan untuk mencela Allah yang hidup.
18Ya, TUHAN, benar bahwa raja-raja Asyur telah membinasakan semua bangsa dan negeri mereka,
19dan telah membuang ilah-ilah bangsa-bangsa itu ke dalam api, karena semuanya itu bukanlah Allah, melainkan buatan tangan manusia; kayu dan batu sehingga dapat dibinasakan.
20Sekarang, Ya TUHAN, Allah kami, selamatkanlah kami dari tangannya supaya semua kerajaan di bumi mengetahui bahwa hanya Engkaulah TUHAN.”
Allah Menjawab Hizkia
21Lalu, Yesaya, anak Amos mengutus orang kepada Hizkia dengan pesan, “Inilah firman TUHAN, Allah Israel, ‘Karena kamu telah berdoa kepada-Ku tentang Sanherib, raja Asyur,
22maka inilah firman yang diucapkan TUHAN tentang dia.’” “Anak dara, yaitu putri Sion, telah menghina kamu dan mencemooh kamu. Putri Yerusalem menggeleng-gelengkan kepala di belakangmu.
23Siapakah yang kamu cela dan yang kamu hujat? Terhadap siapakah kamu telah mengangkat suaramu dan mengangkat matamu ke tempat tinggi? Terhadap Yang Mahakudus dari Israel!
24Melalui hamba-hambamu, kamu telah mencela Tuhan, dan kamu telah berkata, ‘Dengan keretaku yang banyak, aku naik ke tempat-tempat tinggi pegunungan ke ujung-ujung Lebanon. Aku menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi, dan pohon-pohon sanobarnya yang terpilih, aku akan pergi ke puncak tertingginya, ke hutannya yang paling lebat.
25Aku menggali dan minum air, dan dengan telapak kakiku, aku mengeringkan semua sungai di Mesir.’”
26Belum pernahkah kamu dengar, bahwa Aku telah menetapkannya sejak lama, Aku telah merencanakan sejak zaman dahulu apa yang sekarang Aku wujudkan, bahwa kamu harus menghancurkan kota-kota berbenteng menjadi timbunan batu.
27Penduduk mereka kehilangan kekuatan, mereka kecewa dan malu. Mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau; seperti rumput di atas atap rumah yang layu sebelum tumbuh.
28Aku tahu tempatmu, kapan kamu datang, kapan kamu pergi, dan juga tahu kemarahanmu terhadap-Ku.
29Sebab, kamu mengamuk terhadap Aku, kesombonganmu telah sampai ke telinga-Ku, Aku akan memasang kelikir-Ku di hidungmu dan kekang-Ku di mulutmu, dan Aku akan mengembalikanmu melalui jalan yang kamu lewati saat kamu datang!”
Nubuat tentang Hizkia
30Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, “Kamu akan makan pada tahun ini dari apa yang tumbuh dengan sendirinya, dan pada tahun kedua dari apa yang tumbuh dari yang pertama. Akan tetapi, pada tahun ketiga, kamu harus menabur dan menuai; menanami kebun anggur dan memakan buahnya.
31Orang-orang yang tersisa dari keturunan Yehuda akan berakar ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.
32Sebab, dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tersisa dan dari Gunung Sion akan keluar orang-orang yang selamat. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.”
33Oleh karena itu, beginilah firman TUHAN atas Raja Asyur, “Dia tidak akan datang ke kota ini atau melepaskan anak panah ke sana. Dia tidak akan mendatangi kota itu dengan perisai, ataupun membuat tanggul pengepungan terhadapnya.
34Seperti caranya datang, seperti itulah dia akan kembali, dan dia tidak akan masuk ke kota ini,” firman TUHAN!
35Sebab, Aku akan mempertahankan kota itu untuk menyelamatkannya, demi diri-Ku dan demi hamba-Ku, Daud.”
Pasukan Asyur Binasa
36Kemudian, malaikat TUHAN pergi keluar dan membunuh 185.000 orang dalam perkemahan Asyur. Ketika orang-orang bangun pada pagi hari, orang-orang itu telah menjadi mayat.
37Lalu, Sanherib, raja Asyur, kembali ke Niniwe dan tinggal di sana.
38Pada suatu hari, sementara Sanherib menyembah di kuil Nisrokh, ilahnya, Adramelekh dan Sarezer, dua orang anaknya, membunuh dia dengan pedang, lalu melarikan diri ke Ararat. Kemudian, Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365