Yesaya 32-34
Yesaya 32
Raja yang Adil
1Sesungguhnya, seorang raja akan memerintah dalam kebenaran, dan pembesar-pembesar akan memerintah dengan adil.
2Masing-masing orang akan menjadi seperti tempat berlindung dari angin, tempat berteduh dari badai; seperti aliran air di tanah yang kering, seperti bayangan bukit batu besar di tanah yang tandus.
3Mata orang-orang yang melihat tidak akan dibutakan, dan telinga mereka yang mendengar akan memperhatikan.
4Pikiran mereka yang terburu-buru akan memahami pengetahuan, lidah orang-orang gagap akan segera berbicara dengan jelas.
5Orang bodoh tidak akan lagi disebut mulia, ataupun orang berengsek disebut dermawan.
6Sebab, orang bodoh membicarakan kebodohan, dan hatinya condong ke arah kejahatan, untuk melakukan kemunafikan dan mengatakan yang salah tentang TUHAN; untuk membiarkan keinginan orang lapar tidak terpuaskan, dan membuat orang dahaga kekurangan minuman.
7Bagi orang berengsek, senjatanya adalah kejahatan. Dia merencanakan muslihat untuk menghancurkan orang miskin dengan kata-kata bohong meskipun orang miskin itu membela haknya.
8Akan tetapi, orang mulia merencanakan hal-hal mulia, dan di atas hal-hal mulia itu dia berdiri.
Masa Sulit Akan Datang
9Bangunlah, hai kamu perempuan-perempuan yang dalam kenyamanan, dengarkanlah suaraku. Hai anak-anak perempuan yang hidup aman, berilah telinga pada perkataanku.
10Dalam waktu setahun dan beberapa hari, kamu akan gemetar, hai orang-orang yang hidup aman karena panen buah anggur gagal dan masa pengumpulan buah tidak akan datang lagi.
11Gemetarlah, hai kamu perempuan-perempuan yang dalam kenyamanan. Gemetarlah, hai orang-orang yang hidup aman. Tanggalkanlah pakaianmu dan bertelanjanglah. Kenakanlah kain kabung pada pinggangmu.
12Pukulilah dadamu untuk ladang-ladang yang menyenangkan, untuk pohon anggur yang berbuah subur,
13untuk tanah bangsaku, yang ditumbuhi onak dan duri. Ya, untuk semua rumah yang menyenangkan di kota yang penuh kegembiraan.
14Sebab, istana telah ditinggalkan, kota yang ramai telah menjadi sepi. Bukit dan menara pengawas telah menjadi gua untuk selamanya, menjadi kesenangan bagi keledai liar, suatu padang rumput bagi kawanan ternak,
15sampai Roh dicurahkan kepada kita dari tempat tinggi, dan padang belantara berubah menjadi ladang yang subur, dan ladang yang subur itu dilihat sebagai hutan,
16barulah keadilan akan diam di padang belantara, dan kebenaran tinggal di ladang yang subur.
17Karya kebenaran adalah kedamaian, dan hasil kebenaran adalah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.
18Umat-Ku akan tinggal di tempat yang damai, di kediaman yang aman, dan di tempat istirahat yang nyaman.
19Hujan es akan merobohkan hutan, dan kota itu akan benar-benar direndahkan.
20Diberkatilah kamu yang menabur di semua perairan, yang melepaskan sapi dan keledai berkeliaran bebas.
Yesaya 33
TUHAN Akan Membawa Keselamatan
1Celakalah kamu, hai perusak, yang kamu sendiri belum pernah dirusak, hai pengkhianat, yang belum pernah dikhianati! Ketika kamu berhenti menghancurkan, kamu akan dihancurkan, dan ketika kamu sudah tidak lagi mengkhianati, mereka akan mengkhianatimu.
2“TUHAN, kasihanilah kami. Kami telah menanti-nantikan Engkau. Jadilah kekuatan kami setiap pagi, keselamatan kami pada masa kesesakan.
3Karena bunyi keributan, bangsa-bangsa melarikan diri. Karena Engkau meninggikan diri-Mu, bangsa-bangsa tercerai-berai.”
4Jarahanmu akan dikumpulkan seperti mengumpulkan ulat. Seperti belalang datang menyerbu, demikianlah mereka datang menyerbunya.
5TUHAN ditinggikan karena Dia bersemayam di tempat yang tinggi. Dia memenuhi Sion dengan keadilan dan kebenaran.
6Pada zamanmu akan ada keamanan, kelimpahan, keselamatan, kebijaksanaan, dan pengetahuan, takut akan TUHAN adalah kekayaan Sion.
7Lihatlah, orang-orang mereka yang gagah perkasa menangis di jalan-jalan. Para utusan perdamaian menangis dalam kepedihan.
8Jalan raya menjadi sunyi, orang-orang yang melintasinya tidak ada lagi. Perjanjian telah diingkari, kota-kota telah dihinakan, dan manusia tidak dianggap.
9Negeri itu berduka dan merana. Lebanon menjadi malu dan layu. Saron menjadi seperti padang gurun. Basan dan Karmel berguncang.
10“Sekarang, Aku akan bangkit,” firman TUHAN. “Sekarang, Aku akan meninggikan diri-Ku. Sekarang, Aku akan ditinggikan”
11“Kamu mengandung sekam, dan akan melahirkan tunggul jerami. Napasmu seperti api yang menghanguskan dirimu sendiri.
12Bangsa-bangsa akan dibakar menjadi kapur, seperti duri yang dipotong, kemudian dibakar dalam nyala api.
13Hai kamu yang jauh, dengarkanlah apa yang Kulakukan, dan kamu yang dekat, akuilah keperkasaan-Ku.”
14Orang-orang berdosa di Sion ketakutan. Kegentaran telah mencekam orang-orang fasik. “Siapa di antara kita dapat tinggal dalam api yang menghanguskan? Siapa di antara kita dapat tinggal dalam perapian terus-menerus?”
15Orang yang hidup dalam kebenaran dan berbicara dengan ketulusan, yang menghina hasil penindasan, yang mengibaskan tangan supaya tidak menerima suap, yang menutup telinganya dari mendengar tentang pertumpahan darah, yang menutup matanya dari melihat kejahatan,
16orang itu akan tinggal di tempat yang tinggi. Tempat perlindungannya adalah benteng-benteng di bukit batu. Makanannya akan terpenuhi dan air minumnya akan terjamin.
17Matamu akan melihat Sang Raja dalam keindahan-Nya. Mereka akan melihat negeri yang jauh.
18Hatimu akan merenungkan kengerian, “Di manakah si juru hitung? Di manakah si juru timbang? Di manakah orang yang menghitung menara-menara?”
19Kamu tidak akan melihat lagi bangsa yang brutal itu, bangsa yang bahasanya sulit sehingga tidak dapat dipahami, yang gagap bicaranya sehingga kamu tidak dapat mengerti.
Allah Akan Melindungi Yerusalem
20Lihatlah Sion, kota tempat perayaan hari raya kita. Matamu akan melihat Yerusalem, tempat tinggal yang aman, tenda yang tidak dapat dipindah-pindahkan. Patok-patoknya tidak akan pernah dicabut, ataupun talinya terputus.
21Di sanalah, TUHAN dalam kebesaran-Nya akan menjadi tempat yang memiliki sungai-sungai dan kanal-kanal yang lebar bagi kita, perahu dayung tidak dapat melintasinya dan kapal besar tidak dapat melewatinya.
22Sebab, TUHAN adalah Hakim kita. TUHAN adalah pemberi hukum kita. TUHAN adalah Raja kita. Dia akan menyelamatkan kita.
23Tali-talimu sudah kendur, tidak dapat mengikat kuat tiang layar pada tempatnya ataupun menjaga layarnya tetap terkembang. Kemudian, rampasan dan jarahan yang berlimpah-limpah akan dibagi-bagi, bahkan orang lumpuh pun akan mengambil jarahan.
24Tidak seorang pun yang tinggal di sana akan berkata, “Aku sakit,” setiap orang yang tinggal di sana akan diampuni dosanya.
Yesaya 34
Hukuman atas Bangsa-Bangsa
1Mendekatlah, hai bangsa-bangsa, untuk mendengar! Dengarkanlah, hai bangsa-bangsa! Biarlah bumi dan segala isinya mendengar, dunia dan semua yang dihasilkannya.
2Sebab, TUHAN murka terhadap semua bangsa, dan kesal terhadap semua tentara mereka. Dia telah menghancurkan mereka sama sekali, Dia telah menyerahkan mereka ke dalam pembantaian.
3Mereka yang terbunuh akan dilemparkan keluar. Mayat-mayat mereka akan mengeluarkan bau busuk. Gunung-gunung akan dibanjiri oleh darah mereka.
4Seluruh tentara langit akan hancur, langit akan digulung seperti gulungan kitab. Seluruh tentara langit akan gugur, seperti daun gugur dari pohon anggur, seperti gugurnya daun pohon ara.
5Sebab, pedang-Ku sudah kenyang di langit. Lihatlah, dia turun untuk menghukum Edom dan orang-orang yang disediakan untuk dibinasakan.
6Pedang TUHAN berlumuran darah, dikenyangkan dengan lemak dan dengan darah anak-anak domba dan kambing-kambing jantan; dengan lemak ginjal domba-domba jantan. Sebab, TUHAN melakukan pengurbanan di Bozra dan pembantaian besar di tanah Edom.
7Lembu liar akan rebah bersama mereka, dan sapi-sapi jantan muda bersama lembu-lembu mereka. Maka, negeri mereka akan direndam dengan darah dan debu mereka menjadi berminyak dengan lemak.
8Sebab, itu adalah hari TUHAN untuk pembalasan, tahun pembalasan atas perkara Sion.
9Aliran-aliran air Edom akan berubah menjadi ter, dan tanahnya akan menjadi belerang, negerinya akan menjadi ter yang membara.
10Itu tidak akan padam baik siang maupun malam, asapnya akan naik untuk selama-lamanya. Dari generasi ke generasi, negeri itu akan menjadi sunyi. Tidak seorang pun akan pernah melewati negeri itu lagi.
11Burung pelikan dan landak akan memiliki negeri itu. Burung hantu dan burung gagak akan tinggal di sana. TUHAN akan membentangkan tali kebingungan ke atasnya, dan batu ukur kekosongan.
12Para bangsawannya tidak akan punya apa-apa lagi di sana yang dapat disebut kerajaan, dan semua pemimpinnya akan lenyap.
13Duri-duri akan tumbuh di benteng-bentengnya, jelatang dan semak duri akan tumbuh di kubu-kubunya. Negeri itu akan menjadi tempat serigala, dan burung-burung unta akan tinggal di sana.
14Binatang-binatang gurun akan bertemu dengan serigala, dan kambing liar akan memanggil kawan-kawannya. Hewan malam akan tinggal di sana dan akan menemukan tempat beristirahat.
15Burung hantu akan membuat sarang dan bertelur di sana, menetaskannya dan mengumpulkan anak-anaknya di bawah perlindungannya. Sungguh, burung elang akan berkumpul di sana, masing-masing dengan pasangannya.
16Selidikilah dari kitab TUHAN, dan bacalah: Tidak ada satu pun dari semua ini yang akan tertinggal, tidak seekor pun akan tidak punya pasangan. Sebab, mulut TUHAN telah memerintahkannya, dan Roh-Nya telah mengumpulkan mereka.
17Dia telah membuang undi bagi mereka dan tangan-Nya telah membagi negeri itu bagi mereka dengan tali. Mereka akan memiliki negeri itu sampai selamanya, dari generasi ke generasi, mereka akan tinggal di sana.