Amsal 28-30
Amsal 28
1Orang fasik melarikan diri walaupun tidak ada yang mengejarnya, tetapi orang benar merasa berani seperti singa muda.
2Ketika suatu negeri memberontak, ada banyak penguasanya, tetapi dengan orang yang berpengertian dan berpengetahuan, negeri itu akan tetap bertahan.
3Orang miskin yang menindas orang lemah bagaikan hujan deras yang tidak menyisakan makanan.
4Orang yang mengabaikan hukum memuji orang fasik, tetapi orang yang memelihara hukum melawan mereka.
5Orang jahat tidak mengerti keadilan, tetapi mereka yang mencari TUHAN mengerti segala sesuatu.
6Lebih baik orang miskin yang berjalan dalam kejujuran daripada orang kaya yang bengkok jalannya.
7Orang yang memelihara hukum adalah anak yang berpengertian, tetapi siapa bergaul dengan orang yang rakus mempermalukan ayahnya.
8Orang yang memperbanyak hartanya dengan riba dan bunga uang mengumpulkannya bagi orang yang berbelaskasihan kepada orang miskin.
9Orang yang memalingkan telinganya dari mendengarkan hukum, bahkan doanya adalah kekejian.
10Orang yang menyesatkan orang jujur ke jalan yang jahat akan jatuh ke lubangnya sendiri, tetapi orang yang tidak bercela akan mewarisi kebaikan.
11Orang kaya itu berhikmat menurut pandangannya sendiri, tetapi orang miskin yang berpengertian menyelidiki dia.
12Ketika orang benar menang, ada kemuliaan besar, tetapi ketika orang fasik bangkit, orang-orang menyembunyikan dirinya.
13Orang yang menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi orang yang mengakui dan meninggalkannya akan beroleh belas kasihan.
14Berbahagialah orang yang senantiasa waspada, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam kejahatan.
15Bagaikan singa yang meraung atau beruang yang menyerbu, seperti itulah orang fasik yang memerintah atas rakyat miskin.
16Seorang pemimpin yang kekurangan pengertian adalah seorang penindas besar, tetapi orang yang membenci laba yang tidak jujur memperpanjang hari-harinya.
17Orang yang menanggung darah orang lain akan melarikan diri sampai ke liang kubur; jangan ada orang yang menolongnya.
18Orang yang berjalan tanpa cela akan diselamatkan, tetapi orang yang bengkok jalannya akan jatuh seketika.
19Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi dia yang mengejar kesia-siaan akan kenyang dengan kemiskinan.
20Orang yang setia akan memperoleh banyak berkat, tetapi dia yang tergesa-gesa menjadi kaya tidak akan terlepas dari hukuman.
21Memandang muka itu tidak baik, karena demi sepotong roti, orang dapat melakukan pelanggaran.
22Orang yang jahat matanya tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa kemiskinan akan menimpanya.
23Orang yang menegur orang lain akan lebih diperkenan sesudahnya daripada orang yang menjilat dengan lidahnya.
24Orang yang merampasi ayahnya atau ibunya dan berkata, “Itu bukan pelanggaran,” dia itulah kawan manusia perusak.
25Jiwa yang serakah menimbulkan pertengkaran, tetapi orang yang percaya dalam TUHAN diberi kelimpahan.
26Orang yang percaya kepada hatinya sendiri adalah orang bodoh, tetapi orang yang berjalan dalam hikmat, dia akan diselamatkan.
27Orang yang memberi kepada orang miskin tidak akan kekurangan, tetapi siapa menutup matanya akan mendapat banyak kutukan.
28Ketika orang fasik bangkit, orang-orang menyembunyikan dirinya, tetapi ketika mereka binasa, orang benar bertambah banyak.
Amsal 29
1Orang yang sering ditegur, tetapi tetap menegarkan tengkuk akan diremukkan seketika tanpa dapat disembuhkan.
2Ketika orang benar bertambah banyak, rakyat bersukacita, tetapi ketika orang fasik memerintah, rakyat mengeluh.
3Orang yang mencintai hikmat menjadikan ayahnya bersukacita, tetapi orang yang bergaul dengan pelacur memboroskan hartanya.
4Dengan keadilan, seorang raja menegakkan negeri, tetapi dia yang memungut banyak pajak merobohkannya.
5Orang yang menjilat sesamanya menebarkan jerat bagi kakinya.
6Orang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar bersorak dan bersukacita.
7Orang benar mengetahui hak orang miskin, tetapi orang fasik tidak memiliki pengertian ini.
8Manusia pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang berhikmat menenangkan kemurkaan.
9Jika orang berhikmat beperkara dengan orang bodoh, orang bodoh itu hanya akan mengamuk atau tertawa sehingga tidak ada ketenangan.
10Orang yang haus darah membenci orang saleh, tetapi orang jujur mencari kehidupannya.
11Orang bodoh mengeluarkan seluruh kemarahannya, tetapi orang berhikmat berdiam menahannya.
12Jika pemerintah menghiraukan perkataan dusta, semua pegawainya akan menjadi fasik.
13Si miskin dan si penindas bertemu; TUHAN yang memberikan terang bagi mata keduanya.
14Jika seorang raja mengadili orang miskin dengan adil, takhtanya akan kukuh untuk selama-lamanya.
15Rotan dan teguran memberikan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan akan mempermalukan ibunya.
16Ketika orang fasik bertambah banyak, pelanggaran bertambah banyak, tetapi orang benar akan melihat kejatuhan mereka.
17Didiklah anakmu, maka dia akan memberimu ketenteraman, dan mendatangkan kesenangan bagi jiwamu.
18Tanpa ada wahyu, rakyat menjadi tidak terkendali, tetapi berbahagialah mereka yang memelihara hukum.
19Seorang hamba tidak dapat dididik hanya dengan perkataan, karena walaupun dia mengerti, dia tidak akan menanggapi.
20Apakah kamu melihat orang yang terburu-buru bicaranya? Harapan orang bodoh lebih banyak daripada orang itu.
21Orang yang memanjakan hambanya sejak masa kecilnya pada akhirnya akan menjadikan dia penerusnya.
22Seorang pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang cepat gusar banyak pelanggarannya.
23Keangkuhan seseorang akan merendahkan dirinya, tetapi orang yang rendah hati akan menerima pujian.
24Orang yang berbagi dengan pencuri membenci dirinya; dia mendengar kutukan, tetapi tidak memberitahukannya.
25Takut akan manusia mendatangkan jerat, tetapi orang yang percaya kepada TUHAN akan ditinggikan.
26Banyak orang mencari muka kepada pemerintah, tetapi dari TUHAN, manusia memperoleh keadilan.
27Orang yang tidak adil adalah kekejian bagi orang benar, dan orang yang lurus jalannya adalah kekejian bagi orang fasik.
Amsal 30
Perkataan-Perkataan Agur, Anak Yake
1Perkataan Agur, anak Yake, dari Masa. Kata orang itu, “Aku lelah, ya Allah. Aku lelah, ya Allah, sampai habis tenagaku.”
2Sebab, aku ini terlalu bodoh untuk menjadi manusia; aku tidak memiliki pengertian manusia.
3Aku tidak pernah mempelajari hikmat, atau mengenal pengetahuan tentang Yang Mahakudus.
4Siapa yang pernah naik ke surga, lalu turun? Siapa yang mengumpulkan angin dalam genggaman-Nya? Siapa yang membungkus air dengan kain-Nya? Siapa yang menegakkan segala ujung bumi? Siapa nama-Nya, dan siapa nama Anak-Nya? Engkau pasti tahu!
5Seluruh firman Allah itu teruji. Dia adalah perisai bagi mereka yang berlindung pada-Nya.
6Jangan menambahi firman-Nya supaya jangan sampai Dia menegurmu, dan kamu didapati berdusta.
7Dua hal aku minta kepada-Mu; jangan menahannya dariku sebelum aku mati.
8Jauhkanlah kesia-siaan dan perkataan bohong dariku; jangan memberiku kemiskinan atau kekayaan; berilah aku makan makanan yang menjadi bagianku.
9Jangan sampai aku menjadi kenyang, lalu menyangkal-Mu dengan berkata, “Siapakah TUHAN?” Jangan sampai aku menjadi miskin, lalu mencuri, lalu mencemarkan nama Allahku.
10Jangan memfitnah seorang hamba kepada tuannya supaya jangan sampai dia mengutukimu, dan kamu didapati bersalah.
11Ada generasi yang mengutuki ayahnya, dan tidak memberkati ibunya.
12Ada generasi yang suci menurut pandangannya sendiri, tetapi tidak dibasuh dari kotorannya sendiri.
13Ada generasi yang matanya sombong, yang kelopak matanya diangkat tinggi-tinggi.
14Ada generasi yang giginya seperti pedang, yang gigi taringnya seperti pisau, untuk melahap orang-orang miskin dari bumi dan orang-orang melarat dari antara manusia.
15Si lintah memiliki dua anak perempuan, “Berikan, berikan.” Ada tiga hal yang tidak akan pernah puas, empat hal yang tidak pernah berkata, “Cukup.”
16Dunia orang mati, rahim yang mandul, bumi yang tidak pernah puas dengan air, dan api yang tidak pernah berkata, “Cukup.”
17Mata yang mengolok-olok ayah dan menghina ketaatan terhadap ibu akan dipatuk oleh burung gagak lembah, dan dimakan oleh anak-anak rajawali.
18Ada tiga hal yang terlalu ajaib bagiku, empat hal yang tidak aku mengerti.
19Jalan rajawali di udara, jalan ular di atas batu karang, jalan kapal di tengah lautan, dan jalan seorang laki-laki dengan anak gadis.
20Inilah jalan perempuan yang berzina; dia makan dan menyeka mulutnya, lalu berkata, “Aku tidak berbuat jahat.”
21Oleh karena tiga hal, bumi gemetar; karena empat hal, ia tidak dapat tahan:
22karena seorang budak ketika dia menjadi raja, orang bodoh ketika dia dikenyangkan oleh makanan,
23karena seorang perempuan yang tidak disukai orang ketika dia mendapatkan suami, dan seorang budak perempuan ketika dia menggantikan kedudukan nyonyanya.
24Ada empat yang kecil di atas bumi, tetapi mereka sangat bijaksana:
25Semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi menyediakan makanannya pada musim panas;
26Pelanduk, bangsa yang tidak perkasa, tetapi membuat rumahnya di bukit batu;
27Belalang, yang tidak punya raja, tetapi semuanya berbaris dengan teratur;
28Cicak, yang dapat kamu tangkap dengan tangan, tetapi ia ada di istana-istana raja.
29Ada tiga yang gagah langkahnya, empat yang gagah jalannya.
30Singa, yang terkuat di antara binatang buas, dan tidak undur terhadap apa pun,
31ayam jantan yang angkuh, juga kambing jantan, dan seorang raja di hadapan rakyatnya.
32Jika kamu telah menjadi bodoh dengan meninggikan dirimu sendiri, jika kamu telah merencanakan kejahatan, taruhlah tanganmu pada mulutmu.
33Sebab, seperti susu yang ditekan menghasilkan mentega, dan hidung yang ditekan mengeluarkan darah, kemarahan yang ditekan menimbulkan pertengkaran.