Mazmur 8-10
Mazmur 8
Betapa Mulianya Nama TUHAN
1Kepada pemimpin pujian: Dengan memakai Gitit. Nyanyian Daud. (8-2) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi! Engkau menaruh keagungan-Mu di atas langit.
2(8-3) Dari mulut anak-anak dan bayi-bayi yang menyusu, Engkau telah meletakkan dasar kekuatan oleh karena lawan-lawan-Mu; untuk membungkam musuh dan pendendam.
3(8-4) Jika aku melihat langit-Mu, perbuatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang telah Kautempatkan,
4(8-5) apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya, dan anak manusia sehingga Engkau memperhatikannya?
5(8-6) Namun, Engkau telah menjadikannya sedikit lebih rendah dari Allah, dan memahkotainya dengan kemuliaan serta kehormatan.
6(8-7) Engkau menetapkan mereka untuk memerintah atas perbuatan-perbuatan tangan-Mu. Engkau telah meletakkan segala sesuatu berada di bawah kakinya.
7(8-8) Semua domba dan lembu, dan juga binatang-binatang di padang,
8(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan segala sesuatu yang melintasi alur lautan,
9(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulia nama-Mu di seluruh bumi!
Mazmur 9
Pujian untuk Penghakiman yang Benar
1Kepada pemimpin pujian: Dengan memakai Mut-Laben. Nyanyian Daud. (9-2) Aku akan bersyukur kepada TUHAN, dengan segenap hatiku; aku akan menceritakan semua perbuatan-Mu yang ajaib.
2(9-3) Aku akan bergembira dan bersukacita di dalam Engkau; aku akan menyanyikan pujian bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.
3(9-4) Ketika musuh-musuhku mundur, mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu.
4(9-5) Sebab, Engkau telah membela keadilan bagi perkaraku; Engkau telah duduk di takhta-Mu dan menghakimi dengan benar.
5(9-6) Engkau telah menegur bangsa-bangsa; Engkau telah membinasakan orang fasik. Engkau telah menghapuskan nama mereka untuk selama-lamanya.
6(9-7) Musuh telah habis dalam reruntuhan selama-selamanya; Engkau telah mencabut kota-kota mereka; ingatan akan mereka pun lenyap.
7(9-8) Namun, TUHAN bersemayam selama-lamanya; Dia telah mendirikan takhta-Nya untuk penghakiman.
8(9-9) Lalu, Dia akan menghakimi dunia dengan keadilan; Dia mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
9(9-10) TUHAN adalah tempat perlindungan yang tinggi bagi yang tertindas; tempat perlindungan pada waktu kesusahan.
10(9-11) Kemudian, mereka yang mengenal nama-Mu, akan menaruh percayanya kepada-Mu. Sebab, Engkau, ya TUHAN, tidak pernah meninggalkan mereka yang mencari Engkau.
11(9-12) Nyanyikanlah pujian bagi TUHAN, yang duduk di Sion! Beritahukan di antara bangsa-bangsa perbuatan-perbuatan-Nya.
12(9-13) Sebab, Dia yang membalas penumpahan darah, mengingat mereka. Dia tidak melupakan jeritan orang-orang yang tertindas.
13(9-14) Kasihani aku, ya TUHAN; lihatlah penderitaanku karena mereka yang membenci aku. Engkau yang mengangkat aku dari pintu gerbang kematian
14(9-15) supaya aku dapat menceritakan segala kemuliaan-Mu di pintu gerbang putri Sion; aku akan bersukacita dalam keselamatan-Mu.
15(9-16) Bangsa-bangsa telah terperosok di pelubang yang mereka buat; Kaki mereka terjerat ke dalam jaring yang sudah mereka sembunyikan.
16(9-17) TUHAN telah membuat diri-Nya dikenal, Dia telah mengadakan penghakiman; Orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon (Sela)
17(9-18) Orang yang fasik akan kembali ke dunia orang mati, bahkan bangsa-bangsa yang melupakan Allah.
18(9-19) Sebab, orang yang melarat tidak untuk seterusnya dilupakan, dan pengharapan orang yang miskin takkan lenyap.
19(9-20) Bangkitlah, ya TUHAN, jangan biarkan manusia menjadi kuat. Biarlah bangsa-bangsa, dihakimi di hadapan-Mu.
20(9-21) Letakkan ketakutan pada mereka, ya TUHAN. Biarlah bangsa-bangsa tahu bahwa mereka hanyalah manusia. (Sela)
Mazmur 10
Mazmur tentang Orang-Orang Fasik
1Mengapa, ya TUHAN, Engkau berdiri jauh-jauh? Mengapa Engkau menyembunyikan diri-Mu pada waktu kesusahan?
2Dengan bangga, orang fasik memburu yang tertindas. Biarkan mereka ditangkap dalam rancangan yang sudah mereka rencanakan.
3Sebab, orang fasik menyombongkan hasrat jiwanya, dan orang serakah mengutuk dan menghina TUHAN.
4Orang fasik, dengan membanggakan batang hidungnya, tidak mencari Allah. Seluruh pikirannya adalah, “Tidak ada Allah.”
5Jalan-jalannya berhasil setiap waktu; Hukum-hukum-Mu tinggi, di luar pandangannya; semua musuhnya, dia remehkan.
6Dia berkata dalam hati, “Aku takkan pernah goyah. Aku takkan mengalami kemalangan turun-temurun.”
7Mulutnya dipenuhi dengan kutuk, tipu daya, dan penindasan. Bagian bawah lidahnya adalah kesusahan dan kejahatan.
8Dia duduk dalam pengintaian di desa-desa; di tempat-tempat persembunyian, dia membunuh orang tidak bersalah. Matanya mengamati orang yang tak berdaya.
9Dia mengadang di tempat tersembunyi seperti singa di sarangnya; Dia mengadang supaya dapat menangkap orang tertindas. Dia menangkap orang tertindas ketika dia menjerat mereka ke dalam jaringnya.
10Orang-orang lemah meringkuk dan menundukkan diri, mereka jatuh oleh kekuasaannya.
11Dia berkata dalam hatinya, “Allah sudah lupa. Dia telah menyembunyikan wajah-Nya. Dia takkan pernah melihatnya.”
12Bangkitlah, ya TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu. Jangan melupakan orang tertindas.
13Mengapa orang fasik menghina Allah? Dia berkata dalam hatinya, “Engkau takkan menuntut.”
14Engkau telah melihatnya karena Engkau telah memandang kesusahan dan penderitaan, dan mengambilnya dalam tangan-Mu. Orang lemah menyerahkan diri kepada-Mu. Engkau telah menjadi penolong bagi para yatim piatu.
15Patahkan lengan orang fasik dan orang jahat. Tuntutlah kefasikannya sehingga Engkau tidak menemukannya lagi.
16TUHAN adalah Raja untuk selama-lamanya dan seterusnya. Bangsa-bangsa binasa dari tanah-Nya.
17Ya TUHAN, Engkau telah mendengar hasrat orang tertindas; Engkau akan meneguhkan hati mereka; Engkau akan menyendengkan telinga-Mu
18untuk membela yatim piatu dan orang tertindas, supaya manusia bumi tidak lagi menakuti mereka!