1 Samuel 7-9
1 Samuel 7
1Orang-orang Kiryat-Yearim datang untuk mengambil Tabut Allah. Mereka membawanya ke rumah Abinadab di bukit. Mereka menguduskan anaknya, Eleazar, untuk menjaga Tabut Allah itu.
2Semenjak tabut itu tinggal di Kiryat-Yearim dalam waktu yang cukup lama, sekitar 20 tahun, seluruh bangsa Israel meratap kepada TUHAN.
TUHAN Menyelamatkan Israel
3Samuel berkata kepada seluruh bangsa Israel, katanya, “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatimu, singkirkanlah ilah-ilah asing dan Asytoret dari tengah-tengah kamu. Berikanlah hatimu kepada TUHAN dan layanilah Dia, maka Dia akan menyelamatkan kamu dari tangan orang Filistin.”
4Lalu, orang-orang Israel menyingkirkan para Baal dan Asytoret, dan hanya melayani TUHAN.
5Kemudian, Samuel berkata, “Kumpulkanlah seluruh orang Israel di Mizpa, dan aku akan berdoa kepada TUHAN bagi kamu.”
6Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Pada hari itu, mereka berpuasa di sana dan mengaku, “Kami berdosa kepada TUHAN.” Samuel pun menjadi hakim atas orang Israel di Mizpa.
7Ketika orang Filistin mendengar bahwa orang Israel berkumpul di Mizpa, raja-raja kota orang Filistin pergi mendatangi orang Israel. Ketika orang Israel mendengar hal ini, mereka menjadi takut terhadap orang Filistin.
8Orang-orang Israel berkata kepada Samuel, “Jangan berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, bagi kami supaya Dia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin.”
9Karena itu, Samuel mengambil seekor anak domba yang masih menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya sebagai kurban bakaran kepada TUHAN. Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, dan TUHAN menjawabnya.
10Ketika Samuel mempersembahkan kurban bakaran itu, orang Filistin maju mendekat untuk menyerang orang Israel. Akan tetapi, pada hari itu, TUHAN bergemuruh dengan guntur yang besar ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka sehingga mereka dikalahkan oleh orang Israel.
11Orang-orang Israel keluar dari Mizpa, mengejar orang-orang Filistin, dan memukul kalah mereka sampai ke hilir Bet-Kar.
Damai Terjadi di Israel
12Kemudian, Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya di antara Mizpa dan Yesana. Dia menamai tempat itu Eben-Haezer, katanya, “Sampai di sini, TUHAN menolong kita.”
13Demikianlah, orang Filistin ditaklukkan dan tidak lagi memasuki daerah Israel. Tangan TUHAN melawan orang-orang Filistin seumur hidup Samuel.
14Kota-kota yang direbut orang Filistin dari orang Israel dikembalikan lagi kepada Israel, dari Ekron sampai Gat. Israel juga melepaskan daerah sekitar mereka dari tangan orang Filistin. Dengan demikian, ada perdamaian antara orang Israel dan orang Amori.
15Samuel menjadi hakim atas orang Israel seumur hidupnya.
16Dari tahun ke tahun, dia berjalan berkeliling ke Betel, Gilgal, dan Mizpa, dan menjadi hakim atas orang Israel di semua tempat itu.
17Kemudian, dia akan kembali ke Rama, sebab di sanalah rumahnya dan di sanalah dia menjadi hakim atas orang Israel. Di sana, dia mendirikan mazbah bagi TUHAN.
1 Samuel 8
Israel Menginginkan Seorang Raja
1Di usianya yang sudah tua, Samuel mengangkat anak-anaknya laki-laki menjadi hakim atas Israel.
2Nama anaknya yang sulung adalah Yoel, dan nama anaknya yang kedua, Abia. Keduanya menjadi hakim di Bersyeba.
3Akan tetapi, anak-anaknya tidak mengikuti cara hidupnya. Mereka mengejar laba, menerima suap, dan memutarbalikkan keadilan.
4Karena itu, semua tua-tua Israel berkumpul dan datang kepada Samuel di Rama.
5Mereka berkata kepadanya, “Lihatlah, engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak mengikuti cara hidupmu. Sekarang, angkatlah raja bagi kami untuk memimpin kami sama seperti semua bangsa lainnya.”
6Akan tetapi, hal ini tidak menyenangkan Samuel ketika mereka berkata, “Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami.” Samuel pun berdoa kepada TUHAN.
7TUHAN berfirman kepada Samuel, “Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam hal apa pun yang mereka katakan kepadamu. Sebab, bukan kamu yang ditolak mereka, melainkan mereka menolak Aku sebagai raja mereka.
8Sama seperti semua perbuatan yang mereka lakukan pada hari Aku menuntun mereka keluar dari Mesir, bahkan sampai hari ini, yaitu meninggalkan Aku dan melayani ilah-ilah lain, demikianlah juga mereka memperlakukanmu.
9Sekarang, dengarkanlah perkataan mereka. Dengan sungguh-sungguh, peringatkanlah dan beritahukanlah kepada mereka hak raja yang akan memerintah atas mereka.”
10Samuel pun menyampaikan semua perkataan TUHAN kepada bangsa yang meminta seorang raja kepadanya.
11Katanya, “Inilah yang menjadi hak raja yang akan memerintah atas kamu: anak-anakmu laki-laki akan diambil dan ditempatkannya di kereta dan pasukan berkudanya, dan mereka akan berlari di depan keretanya.
12Dia akan mengangkat mereka sebagai panglima pasukan seribu dan panglima pasukan lima puluh, mereka akan membajak ladangnya dan menuai hasil panennya, dan membuat senjata-senjata perang kereta-keretanya.
13Lalu, anak-anak perempuanmu akan diambilnya sebagai juru campur rempah-rempah, juru masak, dan juru makanan.
14Dia akan mengambil yang terbaik dari ladang-ladangmu, kebun anggurmu, dan pohon zaitunmu, lalu memberikannya kepada pegawai-pegawainya.
15Dia akan mengambil sepersepuluh dari hasil benihmu dan kebun anggurmu, lalu memberikannya kepada pegawai-pegawainya dan hamba-hambanya.
16Dia akan mengambil hambamu laki-laki dan perempuan, pemuda-pemudamu yang terbaik, dan keledai-keledaimu, dan memakai semuanya itu untuk pekerjaannya.
17Dia akan mengambil sepersepuluh kawanan dombamu, dan kamu sendiri akan menjadi hambanya-hambanya.
18Pada hari itulah, kamu akan berseru-seru karena rajamu yang kamu pilih itu, tetapi TUHAN tidak akan menjawabmu pada hari itu.”
19Namun, bangsa itu menolak untuk mendengarkan perkataan Samuel. Mereka berkata, “Tidak! Seharusnya, ada raja atas kami.
20Kami juga akan sama seperti semua bangsa lain. Raja akan menghakimi kami, memimpin kami, dan berperang dalam pertempuran kami.”
21Samuel mendengarkan semua perkataan bangsa itu, lalu menyampaikannya ke telinga TUHAN.
22Firman TUHAN kepada Samuel, “Dengarkanlah perkataan mereka dan angkatlah seorang raja atas mereka.” Lalu, Samuel berkata kepada orang-orang Israel, “Masing-masing dari kamu pergilah ke kotanya.”
1 Samuel 9
Saul Mencari Keledai Ayahnya
1Ada seorang laki-laki dari suku Benyamin yang bernama Kish, anak Abiel, anak Zeror, anak Bekhorat, anak Afiah, dari keturunan Benyamin, seorang pria yang kaya.
2Dia mempunyai anak laki-laki yang bernama Saul, seorang pemuda yang tampan. Tidak ada seorang pun di antara orang Israel yang lebih tampan daripada dia. Dari bahu ke atas, dia lebih tinggi daripada semua orang.
3Kish, ayah Saul, kehilangan keledai-keledainya. Karena itu, Kish berkata kepada Saul, anaknya, “Bawalah seorang hamba bersamamu, dan pergilah mencari keledai-keledai itu.”
4Dia berjalan melalui Pegunungan Efraim dan berjalan melalui tanah Salisa, tetapi mereka tidak menemukannya. Lalu, mereka berjalan melalui tanah Sahalim, tetapi keledai-keledai itu tidak ada di sana. Kemudian, mereka berjalan melalui tanah Benyamin, tetapi mereka masih tidak menemukannya.
5Ketika mereka sampai ke tanah Zuf, Saul berkata kepada hambanya yang menyertainya, “Mari kita pulang. Jangan sampai ayahku tidak lagi mengkhawatirkan keledai-keledai itu, tetapi malah mencemaskan kita.”
6Hamba itu berkata kepadanya, “Tunggu, ada seorang abdi Allah di kota ini, dan dia sangat dihormati. Semua yang dikatakannya pasti terjadi. Sekarang, pergilah ke sana, mungkin dia akan memberitahukan kepada kita jalan yang harus kita lalui.”
7Saul berkata kepada hambanya, “Akan tetapi, jika kita pergi, apa yang dapat kita bawa untuk orang itu? Sebab, roti di kantong kita sudah habis, dan tidak ada pemberian untuk dibawa kepada abdi Allah itu. Apa yang kita miliki?”
8Hamba itu menjawab Saul lagi, katanya, “Lihatlah, aku memiliki 1/4 syikal perak di tanganku. Aku akan memberikannya kepada abdi Allah itu supaya dia menunjukkan jalan kepada kita.”
9Dahulu, di Israel, ketika seseorang pergi untuk meminta petunjuk Allah, dia akan berkata, “Mari kita pergi kepada pelihat.” Sebab, nabi yang sekarang ini sebelumnya disebut pelihat.
10Saul berkata kepada hambanya, “Perkataanmu benar. Mari kita pergi.” Lalu, mereka pergi ke kota tempat abdi Allah itu.
11Ketika mereka pergi mendaki ke kota itu, mereka bertemu dengan gadis-gadis yang keluar untuk menimba air. Mereka bertanya kepada gadis-gadis itu, “Adakah pelihat di sini?”
12Gadis-gadis itu menjawab, “Ada, lihatlah, dia ada di depanmu. Pergilah sekarang. Dia datang ke kota hari ini, sebab orang banyak mengadakan pengorbanan di bukit pengorbanan hari ini.
13Segera sesudah kamu masuk ke kota, kamu akan menjumpainya sebelum dia naik ke bukit pengorbanan untuk makan. Banyak orang tidak akan makan sampai dia datang karena dia yang harus memberkati kurban. Sesudah itu, barulah para undangan makan. Sekarang pergilah, sebab kamu akan segera menjumpainya.”
14Mereka pun pergi mendaki kota itu. Ketika mereka memasuki kota, Samuel yang sedang berjalan ke luar untuk naik ke bukit pengorbanan berpapasan dengan mereka.
15Sehari sebelum kedatangan Saul, TUHAN berpesan kepada Samuel, katanya,
16“Besok pagi, pada waktu seperti ini, Aku akan mengirim seorang laki-laki dari tanah Benyamin kepadamu. Kamu akan mengurapinya menjadi raja atas umat-Ku Israel. Dia akan menyelamatkan umat-Ku dari tangan orang Filistin. Sebab, Aku telah memperhatikan umat-Ku. Tangisan mereka telah sampai kepada-Ku.”
17Ketika Samuel melihat Saul, TUHAN berfirman kepadanya, “Inilah orang yang Aku katakan kepadamu. Orang inilah yang akan memerintah atas umat-Ku.”
18Saul mendekati Samuel di tengah pintu gerbang dan berkata, “Beritahukanlah kepadaku di manakah rumah pelihat itu?”
19Samuel menjawab Saul, “Akulah pelihat itu. Naiklah mendahuluiku ke bukit pengorbanan, sebab hari ini kamu akan makan bersamaku. Besok pagi, aku akan membiarkanmu pergi dan aku akan menceritakan segala sesuatu yang ada dalam hatimu.
20Tentang keledai-keledaimu yang telah hilang tiga hari yang lalu, janganlah hatimu susah, sebab mereka sudah ditemukan. Namun, siapakah yang memiliki segala keinginan orang Israel? Bukankah semua itu ada padamu dan seluruh keturunan keluargamu?”
21Saul menjawab, “Bukankah aku ini orang Benyamin, dari suku yang terkecil di Israel? Bukankah keluargaku yang paling kecil dari seluruh keturunan suku Benyamin? Mengapa engkau mengatakan perkataan ini kepadaku?”
22Kemudian, Samuel membawa Saul dan hambanya masuk ke ruang tamu. Mereka ditempatkan di tempat utama di depan para undangan, yang jumlahnya kira-kira tiga puluh orang.
23Kemudian, Samuel berkata kepada juru masak, “Bawalah bagian yang sudah kuberikan kepadamu, dengan pesan, ‘Sisihkanlah ini.’”
24Lalu, juru masak itu mengambil paha dan bagian yang ada di atasnya, dan meletakkannya di hadapan Saul. Samuel berkata, “Lihatlah, bagian yang disisihkan ini diletakkan di hadapanmu. Makanlah, sebab telah disisihkan bagimu pada perayaan ini, sejak aku berkata, ‘Aku telah mengundang banyak orang.’” Sesudah itu, Saul makan bersama Samuel pada hari itu.
25Setelah turun dari bukit pengorbanan, mereka masuk ke kota. Samuel berbicara dengan Saul di atas atap.
26Mereka bangun pagi-pagi, dan ketika fajar menyingsing, Samuel memanggil Saul ke atas atap, “Bangunlah, aku akan mengantarmu.” Saul pun bangun, dan keduanya, dia dan Samuel, pergi keluar.
27Ketika mereka turun sampai ke batas kota, Samuel berkata kepada Saul, “Katakanlah kepada hamba itu supaya dia pergi mendahului kita. Namun, kamu berhentilah sebentar, aku akan memberitahukan firman Allah kepadamu.”