Ayub 16-18
Ayub 16
Keluhan Ayub tentang Perlakuan Allah
1Kemudian, Ayub menjawab, katanya,
2“Aku telah mendengar banyak hal seperti itu. Kamu semua adalah penghibur yang menyedihkan.
3Akankah perkataanmu yang penuh angin akan ada habisnya? Atau, apa yang memancingmu sehingga kamu menjawab?
4Aku juga bisa berkata-kata sepertimu, jika kamu berada di tempatku. Aku bisa menyusun kata-kata bersama untuk melawanmu, dan menggeleng-gelengkan kepalaku terhadap kamu.
5Aku bisa menguatkanmu dengan mulutku, dan penghiburan dari bibirku akan melegakan sakitmu.
6Jika aku berbicara, penderitaanku tidak terlegakan, tetapi jika aku berdiam diri, bagaimana aku bisa lega?
7Sungguh, sekarang Allah telah membuatku sangat lelah; Dia telah membuatku terasing dari semua temanku.
8Dia telah membelengguku, dan inilah yang telah menjadi saksi; kekurusanku bangkit melawan aku, dan bersaksi di depanku.
9Dia telah mencabik-cabik aku dalam kemurkaan-Nya dan membenci aku; Dia telah mengertakkan gigi-Nya terhadap aku; musuhku menajamkan mata-Nya untuk melawan aku.
10Orang-orang telah membuka mulut melawan aku; mereka telah menampar pipiku dengan cibiran; mereka berkumpul bersama-sama melawan aku.
11Allah telah menyerahkan aku kepada orang-orang tidak beriman, dan melemparkan aku ke dalam tangan orang-orang fasik.
12Aku dahulu hidup dengan tenang, tetapi Dia meremukkan aku. Dia telah mencengkeram tengkukku, dan menghancurkanku hingga berkeping-keping. Dia telah menjadikan aku sasaran-Nya.
13Para pemanah-Nya mengepung aku. Tanpa belas kasihan, Dia membelah ginjalku, dan menumpahkan empeduku ke tanah.
14Dia menghancurkanku, robekan demi robekan; Dia mengejarku seperti seorang prajurit.
15Aku telah menjahit kain kabung di sekujur kulitku, dan menaruh kekuatanku di dalam debu.
16Wajahku merah karena menangis, dan kegelapan yang kelam ada di kelopak mataku,
17meskipun tidak ada kejahatan dalam tanganku, dan doaku murni.
18Hai bumi, jangan sembunyikan darahku, dan biarlah teriakanku tidak menemukan tempat perhentian.
19Bahkan, sekarang, lihatlah, Saksiku ada di surga, dan Dia yang bersaksi untukku ada di tempat yang tinggi.
20Sahabat-sahabatku mencemooh aku; mataku menangis kepada Allah,
21supaya Dia memutuskan perkara antara manusia dan Allah, seperti seseorang membela sesamanya.
22Sebab, setelah beberapa tahun tiba, aku akan pergi menempuh jalan yang tidak akan kutempuh kembali.”
Ayub 17
1“Semangatku patah, hari-hariku telah padam, dan kuburan telah tersedia bagiku.
2Sungguh, para pengejek ada bersamaku, dan mataku terus tertuju pada hasutan mereka.
3Buatlah kesepakatan untuk aku dengan Engkau. Siapa di sana yang akan memberi keamanan untuk aku?
4Sebab, Engkau telah menutup hati mereka terhadap pengertian; karena itu, Engkau tidak akan membiarkan mereka menang.
5Dia, yang mengkhianati sahabat-sahabatnya demi mendapatkan bagian dari hartanya, mata anak-anaknya akan menjadi rabun.
6Allah telah menjadikanku buah bibir banyak orang. Akulah orang yang wajahnya diludahi.
7Mataku telah menjadi redup karena kesedihan; seluruh anggota tubuhku seperti bayang-bayang.
8Orang-orang tulus menjadi terkejut akan hal ini; orang-orang tidak bersalah bangkit melawan orang-orang tidak beriman.
9Namun, orang-orang benar akan berpegang pada jalannya, dan orang yang bersih tangannya akan bertambah kuat dan semakin kuat.
10Akan tetapi, kamu, datanglah kembali, kamu semua, aku tidak akan menemukan orang berhikmat di antaramu.
11Hari-hariku telah berlalu, rencana-rencanaku gagal, yaitu keinginan-keinginan hatiku.
12Mereka membuat malam menjadi siang; mereka berkata, ‘Terang sudah dekat di hadapan kegelapan.’
13Apabila aku mengharapkan dunia orang mati menjadi rumahku, apabila aku membuat tempat tidurku dalam kegelapan,
14apabila aku berseru-seru kepada liang kubur, ‘Kamu adalah ayahku,’ dan kepada cacing, ‘Ibuku’, atau, ‘Saudara perempuanku,’
15di mana harapanku? Siapa yang akan melihat harapanku?
16Akankah ia turun ke pintu gerbang dunia orang mati? Akankah kita bersama-sama turun ke dalam debu?”
Ayub 18
Orang Fasik Pasti Binasa
1Lalu, Bildad, orang Suah, menjawab, katanya,
2“Berapa lama lagi kamu akan mencari kata-kata? Pertimbangkanlah, maka kami akan berbicara.
3Mengapa kami dipandang sebagai binatang, dan bodoh menurut pandanganmu?
4Kamu, yang menghancurkan dirimu sendiri dalam kemarahanmu, akankah bumi ditinggalkan demi kamu, atau gunung batu dipindahkan dari tempatnya?
5Memang, terang orang fasik dipadamkan, dan percikan apinya tidak lagi menyala.
6Terang dalam kemahnya menjadi gelap, dan pelita di atasnya dipadamkan.
7Langkahnya yang gagah diperpendek, dan rancangannya sendiri membuatnya jatuh.
8Sebab, dia tersandung ke dalam jala oleh kakinya sendiri, dan dia berjalan menuju jeratnya.
9Perangkap menangkap tumitnya, dan jerat pun mencengkeram erat dia.
10Tali disembunyikan untuknya di dalam tanah, dan jebakan baginya ada di jalannya.
11Kengerian menakutinya di setiap sisi, dan mengejarnya pada setiap langkahnya.
12Kekuatannya merana, dan malapetaka siap untuk kejatuhannya.
13Ia memakan bagian-bagian kulitnya; kematian yang paling mengerikan melahap anggota-anggota tubuhnya.
14Dia diseret dari kemahnya yang dipercayanya, dan dibawa kepada raja kengerian.
15Tidak ada barang-barang miliknya di dalam kemahnya; belerang tersebar di sekeliling tempat tinggalnya.
16Akar-akarnya yang di bawah mengering, dan cabang-cabangnya yang di atas menjadi layu.
17Kenangannya lenyap dari bumi, dan dia tidak punya nama lagi di jalanan.
18Dia diusir dari terang ke dalam kegelapan, dan dihalau dari dunia.
19Dia tidak mempunyai anak cucu atau keturunan di antara bangsanya; tidak ada yang selamat di tempat dia biasa hidup.
20Mereka yang di barat terkejut akan harinya, dan mereka yang di timur dicengkeram oleh ketakutan.
21Sesungguhnya, begitulah tempat kediaman orang jahat, dan seperti itulah tempat tinggal orang yang tidak mengenal Allah.”