Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Hakim-Hakim 16-18
Hakim-Hakim 16
Simson Pergi ke Kota Gaza
1Simson pergi ke Gaza dan melihat seorang perempuan sundal di sana, lalu datang menghampiri perempuan itu.
2Orang-orang Gaza berkata, “Simson datang ke sini.” Lalu, mereka mengepung dan mengadang sepanjang malam di pintu gerbang kota. Mereka hanya berdiam diri di sepanjang malam itu, lalu berkata, “Menjelang fajar menyingsing besok pagi, kita akan membunuhnya.”
3Akan tetapi, Simson tidur di sana hanya sampai tengah malam, lalu pada waktu tengah malam, dia bangun dan memegang daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang pintu. Dia mencabutnya dengan palang-palangnya, lalu dia meletakkannya di atas kedua bahunya, kemudian dia naik ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron.
Simson dan Delila
4Sesudah itu, Simson jatuh cinta kepada seorang perempuan dari Lembah Sorek, bernama Delila.
5Lalu, raja-raja kota orang Filistin datang kepada perempuan itu dan berkata, “Bujuklah dia untuk mengetahui mengapa kekuatannya begitu besar? Bagaimanakah kita dapat mengalahkannya dan mengikatnya untuk menundukkannya? Kami masing-masing akan memberimu 1.100 uang perak.”
6Kemudian, Delila berkata kepada Simson, “Kumohon, ceritakan kepadaku, mengapa kekuatanmu begitu besar? Dengan apakah engkau dapat diikat untuk ditundukkan?”
7Simson berkata kepadanya, “Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru, aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti manusia lain.”
8Lalu, para raja kota orang Filistin membawa tujuh tali busur yang baru yang belum kering untuk mengikatnya.
9Sementara itu, beberapa orang menunggu di kamarnya. Lalu, perempuan itu berseru kepadanya, “Orang-orang Filistin menyerangmu, Simson!” Akan tetapi, dia memutuskan tali-tali busur itu seperti tali rami yang putus apabila kena api. Karena itu, belumlah diketahui letak kekuatannya itu.
10Lalu, Delila berkata kepada Simson, “Sesungguhnya, engkau telah mempermainkan aku dengan berkata bohong kepadaku. Sekarang, tolong beritahukan, dengan apakah engkau dapat diikat?”
11Simson berkata kepadanya, “Jika aku diikat erat-erat dengan tali baru yang belum digunakan untuk pekerjaan apa pun, aku akan menjadi lemah seperti manusia lain.”
12Delila mengambil tali baru, mengikat Simson, kemudian berseru kepadanya, “Orang-orang Filistin menyergapmu, Simson!” Bersiap-siaplah orang yang bersembunyi di kamarnya, tetapi diputuskannya tali-tali dari tangannya seperti benang.
13Kemudian, Delila berkata kepada Simson, “Sampai sekarang engkau telah mempermainkan dan berkata bohong kepadaku. Beritahukanlah kepadaku dengan apa engkau dapat diikat. Dia berkata kepadanya, “Jika engkau menjalin ketujuh kepangan rambutku dengan lungsin, aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain.”
14Lalu, ketika dia tidur, perempuan itu mengambil ketujuh kepangan rambutnya, menjalinnya dengan lungsin, dan mengokohkannya dengan patok. Kemudian, dia berseru kepadanya, “Orang-orang Filistin menyerangmu, Simson!” Akan tetapi, Simson terbangun dari tidurnya dan disentaknya patok tenunan hingga lepas dari lungsin itu.
15Perempuan itu berkata kepadanya, “Bagaimana mungkin engkau berkata mencintaiku sementara hatimu tidak bersamaku? Sekarang, sudah tiga kali engkau mempermainkan aku dan tidak memberitahukan mengapa kekuatanmu begitu besar.”
16Kemudian, perempuan itu merengek-rengek berhari-hari kepadanya dengan perkataan-perkataannya dan mendesak dia sehingga Simson tidak dapat lagi menahan hatinya, seperti mau mati saja.
17Lalu, diberitahukanlah seluruh isi hatinya, katanya, “Pisau cukur tidak pernah mengenai kepalaku, sebab aku ini seorang nazir bagi Allah sejak dari kandungan ibuku. Jika kepalaku dicukur, kekuatanku akan hilang dariku. Dan, aku menjadi lemah dan menjadi seperti semua orang lain.”
18Ketika Delila melihat bahwa Simson telah memberitahukan seluruh isi hatinya, dia menyuruh dan memanggil para raja orang Filistin, dengan berkata, “Datanglah sekali lagi, sebab dia telah memberitahukan semua isi hatinya kepadaku.” Kemudian, para raja orang Filistin datang kepadanya sambil membawa uang bagiannya.
19Lalu, Simson tertidur di pangkuannya, dan dia memanggil seseorang untuk mencukur ketujuh jalin rambutnya. Simson mulai ditundukkan karena kekuatan dari dirinya hilang.
20Perempuan itu berseru, “Orang-orang Filistin menyergapmu, Simson!” Simson terbangun dari tidurnya, dan berkata, “Aku akan lolos seperti yang sudah-sudah dan akan meronta lepas.” Akan tetapi, dia tidak tahu bahwa TUHAN telah meninggalkannya.
21Orang-orang Filistin menangkapnya dan mencungkil kedua matanya, lalu membawanya ke Gaza. Mereka mengikatnya dengan rantai tembaga, dan dia menjadi penggiling di dalam penjara.
22Akan tetapi, rambut di kepalanya mulai tumbuh lagi setelah dicukur.
23Lalu, para raja orang Filistin berkumpul untuk mengadakan persembahan yang besar kepada Dagon, ilah mereka, sambil bersukacita. Mereka berkata, “Ilah kita menyerahkan Simson, musuh kita, ke dalam tangan kita.”
24Ketika bangsa itu melihat Simson, mereka memuji ilah mereka, dengan berkata: “Sudah diserahkan oleh ilah ke dalam tangan kita, musuh dan perusak tanah kita, yang membunuh banyak orang dari kita.”
25Saat hati mereka riang gembira, mereka berkata, “Panggillah Simson, dan biarlah dia menjadi bahan ejekan kita.” Mereka memanggil Simson dari dalam penjara, lalu dia melawak di hadapan mereka. Mereka menyuruhnya berdiri di antara tiang-tiang.
26Simson berkata kepada anak yang menuntun tangannya, “Lepaskanlah aku dan biarkan aku meraba-raba tiang-tiang yang menyangga gedung ini supaya aku bersandar di sana.”
27Pada saat itu, gedung penuh dengan laki-laki dan perempuan, dan semua raja orang Filistin ada di sana. Di atas atap rumah, ada tiga ribu orang laki-laki dan perempuan yang menyaksikan lawakan Simson.
28Simson berseru kepada TUHAN, katanya, “Ya TUHAN Allah, ingatlah kiranya kepadaku dan kuatkanlah aku hanya sekali ini untuk melakukan satu pembalasan untuk kedua mataku terhadap orang Filistin.”
29Kemudian, Simson merangkul kedua tiang tengah yang menyangga bangunan itu, lalu bertopang pada satu tiang dengan tangan kanannya, dan pada tiang yang lain dengan tangan kirinya.
30Simson berkata, “Biarlah aku mati bersama-sama dengan orang Filistin ini.” Kemudian, dia membungkuk sekuat-kuatnya sehingga bangunan itu roboh menimpa ke atas para raja kota dan seluruh orang yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuh pada saat kematian Simson lebih banyak dari yang dibunuh semasa dia hidup.
31Kemudian, saudara-saudaranya dan seluruh keluarga ayahnya datang untuk mengangkat dan membawa mayat Simson, lalu menguburkannya di antara Zora dan Esytaol di dalam kubur Manoah, ayahnya. Dia menjadi hakim atas Israel selama 20 tahun.
Hakim-Hakim 17
Berhala-Berhala Mikha
1Ada seorang laki-laki dari Pegunungan Efraim bernama Mikha.
2Dia berkata kepada ibunya, “Ada 1.100 uang perak yang diambil darimu, sampai-sampai engkau mengucapkan kutuk di telingaku, sesungguhnya uang itu ada padaku. Akulah yang mengambilnya.” Ibunya berkata, “Diberkatilah anakku oleh TUHAN.”
3Lalu, dia mengembalikan 1.100 uang perak itu kepada ibunya. Lalu, ibunya berkata, “Aku mau menguduskan uang perak itu bagi TUHAN, aku menyerahkannya kepada anakku untuk dibuat patung pahatan dan patung tuangan. Sekarang, aku kembalikan uang itu kepadamu.”
4Akan tetapi, dia mengembalikan uang perak itu kepada ibunya. Lalu, perempuan itu mengambil 200 uang perak dan memberikannya kepada tukang perak, yang membuat patung pahatan dan patung tuangan dari uang itu. Dia meletakkan semuanya itu di rumah Mikha.
5Mikha ini memiliki kuil untuk berhalanya. Dia membuat baju efod dan terafim, lalu menahbiskan salah seorang anak laki-lakinya untuk menjadi imam.
6Pada waktu itu, tidak ada raja di Israel sehingga setiap orang melakukan apa yang benar dalam pandangannya sendiri.
7Ada seorang pemuda dari Betlehem-Yehuda. Dia seorang Lewi yang tinggal di sana, di antara suku Yehuda.
8Orang itu pergi dari kota Betlehem-Yehuda untuk tinggal di mana saja dia mendapat tempat. Dalam melakukan perjalanannya, dia sampai ke Pegunungan Efraim, ke rumah Mikha.
9Mikha bertanya kepadanya, “Dari mana engkau datang?” Orang itu berkata kepadanya, “Aku orang Lewi dari Betlehem-Yehuda. Aku pergi untuk menetap di mana saja aku mendapat tempat.”
10Mikha berkata kepadanya, “Tinggallah bersamaku dan jadilah bapak dan imam bagiku. Setiap tahun, aku akan memberikan kepadamu 10 uang perak, sepasang pakaian dan makanan.” Lalu, orang Lewi itu masuk ke rumahnya.
11Orang Lewi itu bersedia untuk tinggal bersamanya. Jadilah orang muda itu seperti salah seorang anaknya sendiri.
12Tangan Mikha menahbiskan orang Lewi itu, dan orang muda itu menjadi imam, serta tinggal di rumah Mikha.
13Mikha berkata, “Sekarang, aku tahu bahwa TUHAN berbuat baik kepadaku, sebab ada orang Lewi menjadi imamku.”
Hakim-Hakim 18
Orang Dan Merebut Kota Lais
1Pada zaman itu, tidak ada raja di Israel, dan pada zaman itu, suku Dan sedang mencari milik pusaka untuk didiami. Sebab, sampai hari itu, mereka belum mendapat bagian milik pusaka di antara suku-suku Israel.
2Karena itu, keturunan Dan mengutus lima orang dari seluruh jumlah mereka, orang-orang yang perkasa dari Zora dan Esytaol, untuk mengintai negeri itu dan menyelidikinya. Mereka berkata kepada orang-orang itu, “Pergi, selidikilah negeri itu!” Orang-orang itu sampai di Pegunungan Efraim, di rumah Mikha, lalu bermalam di sana.
3Ketika mereka berada di dekat rumah Mikha, mereka mengenal logat orang muda dari suku Lewi itu, lalu mereka singgah di sana dan bertanya kepadanya, “Siapakah yang membawamu kemari? Apakah yang kamu lakukan di tempat ini? Apa pekerjaanmu di sini?”
4Dia berkata kepada mereka, “Begini begitulah yang dilakukan Mikha kepadaku. Dia mengupah aku dan aku menjadi imamnya.”
5Mereka berkata kepadanya, “Tolong, tanyakanlah kepada Allah supaya kami tahu apakah perjalanan yang kami tempuh ini akan berhasil?”
6Imam itu berkata kepada mereka, “Pergilah dalam damai. Perjalanan yang kamu tempuh itu dipandang baik oleh Tuhan.”
7Lalu, kelima orang itu pergi, lalu sampai ke Lais. Mereka melihat bahwa rakyat yang tinggal di sana hidup dengan aman dan tenteram menurut adat orang Sidon. Mereka tidak kekurangan apa pun di atas bumi, justru kaya harta. Mereka menjauh dari orang Sidon dan tidak bergaul dengan siapa pun.
8Ketika mereka pulang kepada saudara-saudaranya di Zora dan Esytaol, saudara-saudara mereka berkata kepadanya, “Apakah yang kamu dapatkan?”
9Mereka berkata, “Bangunlah, dan mari kita maju menyerang mereka. Sebab, kami telah melihat negeri itu, dan sungguh sangat baik. Apakah engkau akan tinggal diam? Jangan berlambat-lambat untuk pergi, memasuki, dan menduduki negeri itu!”
10Apabila engkau memasukinya, engkau akan mendapati rakyatnya yang hidup dengan tenteram dan negeri yang luas. Sebab, Allah telah menyerahkannya ke dalam tanganmu. Itulah negeri yang di dalamnya tidak kekurangan apa pun di atas bumi.”
11Lalu, enam ratus orang suku Dan yang dipersenjatai berangkat dari Zora dan Esytaol.
12Mereka pergi dan berkemah di Kiryat-Yearim, di tanah Yehuda. Itulah sebabnya, tempat itu dinamai Mahane-Dan sampai hari ini, letaknya di sebelah barat Kiryat-Yearim.
13Mereka berjalan dari sana ke Pegunungan Efraim dan sampai di rumah Mikha.
14Kelima orang yang telah pergi mengintai negeri Lais berbicara kepada saudara-saudara sesukunya, “Tahukah kamu bahwa rumah ini mempunyai efod, terafim, patung pahatan, dan patung tuangan? Karena itu, ketahuilah apa yang harus kaulakukan.”
15Mereka pun menuju ke sana, lalu sampai di rumah orang muda dari suku Lewi itu, yaitu di rumah Mikha, dan menanyakan kabarnya.
16Bersamaan dengan itu, keenam ratus orang dari keturunan Dan yang diperlengkapi dengan senjata berdiri di pintu gerbang.
17Kelima orang yang telah pergi mengintai negeri itu maju dan masuk ke dalam serta mengambil patung pahatan, efod, terafim, dan patung tuangan itu. Para imam berdiri di pintu gerbang dengan keenam ratus orang yang diperlengkapi dengan senjata perang.
18Ketika mereka masuk ke dalam rumah Mikha dan mengambil patung pahatan, efod, terafim, dan patung tuangan, imam itu berkata kepada mereka, “Apa yang kamu lakukan?”
19Mereka berkata kepadanya, “Diam, letakkanlah tanganmu ke mulutmu dan ikutlah bersama kami untuk menjadi bapak dan imam kami. Manakah yang lebih baik bagimu, menjadi imam atas seisi rumah seseorang atau menjadi imam atas suku dan keturunan Israel?”
20Hati imam itu bergembira. Dia mengambil efod, terafim, dan patung pahatan itu, dan masuk ke tengah-tengah orang banyak.
21Lalu, mereka berbalik dan pergi, dengan menempatkan anak-anak, dan ternak, dan barang-barang yang berharga di depan mereka.
22Ketika mereka telah jauh dari rumah Mikha, orang-orang yang tinggal di rumah yang berdekatan dengan rumah Mikha berkumpul dan mengejar keturunan Dan itu.
23Mereka memanggil-manggil keturunan Dan sehingga mereka berbalik dan berkata kepada Mikha, “Apa maksudmu datang dengan mengerahkan banyak orang?”
24Dia berkata, “Kamu telah mengambil ilah-ilahku yang telah aku buat, juga imamku, lalu pergi. Apa lagi yang tersisa? Mengapa kamu bertanya kepadaku, ‘Apa sebabnya?’”
25Keturunan Dan berkata kepadanya, “Jangan terdengar lagi perkataanmu kepada kami supaya jangan ada orang yang menyerang karena sakit hati, lalu menghilangkan nyawamu dan nyawa kehidupan keluargamu.”
26Lalu, keturunan Dan pergi melanjutkan perjalanannya. Ketika Mikha melihat mereka lebih kuat darinya, dia berbalik dan pulang ke rumahnya.
27Kemudian, keturunan Dan membawa barang-barang yang dibuat Mikha, juga imam kepunyaannya, lalu datang ke Lais, yang rakyatnya hidup dengan aman dan tenteram. Mereka mengalahkannya dengan mata pedang dan membakar kotanya dengan api.
28Tidak ada orang yang menolong, sebab kota itu jauh dari Sidon, dan mereka tidak bergaul dengan siapa pun juga. Kota itu terletak di Lembah Bet-Rehob. Keturunan Dan mendirikan kota itu kembali dan menetap di sana.
29Mereka menamai kota itu dengan nama Dan, seperti nama nenek moyang mereka, Dan, yang lahir bagi Israel. Akan tetapi, Lais adalah nama kota itu pada awalnya.
30Keturunan Dan mendirikan patung pahatan. Lalu, Yonatan, anak Gersom, anak Musa, menjadi imam bersama anak-anaknya bagi suku Dan, sampai pada masa mereka diangkut ke dalam negeri pembuangan.
31Lalu, mereka menempatkan patung pahatan yang dibuat Mikha bagi diri mereka sendiri sepanjang waktu selama rumah Allah ada di Silo.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365