Imamat 19-21
Imamat 19
Israel Milik Allah
1TUHAN berfirman kepada Musa, kata-Nya,
2“Katakanlah kepada seluruh umat Israel perkataan ini: ‘Akulah TUHAN, Allahmu. Haruslah kamu kudus, sebab Aku TUHAN, Allahmu, kudus.
3Setiap orang di antara kamu harus menghormati ibu dan ayahnya dan tetap memelihara hari Sabat-Ku. Akulah TUHAN, Allahmu.
4Jangan menyembah berhala-berhala. Jangan membuat patung tuangan bagimu. Akulah TUHAN, Allahmu.
5Bila kamu mempersembahkan kurban pendamaian kepada TUHAN, kamu harus mempersembahkannya dengan benar supaya kamu diterima.
6Kurban itu harus dimakan pada hari kamu mempersembahkannya. Juga boleh dimakan keesokan harinya. Namun, jika ada sisa sampai hari ketiga, sisa itu harus dibakar habis dengan api.
7Jika dimakan pada hari ketiga, kurban itu menjadi tercemar, dan tidak akan diterima.
8Setiap orang yang memakannya akan menanggung kesalahannya. Sebab, dia telah menajiskan sesuatu yang kudus bagi TUHAN. Nyawa orang itu harus dilenyapkan dari bangsanya.
9Bila kamu memanen hasil ladangmu, jangan memanen seluruh ladang sampai ke ujungnya. Jangan memungut hasil panen yang tertinggal dari penuaianmu.
10Jangan petik seluruh buah anggur dalam kebun anggurmu dan jangan pungut buah anggur yang jatuh ke tanah. Tinggalkanlah itu bagi orang miskin dan pendatang. Akulah TUHAN, Allahmu.
11Jangan mencuri, jangan berbohong, jangan berdusta pada orang lain.
12Jangan bersumpah palsu demi nama-Ku supaya kamu tidak mencemarkan nama Allahmu. Akulah TUHAN.
13Jangan menindas atau merampas sesamamu. Jangan menahan upah seorang buruh sepanjang malam sampai pagi.
14Jangan mengutuki orang tuli. Jangan menaruh batu sandungan di depan orang buta. Akan tetapi, hormatilah Allahmu. Akulah TUHAN.
15Jangan melakukan kecurangan dalam pengadilan. Jangan berpihak, baik kepada orang miskin ataupun orang kaya dalam persidangan. Kamu harus mengadili sesamamu dengan adil.
16Jangan menyebarkan fitnah tentang sesamamu. Jangan melakukan sesuatu yang membahayakan hidup sesamamu. Akulah TUHAN.
17Jangan membenci sesamamu di dalam hatimu. Namun, tegurlah dengan terus terang kesalahan yang mereka lakukan supaya kamu tidak berdosa karena orang itu.
18Jangan membalas dendam dan jangan menyimpan dendam terhadap sesamamu. Akan tetapi, kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri. Akulah TUHAN.
19Kamu harus memelihara semua hukum-Ku. Jangan mengawinkan dua jenis ternak yang berbeda. Jangan menaburi ladangmu dengan dua jenis bibit yang berbeda. Jangan mengenakan pakaian yang terbuat dari dua macam bahan yang berbeda.
20Apabila seorang laki-laki mengadakan hubungan seksual dengan budak perempuan orang lain, yang belum ditebus atau dibebaskan, perbuatan itu harus mendapat hukuman. Namun, jangan dihukum mati karena budak perempuan itu belum dibebaskan.
21Laki-laki itu harus membawa kurban penghapus salahnya kepada TUHAN di pintu masuk tenda pertemuan, yaitu seekor domba jantan untuk kurban penghapus salah.
22Imam harus mengadakan pendamaian untuk orang itu atas dosa yang telah dilakukannya. Imam harus mempersembahkan domba jantan kurban penebus salah itu di hadapan TUHAN. Dengan demikian, orang itu akan diampuni dosanya.
23Kelak, ketika kamu memasuki negeri itu dan menanam berbagai macam pohon untuk makanan, kamu harus menganggap buahnya terlarang selama tiga tahun pertama. Itu tidak boleh kamu makan.
24Namun, pada tahun keempat, semua buah pohon itu kudus dan harus dipersembahkan sebagai persembahan pujian bagi TUHAN.
25Pada tahun kelima, kamu boleh memakan buah dari pohon itu. Dan, pohon itu akan menghasilkan lebih banyak buah bagimu. Akulah TUHAN, Allahmu.
26Jangan makan sesuatu yang masih ada darahnya. Jangan melakukan praktik perdukunan atau ramalan.
27Jangan mencukur tepi rambut kepalamu dan tepi janggutmu.
28Jangan melukai tubuhmu sebagai cara untuk mengenang orang mati. Jangan membuat tato pada tubuhmu. Akulah TUHAN.
29Jangan merusak kesucian anak perempuanmu dengan menjadikannya pelacur supaya negeri itu tidak melakukan pelacuran dan penuh dengan kejahatan.
30Kamu harus memelihara hari Sabat-Ku dan menghormati tempat kudus-Ku. Akulah TUHAN.
31Jangan mencari peramal atau tukang sihir untuk meminta nasihat. Mereka hanya akan membuatmu najis. Akulah TUHAN, Allahmu.
32Berdirilah di hadapan orang tua, hormatilah mereka. Takutlah akan Allahmu. Akulah TUHAN.
33Jika seorang pendatang tinggal di negerimu, janganlah menindasnya.
34Kamu harus memperlakukan mereka seperti saudara sebangsamu. Kasihilah mereka seperti dirimu sendiri. Ingatlah, dahulu kamu juga orang asing di Mesir. Akulah TUHAN, Allahmu!
35Janganlah berbuat curang dalam persidangan, dalam hal ukuran, atau dalam hal timbangan dan sukatan.
36Neraca dan timbanganmu harus seimbang, ukuran efa dan hinmu harus benar. Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawamu keluar dari tanah Mesir.
37Kamu harus memelihara semua hukum dan peraturan-Ku serta melakukannya. Akulah TUHAN.’”
Imamat 20
Peringatan terhadap Penyembahan Berhala
1TUHAN berfirman kepada Musa,
2“Katakanlah kepada umat Israel: ‘Setiap orang yang tinggal di Israel, baik warga Israel atau pendatang, yang menyerahkan anaknya kepada Molokh harus dihukum mati. Orang negeri itu harus merajamnya dengan batu.
3Aku sendiri akan memalingkan wajah-Ku dari orang itu dan melenyapkan dia dari antara bangsanya. Sebab, dia telah menyerahkan anaknya kepada Molokh sehingga mencemarkan tempat kudus-Ku dan menajiskan nama-Ku yang kudus.
4Akan tetapi, jika penduduk negeri itu tidak mau tahu terhadap orang itu ketika dia menyerahkan anaknya kepada Molokh, dan tidak menghukum mati dia,
5Aku sendiri akan memalingkan wajah-Ku dari orang itu dan keluarganya. Aku akan melenyapkan semua orang yang ikut melakukan perzinaan dengan menyembah Molokh.
6Bila seseorang berpaling kepada dukun dan peramal, orang itu telah berzina. Aku juga akan memalingkan wajah-Ku dari orang itu dan akan melenyapkannya dari antara bangsanya.
7Oleh sebab itu, kuduskanlah dirimu, jadilah kudus. Sebab, Akulah TUHAN, Allahmu.
8Kamu harus memelihara semua hukum-Ku dan melakukannya. Akulah TUHAN yang menguduskanmu.
9Setiap orang yang mengutuk ayah atau ibunya harus dihukum mati. Dia telah mengutuk ayah atau ibunya, dia sendiri yang menanggung utang darahnya.
Hukuman atas Dosa Seksual
10Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan istri sesamanya, kedua pelaku perzinaan itu harus dihukum mati.
11Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan istri ayahnya, kedua pelaku perzinaan harus dihukum mati. Mereka akan menanggung utang darahnya sendiri.
12Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan menantunya perempuan, keduanya harus dihukum mati. Mereka telah melakukan penyimpangan. Mereka akan menanggung utang darahnya sendiri.
13Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan sesama laki-laki seperti dengan seorang perempuan, keduanya telah melakukan kekejian. Mereka harus dihukum mati. Mereka akan menanggung utang darahnya sendiri.
14Jika seorang laki-laki menikahi seorang perempuan dan ibunya, itu adalah perbuatan mesum. Ketiganya harus dibakar supaya tidak ada perbuatan mesum di antara umatmu.
15Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan seekor binatang, keduanya harus dihukum mati.
16Jika seorang perempuan melakukan hubungan seksual dengan seekor binatang, kamu harus menghukum mati keduanya. Mereka akan menanggung utang darahnya sendiri.
17Jika seorang laki-laki menikahi saudara perempuannya, yaitu anak perempuan ayah atau ibunya, dan melakukan hubungan seksual dengannya, itu adalah aib. Mereka harus dilenyapkan di hadapan seluruh bangsanya. Laki-laki itu telah melakukan hubungan seksual dengan saudara perempuannya dan ia akan menanggung hukuman atas kesalahannya.
18Jika seorang laki-laki melakukan hubungan seksual dengan seorang perempuan yang sedang haid, keduanya harus dilenyapkan dari antara bangsanya. Laki-laki itu telah membuka lelehan darahnya dan perempuan itu telah menunjukkan lelehan darahnya.
19Jangan mengadakan hubungan seksual dengan bibimu, baik dari ayah maupun ibumu. Orang yang seperti itu telah membuat aib bagi kerabatnya. Keduanya akan menanggung hukuman atas kesalahan mereka.
20Jika seseorang melakukan hubungan seksual dengan istri pamannya, ia telah membuat aib terhadap pamannya. Mereka akan menanggung kesalahan itu. Mereka akan mati tanpa memiliki anak.
21Jika seseorang mengambil istri saudaranya, itu adalah suatu aib bagi saudaranya. Mereka tidak akan memiliki anak.
22Oleh sebab itu, kamu harus memelihara seluruh hukum dan peraturan-Ku serta melakukannya supaya negeri yang akan Kuberikan kepadamu untuk ditinggali tidak memuntahkan kamu.
23Janganlah kamu mengikuti kebiasaan bangsa yang akan Kuusir di hadapanmu. Sebab, mereka telah melakukan semua yang Aku larang itu sehingga Aku muak terhadap mereka.
24Aku telah berkata kepadamu, ‘Kamu akan memiliki negeri mereka. Aku sendiri yang akan memberikannya kepadamu, yaitu negeri yang berlimpah susu dan madunya. Akulah TUHAN, Allahmu, yang telah memisahkanmu dari bangsa-bangsa lain’.
25Oleh sebab itu, kamu harus membedakan hewan yang najis dan yang tahir, burung yang najis dan yang tahir. Jangan mencemari dirimu sendiri dengan hewan, burung, atau semua yang merayap di tanah, yang telah Kupisahkan sebagai binatang yang najis.
26Kuduslah kamu sebab Aku, TUHAN, adalah kudus. Aku telah memisahkanmu dari bangsa-bangsa lain untuk menjadi milik-Ku.
27Jika seorang lelaki atau perempuan menjadi dukun dan peramal, dia harus dihukum mati dengan dirajam batu. Mereka akan menanggung utang darahnya sendiri.”
Imamat 21
Peraturan untuk Imam
1TUHAN berfirman kepada Musa, “Katakanlah kepada para imam, yaitu anak-anak Harun, katakanlah, ‘Seorang imam tidak boleh menajiskan dirinya dengan menyentuh orang mati dari antara umatnya,
2kecuali keluarga dekatnya, yaitu ibu, ayah, anak laki-laki, anak perempuan, atau saudaranya laki-laki,
3saudaranya perempuan yang masih perawan, yang dekat dengannya karena belum memiliki suami. Untuknya imam boleh menajiskan diri.
4Namun, sebagai seorang pemimpin di antara bangsanya, dia tidak boleh menajiskan dirinya sehingga dirinya tercemar.
5Mereka tidak boleh menggundul kepalanya, mencukur tepi rambut dan tepi janggutnya, dan tidak boleh menggambari tubuhnya dengan goresan.
6Para imam harus kudus bagi Allah dan tidak mencemarkan kekudusan nama Allah mereka. Sebab, merekalah yang mempersembahkan kurban bakaran TUHAN, yaitu hidangan bagi Allah mereka. Jadi, mereka harus kudus.
7Seorang imam tidak boleh memperistri perempuan yang cemar atau pelacur. Dia juga tidak boleh menikah dengan wanita yang diceraikan suaminya. Sebab, imam itu harus kudus bagi Allahnya.
8Oleh sebab itu, kamu harus menguduskan imam karena imamlah yang mempersembahkan hidangan bagi Allah. Imam harus kudus bagimu, sebab Aku, TUHAN, yang telah menguduskanmu, adalah kudus.
9Jika anak perempuan imam melacurkan diri, anak itu telah mencemarkan ayahnya. Anak perempuan itu harus dibakar.
10Imam yang menjadi kepala di antara saudara-saudaranya, yang memiliki pengurapan di atas kepalanya dan disahkan untuk memakai pakaian imam, tidak boleh membiarkan rambutnya terurai dan merobek pakaiannya.
11Dia tidak boleh menajiskan dirinya dengan menyentuh orang mati, bahkan jika itu adalah ayah atau ibunya sendiri.
12Dia tidak boleh meninggalkan tempat kudus Allah atau mencemarkannya. Sebab, minyak urapan Allah yang menjadi tanda bahwa dia telah dikuduskan telah ada padanya. Akulah TUHAN.
13Dia harus menikah dengan perempuan yang masih perawan.
14Seorang janda atau seorang perempuan yang diceraikan, atau perempuan yang cemar karena menjadi pelacur, tidak boleh diambil menjadi istri. Imam harus menikah dengan perempuan yang masih perawan dari antara bangsanya.
15Dengan demikian, imam tidak akan mencemarkan keturunannya di antara umatnya. Sebab, Akulah TUHAN yang menguduskannya.’”
16TUHAN berfirman kepada Musa,
17“Katakanlah kepada Harun: ‘Jika salah satu keturunanmu ada yang cacat fisik, dia tidak boleh mendekat untuk mempersembahkan hidangan bagi Allah.
18Sebab, orang yang cacat tidak boleh mendekat: orang buta, orang lumpuh, orang yang mempunyai cacat pada wajahnya, orang yang mempunyai anggota tubuh terlalu panjang,
19orang yang kaki atau tangannya patah,
20orang yang bungkuk, orang kerdil, orang yang bermata juling, orang yang berbintil-bintil atau berpenyakit kulit, dan orang yang rusak buah pelirnya.
21Tidak seorang pun dari antara keturunan Imam Harun yang bercacat tubuhnya boleh mendekati mazbah untuk mempersembahkan kurban bakaran bagi TUHAN. Karena dia cacat, dia tidak boleh mendekat untuk mempersembahkan hidangan bagi Allah.
22Dia boleh makan hidangan yang dipersembahkan kepada Allah, baik dari persembahan kudus ataupun dari persembahan mahakudus.
23Dia tidak boleh mendekati mazbah atau melewati tirai karena dia cacat. Dengan demikian, dia tidak akan mencemarkan tempat kudus-Ku. Akulah TUHAN yang menguduskan mereka.’”
24Demikianlah Musa menyampaikan semua perkataan itu kepada Harun, anak-anaknya, dan seluruh orang Israel.