Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Kisah Para Rasul 23-26
Kisah Para Rasul 23
1Paulus menatap Sanhedrin dan berkata, “Saudara-saudaraku, aku telah menjalani hidupku dengan segenap hati nurani yang baik di hadapan Allah sampai hari ini.”
2Lalu, Imam Besar Ananias memerintahkan orang-orang yang berdiri di dekat Paulus untuk menampar mulut Paulus.
3Kemudian, Paulus berkata kepadanya, “Allah akan menamparmu, hai kamu tembok yang dicat putih! Apakah kamu duduk untuk menghakimi aku menurut Hukum Taurat, tetapi melanggar hukum itu dengan menyuruh agar aku ditampar?”
4Orang-orang yang berdiri di dekatnya berkata, “Apakah kamu menghina Imam Besar Allah?”
5Kemudian, Paulus berkata, “Aku tidak tahu, Saudara-saudara, bahwa ia adalah Imam Besar. Sebab, tertulis, ‘Janganlah kamu berkata jahat tentang seorang pemimpin bangsamu.’”
6Akan tetapi, ketika Paulus mengetahui bahwa sebagian adalah orang-orang Saduki dan yang lainnya adalah orang-orang Farisi, Paulus berseru di dalam Sanhedrin, “Saudara-saudara, aku adalah orang Farisi, anak orang Farisi. Aku sedang diadili oleh karena pengharapan dan kebangkitan orang mati!”
7Ketika Paulus mengatakan hal ini, timbul perselisihan di antara orang-orang Farisi dan orang-orang Saduki, dan kumpulan orang-orang itu terbagi-bagi.
8Sebab, orang-orang Saduki berkata bahwa tidak ada kebangkitan, tidak ada malaikat, dan juga tidak ada roh, tetapi orang-orang Farisi mengakui itu semua.
9Maka, terjadilah keributan yang besar dan beberapa ahli Taurat dari kelompok Farisi berdiri dan membantah dengan keras, “Kami tidak menemukan sesuatu yang salah dengan orang ini. Bagaimana jika roh atau malaikat telah berbicara kepadanya?”
10Lalu, ketika perselisihan semakin berkembang, kepala pasukan takut Paulus akan dicabik-cabik oleh orang banyak itu, lalu memerintahkan prajurit-prajurit untuk turun dan mengambil Paulus dari tengah-tengah mereka dengan paksa, serta membawanya ke markas.
11Pada malam berikutnya, Tuhan berdiri di samping Paulus dan berkata, “Kuatkan hatimu karena kamu sudah bersaksi dengan sungguh-sungguh tentang Aku di Yerusalem, dengan demikian kamu juga harus bersaksi di Roma.”
Rencana untuk Membunuh Paulus
12Ketika hari siang, orang-orang Yahudi mengadakan persekongkolan dan mengikat diri mereka sendiri dengan sumpah untuk tidak makan atau minum apa pun sampai mereka membunuh Paulus.
13Ada lebih dari empat puluh orang yang membuat persekongkolan ini.
14Mereka datang kepada imam-imam kepala dan tua-tua, lalu berkata, “Kami telah mengikat diri kami sendiri dengan sumpah untuk tidak mengecap apa pun sampai kami membunuh Paulus.
15Sekarang, oleh karena itu, engkau, bersama dengan Sanhedrin, beritahukan kepala pasukan untuk membawanya turun kepadamu, seolah-olah engkau akan memutuskan perkaranya dengan lebih teliti lagi dan kami siap untuk membunuhnya sebelum ia mendekat ke tempat ini.”
16Akan tetapi, anak laki-laki dari saudara perempuan Paulus mendengar tentang penyergapan itu, lalu ia pergi dan masuk ke markas, serta memberi tahu Paulus.
17Paulus memanggil salah satu perwira dan berkata, “Bawalah anak muda ini kepada kepala pasukan karena ia memiliki sesuatu untuk dilaporkan kepadanya.”
18Maka, perwira itu membawanya kepada kepala pasukan dan berkata, “Paulus, tahanan itu, memanggilku dan memintaku untuk membawa anak muda ini kepadamu karena ia memiliki sesuatu untuk dikatakan kepadamu.”
19Kepala pasukan memegang tangan anak muda itu, menariknya ke samping, dan mulai menanyai anak muda itu secara pribadi, “Apa yang harus kamu laporkan kepadaku?”
20Lalu, ia menjawab, “Orang-orang Yahudi telah sepakat memintamu untuk membawa Paulus turun ke Sanhedrin besok, seolah-olah mereka akan menanyakan sesuatu yang lebih teliti tentang dia.
21Jadi, jangan dengarkan mereka karena ada lebih dari empat puluh orang dari mereka sedang mengadang Paulus, yang bersumpah untuk tidak makan atau minum sampai mereka membunuh Paulus. Dan sekarang, mereka sudah siap dan sedang menunggu persetujuanmu.”
22Maka, kepala pasukan menyuruh anak muda itu pergi, sambil berpesan kepadanya, “Jangan beritahu siapa pun kalau kamu telah memberitahuku tentang hal-hal ini.”
Paulus Dikirim ke Kota Kaisarea
23Kemudian, kepala pasukan itu memanggil dua orang perwira dan berkata, “Siapkanlah dua ratus tentara, dengan tujuh puluh penunggang kuda dan dua ratus prajurit bersenjata, untuk berangkat ke Kaisarea, pada jam ketiga malam ini.
24Sediakan juga hewan untuk menunggangkan Paulus dan bawa dia dengan aman kepada Feliks, gubernur itu.”
25Lalu, ia menulis sebuah surat, yang seperti ini:
26Dari Klaudius Lisias. Kepada Gubernur Feliks yang mulia. Salam,
27Orang ini ditangkap oleh orang-orang Yahudi dan hampir dibunuh oleh mereka ketika aku datang bersama dengan prajurit-prajurit dan menyelamatkannya, setelah mengetahui bahwa ia adalah seorang warga negara Roma.
28Karena aku ingin mengetahui apa alasan mereka menuduhnya, aku membawanya turun kepada Sanhedrin mereka.
29Aku menemukan bahwa ia dituduh atas persoalan-persoalan tentang Hukum Taurat mereka, tetapi tidak ada alasan apa pun pantas untuk hukuman mati atau penjara.
30Ketika diberitahukan kepadaku bahwa akan ada sebuah persekongkolan untuk melawan orang ini, aku segera memerintahkan para penuduhnya untuk menyatakan tuntutan mereka terhadapnya di hadapanmu.
31Maka, para prajurit, sesuai dengan perintah untuk mereka, mengambil Paulus dan membawanya pada waktu malam ke Antipatris.
32Pada hari berikutnya, mereka membiarkan para penunggang kuda itu pergi bersamanya, lalu mereka kembali ke markas.
33Ketika mereka telah sampai di Kaisarea dan menyampaikan surat itu kepada gubernur, mereka juga menghadapkan Paulus kepadanya.
34Setelah gubernur membaca surat itu, ia menanyakan dari wilayah mana Paulus berasal. Dan, ketika ia mengetahui bahwa Paulus berasal dari Kilikia,
35ia berkata, “Aku akan mendengarkanmu setelah para penuduhmu juga datang.” Kemudian, ia memerintahkan agar mengawal Paulus di dalam markas besar Herodes.
Kisah Para Rasul 24
Tuduhan Orang Yahudi terhadap Paulus
1Lima hari kemudian, Imam Besar Ananias turun bersama dengan beberapa tua-tua dan seorang pengacara bernama Tertulus. Mereka mengajukan tuntutan terhadap Paulus kepada gubernur.
2Setelah Paulus dipanggil, Tertulus mulai menuduhnya dengan berkata, “Sebab, melalui Tuan, kami selalu merasakan kedamaian dan perubahan-perubahan terjadi bagi bangsa ini karena kebijakan Tuan,
3kami menyambutnya dengan segala cara dan di semua tempat dengan penuh rasa syukur, Yang Mulia Feliks.
4Akan tetapi, supaya tidak menghabiskan waktumu lagi, aku memohon kemurahan hatimu untuk mendengarkan kami sebentar saja.
5Sebab, kami telah menemukan bahwa orang ini adalah seorang pengacau, yang menimbulkan kekacauan di antara orang-orang Yahudi di seluruh dunia. Dan, ia adalah pemimpin sekte Nasrani.
6Ia bahkan berusaha menajiskan Bait Allah sehingga kami menangkapnya. [Kami ingin mengadilinya sesuai dengan hukum kami.
7Namun, Lisias, kepala pasukan itu, datang lalu merebutnya dari tangan kami dengan kekerasan,
8sambil memerintahkan orang-orang yang menuduhnya untuk datang menghadap engkau.] Dengan memeriksanya sendiri, engkau akan dapat mengetahui darinya tentang segala yang kami tuduhkan kepadanya.”
9Orang-orang Yahudi juga bersepakat di dalam tuduhan itu sambil menegaskan bahwa semua hal itu memang benar.
Pembelaan Paulus di Depan Feliks
10Ketika gubernur memberi isyarat bagi Paulus untuk berbicara, Paulus menjawab, “Setelah aku mengetahui selama bertahun-tahun bahwa engkau telah menjadi hakim atas bangsa ini, aku dengan senang hati membela diri.
11Engkau dapat mengetahui bahwa tidak lebih dari dua belas hari yang lalu aku naik ke Yerusalem untuk beribadah.
12Mereka tidak pernah menemukan aku sedang berdebat dengan siapa pun atau menghasut kerumunan orang, baik di Bait Allah, sinagoge-sinagoge, maupun di dalam kota.
13Mereka juga tidak bisa membuktikan kepadamu apa yang mereka tuduhkan kepadaku sekarang.
14Namun, aku mengaku kepadamu, bahwa sesuai dengan Jalan itu, yang mereka sebut sebuah sekte, aku beribadah kepada Allah nenek moyang kita, dengan percaya pada segala sesuatu yang sesuai dengan Hukum dan yang tertulis di dalam kitab para nabi,
15sambil menaruh pengharapan di dalam Allah, yang juga mereka nantikan, bahwa akan ada kebangkitan, baik bagi orang yang benar maupun yang tidak benar.
16Dalam hal ini, aku berusaha untuk memelihara hati nurani yang murni, baik di hadapan Allah maupun manusia.
17Sekarang, setelah beberapa tahun, aku datang untuk membawa sedekah bagi bangsaku dan untuk memberikan persembahan-persembahan.
18Sementara aku sedang melakukannya, mereka menemukan aku, setelah aku disucikan di Bait Allah, tanpa kerumunan orang atau kerusuhan. Namun, di sana beberapa orang Yahudi dari Asia.
19Seharusnya, merekalah yang ada di hadapanmu dan mengajukan tuduhan, jika memang mereka memiliki sesuatu untuk melawan aku.
20Atau, biarlah orang-orang itu sendiri yang memberi tahu pelanggaran apa yang mereka temukan ketika aku berdiri di hadapan Sanhedrin,
21kecuali satu pernyataan yang aku teriakkan ketika aku berdiri di antara mereka, ‘Karena kebangkitan orang mati, aku dihakimi di hadapanmu hari ini.’”
22Akan tetapi Feliks, yang memiliki pengetahuan lebih tepat tentang Jalan itu, menunda kasus itu dengan berkata, “Ketika Lisias, kepala pasukan itu, turun, aku akan memutuskan kasusmu.”
23Kemudian, Feliks memerintahkan perwira itu agar Paulus tetap ditahan, tetapi dengan keringanan dan tidak mencegah teman-temannya untuk melayani dia.
Paulus Berbicara tentang Imannya Dalam Kristus
24Setelah beberapa hari, Feliks datang bersama istrinya, Drusila, yang adalah orang Yahudi dan menyuruh Paulus datang dan mendengarkan Paulus berbicara tentang imannya di dalam Yesus Kristus.
25Lalu, sementara Paulus sedang bertukar pikiran tentang kebenaran, pengendalian diri, dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut dan berkata, “Pergilah sekarang. Ketika aku mendapat kesempatan, aku akan memanggilmu.”
26Pada saat yang sama, Feliks berharap bahwa Paulus akan memberinya uang. Karena itu, Feliks sering menyuruh Paulus datang dan berbicara dengannya.
27Akan tetapi, setelah dua tahun berlalu, Perkius Festus menggantikan Feliks. Dan, karena ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, Feliks membiarkan Paulus di dalam penjara.
Kisah Para Rasul 25
Paulus Meminta untuk Menghadap Kaisar
1Tiga hari kemudian, Festus tiba di provinsi itu, setelah ia pergi dari Kaisarea ke Yerusalem.
2Imam-imam kepala dan para pemimpin Yahudi mengajukan tuduhan melawan Paulus, dan mereka terus mendesak Festus,
3sambil memintanya bermurah hati terhadap mereka dengan menyuruh orang membawa Paulus ke Yerusalem, setelah mereka merencanakan persekongkolan untuk membunuh Paulus di tengah perjalanan.
4Festus menjawab bahwa Paulus akan tetap ditahan di Kaisarea dan bahwa ia sendiri akan datang ke sana secepatnya.
5“Maka”, katanya, “Biarlah para pemimpin di antara kamu turun ke sana bersamaku, dan jika ada sesuatu yang salah dengan orang itu, biarlah mereka yang mengajukan tuntutannya terhadap mereka.”
6Setelah Festus tinggal di antara mereka tidak lebih dari delapan atau sepuluh hari, ia kembali ke Kaisarea. Lalu, keesokan harinya, ia duduk di kursi pengadilan dan memerintahkan agar Paulus dibawa ke hadapannya.
7Ketika Paulus tiba, orang-orang Yahudi yang turun dari Yerusalem berdiri di sekelilingnya, dengan mengajukan banyak tuduhan yang berat melawan Paulus, yang tidak sanggup mereka buktikan.
8Sementara itu, Paulus menyatakan pembelaannya, “Aku tidak melakukan kesalahan apa pun yang melawan, baik Hukum Taurat Yahudi, Bait Allah, maupun Kaisar.”
9Akan tetapi, karena ingin menyenangkan orang-orang Yahudi, Festus berkata kepada Paulus, “Apakah kamu bersedia naik ke Yerusalem dan diadili di hadapanku atas tuduhan-tuduhan ini?”
10Namun, Paulus berkata, “Aku sedang berdiri di hadapan pengadilan Kaisar, tempat seharusnya aku diadili. Aku tidak bersalah apa pun terhadap orang-orang Yahudi seperti yang kamu sendiri ketahui.
11Jadi, jika aku yang bersalah dan melakukan sesuatu yang pantas dihukum mati, aku tidak akan mencoba melarikan diri dari hukuman mati itu. Namun, jika tuduhan mereka terhadapku tidak ada yang benar, tidak ada seorang pun yang dapat menyerahkan aku kepada mereka. Maka, aku mengajukan banding kepada Kaisar.”
12Kemudian, setelah Festus berunding dengan Sanhedrin, ia menjawab, “Kamu telah naik banding kepada Kaisar, jadi kamu harus pergi kepada Kaisar.”
Festus Bertanya kepada Raja Agripa Mengenai Paulus
13Setelah beberapa hari berlalu, Raja Agripa dan Bernike tiba di Kaisarea untuk memberi penghormatan kepada Festus.
14Sementara mereka tinggal di sana selama beberapa hari, Festus menjelaskan tentang kasus Paulus kepada raja, katanya, “Ada seseorang yang ditinggalkan sebagai tahanan oleh Feliks.
15Ketika aku berada di Yerusalem, imam-imam kepala dan tua-tua Yahudi menyampaikan tuduhan-tuduhan melawannya dan meminta supaya ia dihukum.
16Aku menjawab mereka bahwa bukanlah suatu kebiasaan bagi orang Roma untuk menyerahkan seseorang sebelum tertuduh bertemu dengan para penuduhnya, muka dengan muka, dan ia diberi kesempatan untuk membuat pembelaan terhadap tuduhan-tuduhan tersebut.
17Maka, ketika mereka datang berkumpul di sini, aku tidak menunda kasus ini, tetapi keesokan harinya, aku duduk di kursi pengadilan dan memerintahkan agar orang itu dibawa menghadapku.
18Ketika para penuduhnya itu berdiri, mereka tidak menyampaikan tuduhan-tuduhan jahat seperti yang aku bayangkan.
19Akan tetapi, mereka hanya mempunyai beberapa ketidaksetujuan dengan orang itu tentang agama mereka sendiri dan tentang seseorang bernama Yesus, yang sudah mati, yang Paulus tegaskan bahwa Ia hidup.
20Karena aku bingung bagaimana memeriksa semua ini, aku bertanya apakah ia mau pergi ke Yerusalem dan diadili di sana untuk kasus ini.
21Namun, ketika Paulus naik banding untuk ditahan dan menunggu keputusan Kaisar, aku memerintahkan agar ia tetap ditahan sampai aku dapat mengirimnya kepada Kaisar.”
22Lalu, Agripa berkata kepada Festus, “Aku juga ingin mendengar sendiri orang itu.” “Besok,” Festus berkata, “Engkau akan mendengarnya.”
23Maka, pada hari berikutnya, Agripa dan Bernike datang dengan segala kemegahannya dan masuk ke ruang pengadilan bersama para pasukan militer dan pemimpin-pemimpin kota itu. Kemudian, sesuai dengan perintah Festus, Paulus dibawa masuk.
24Festus berkata, “Raja Agripa dan semua yang hadir bersama kami di sini. Lihatlah orang ini, yang dimohonkan oleh semua orang Yahudi kepadaku, baik yang ada di Yerusalem maupun yang ada di sini, dengan berteriak-teriak bahwa orang ini seharusnya tidak boleh hidup lebih lama lagi.
25Akan tetapi, aku menemukan bahwa ia tidak melakukan apa pun yang setimpal dengan hukuman mati. Dan, ketika ia naik banding kepada Yang Mulia, aku memutuskan untuk mengirimnya kepada Kaisar.
26Namun, aku tidak memiliki sesuatu yang pasti untuk ditulis kepada tuanku. Karena itu, aku telah membawa orang ini di hadapanmu semua, dan khususnya di hadapan engkau, Raja Agripa. Dengan begitu, setelah pemeriksaan ini diadakan, aku mempunyai sesuatu untuk ditulis.
27Sebab, sepertinya tidak masuk akal bagiku untuk mengirim seorang tahanan tanpa mengajukan tuduhan-tuduhan yang jelas terhadapnya.”
Kisah Para Rasul 26
Paulus di Hadapan Raja Agripa
1Maka, Agripa berkata kepada Paulus, “Kamu diizinkan berbicara untuk membela diri.” Kemudian, Paulus merentangkan tangannya dan menyatakan pembelaannya.
2“Sehubungan dengan semua hal yang dituduhkan kepadaku oleh orang-orang Yahudi, aku menganggap diriku beruntung, Raja Agripa, karena aku akan menyatakan pembelaanku di hadapanmu hari ini,
3khususnya karena engkau adalah orang yang benar-benar tahu semua kebiasaan dan persoalan di antara orang-orang Yahudi. Karena itu, aku memohon kepada engkau untuk mendengarkan aku dengan sabar.
4Semua orang Yahudi tahu cara hidupku sejak masa mudaku, yang sejak awal menghabiskan hidupku di tengah-tengah bangsaku sendiri dan di Yerusalem.
5Karena sudah lama mereka tahu tentang diriku, jika mereka mau, mereka dapat bersaksi bahwa aku hidup sesuai dengan ajaran kelompok yang paling keras dari agama kita, aku hidup sebagai orang Farisi.
6Dan sekarang, aku berdiri di sini untuk diadili karena pengharapanku akan janji yang dijadikan Allah kepada nenek moyang kita.
7Janji inilah yang diharapkan oleh kedua belas suku bangsa kita dapat tercapai, sementara mereka menyembah Allah dengan sungguh-sungguh siang dan malam. Dan, karena pengharapan inilah aku dituduh oleh orang-orang Yahudi, ya Raja.
8Mengapa kamu anggap mustahil bahwa Allah membangkitkan orang mati?
9Karena itulah, aku sendiri mengira bahwa aku harus melakukan banyak hal yang menentang nama Yesus dari Nazaret.
10Dan, itulah yang aku lakukan di Yerusalem. Aku bukan hanya memasukkan orang-orang kudus ke dalam penjara, setelah menerima wewenang dari imam-imam kepala, tetapi juga ketika mereka dihukum mati, aku menyetujuinya.
11Lalu, aku sering menghukum mereka di sinagoge-sinagoge dan berusaha memaksa mereka untuk menghujat. Dan, dengan kemarahan yang sangat besar terhadap mereka, aku menganiaya mereka, bahkan sampai ke kota-kota asing.”
Paulus Bercerita tentang Pertemuannya dengan Yesus
12“Untuk maksud itu juga, aku sedang dalam perjalanan ke Damsyik, dengan wewenang dan penugasan dari imam-imam kepala.
13Saat tengah hari, ya Raja, di tengah perjalananku, aku melihat suatu cahaya dari langit, lebih terang daripada matahari, yang bersinar di sekelilingku dan orang-orang yang berjalan bersamaku.
14Lalu, ketika kami semua tersungkur di atas tanah, aku mendengar suatu suara berkata kepadaku dalam bahasa Ibrani, ‘Saulus, Saulus, mengapa kamu menyiksa Aku? Sulit bagimu untuk menendang galah rangsang.’
15Lalu aku bertanya, ‘Siapakah Engkau, Tuhan?’ Kemudian, Tuhan menjawab, ‘Aku Yesus, yang sedang kamu siksa.
16Namun, bangun dan berdirilah dengan kakimu. Sebab, Aku telah menampakkan diri kepadamu untuk tujuan ini, yaitu menetapkanmu sebagai seorang pelayan dan saksi, tidak hanya untuk hal-hal yang telah kamu lihat, tetapi juga untuk hal-hal yang akan Aku tunjukkan kepadamu.
17Aku akan menyelamatkanmu dari bangsamu ini dan dari bangsa-bangsa lain, yang kepada mereka aku mengutusmu,
18untuk membuka mata mereka sehingga mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah supaya mereka menerima pengampunan atas dosa-dosa serta menerima bagian di antara orang-orang yang telah dikuduskan oleh iman di dalam Aku.’”
Paulus Menjelaskan tentang Pekerjaannya
19“Maka, Raja Agripa, aku tidak pernah tidak taat terhadap penglihatan surgawi itu,
20tetapi, pertama-tama, aku memberitakannya kepada mereka yang ada di Damsyik, lalu di Yerusalem dan di seluruh wilayah Yudea, juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah, dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan pertobatan mereka.
21Itulah sebabnya, orang-orang Yahudi menangkapku di Bait Allah dan berusaha membunuhku.
22Sampai hari ini, aku telah menerima pertolongan dari Allah sehingga aku berdiri di sini untuk bersaksi, baik kepada orang-orang kecil maupun orang-orang besar dengan tidak mengatakan hal lain, kecuali apa yang dikatakan oleh para nabi dan Musa tentang yang akan terjadi,
23bahwa Kristus harus menderita dan bahwa, dengan alasan menjadi yang pertama bangkit dari antara orang mati, Ia akan memberitakan terang, baik kepada orang-orang Yahudi maupun kepada bangsa-bangsa lain.”
Paulus Berusaha Meyakinkan Agripa
24Sementara Paulus masih menyampaikan hal-hal dalam pembelaannya, Festus berkata dengan suara nyaring, “Paulus, kamu sudah gila! Pengetahuanmu yang sangat banyak itu membuatmu tidak waras.”
25Namun, Paulus menjawab, “Yang Mulia Festus, aku tidak gila, tetapi aku menyampaikan kebenaran dan kata-kata yang masuk akal.
26Sebab, Raja mengetahui hal-hal ini dan kepadanya aku juga berbicara dengan berani. Sebab, aku yakin bahwa tidak ada satu pun dari hal-hal ini yang lolos dari perhatiannya karena ini tidak terjadi di tempat yang terpencil.
27Raja Agripa, apakah engkau mempercayai para nabi? Aku tahu engkau percaya.”
28Raja Agripa berkata kepada Paulus, “Dalam waktu yang singkat, kamu ingin meyakinkan aku untuk menjadi orang Kristen?”
29Lalu, Paulus menjawab, “Aku memohon kepada Allah supaya cepat atau lambat, tidak hanya engkau, tetapi juga semua orang yang mendengarkanku hari ini, bisa menjadi seperti diriku, kecuali rantai-rantai ini.”
30Kemudian, raja berdiri. Demikian juga gubernur, Bernike, dan semua orang yang duduk bersama mereka.
31Lalu, sementara mereka meninggalkan ruangan itu, mereka berbicara satu sama lain, “Orang ini tidak melakukan apa pun yang pantas dibandingkan dengan hukuman mati atau penjara.”
32Maka, Agripa berkata kepada Festus, “Orang ini sudah boleh dibebaskan jika ia tidak naik banding kepada Kaisar.”
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365