Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Kisah Para Rasul 7-9
Kisah Para Rasul 7
Pembelaan Stefanus
1Kemudian, Imam Besar berkata, “Apakah benar demikian?”
2Dan, Stefanus berkata, “Saudara-saudara dan Bapak-bapak, dengarkan aku. Allah Yang Mahamulia tampak kepada nenek moyang kita, Abraham, ketika ia masih berada di Mesopotamia, sebelum ia tinggal di Haran,
3dan berkata kepadanya, ‘Pergilah dari tanahmu dan dari sanak saudaramu, lalu datanglah ke tanah yang akan Kutunjukkan kepadamu.’
4Kemudian, Abraham meninggalkan tanah orang Kasdim dan tinggal di Haran. Dan dari sana, sesudah ayahnya meninggal, Allah menyuruhnya pindah ke tanah ini, tempat sekarang kamu tinggal.
5Namun, Allah tidak memberikan warisan kepadanya, bahkan setapak tanah pun tidak, tetapi berjanji untuk memberikannya kepada Abraham sebagai miliknya dan keturunan sesudah dia, meskipun Abraham belum memiliki anak.
6Akan tetapi, Allah berkata begini, bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di tanah yang asing dan bahwa mereka akan diperbudak serta dianiaya selama empat ratus tahun.
7‘Namun, Aku akan menghukum bangsa yang memperbudak mereka,’ kata Allah, ‘Dan, setelah itu mereka akan keluar dari sana dan beribadah kepada-Ku di tempat ini.’
8Lalu, Allah memberikan kepada Abraham perjanjian sunat, maka Abraham menjadi ayah Ishak dan menyunatnya saat berusia delapan hari, dan Ishak menjadi ayah Yakub, dan Yakub, kedua belas bapa leluhur.
9Karena iri kepada Yusuf, bapa leluhur kita menjualnya ke Mesir. Akan tetapi, Allah menyertai Yusuf,
10dan menyelamatkannya dari semua penderitaan, serta memberinya anugerah dan kebijaksanaan di hadapan Firaun, Raja Mesir, yang membuatnya menjadi pemimpin atas Mesir dan seluruh istananya.
11Suatu ketika, bencana kelaparan terjadi di seluruh Mesir dan Kanaan, serta menyebabkan penderitaan yang sangat besar, dan nenek moyang kita tidak bisa mendapatkan makanan.
12Akan tetapi, ketika Yakub mendengar bahwa ada gandum di Mesir, ia menyuruh nenek moyang kita datang ke sana untuk pertama kalinya.
13Pada kunjungan yang kedua, Yusuf membuat dirinya diketahui oleh saudara-saudaranya, dan keluarga Yusuf menjadi jelas bagi Firaun.
14Setelah itu, Yusuf mengirim pesan dan mengundang Yakub, ayahnya, dan semua sanak saudaranya, semuanya berjumlah 75 jiwa.
15Maka, Yakub turun ke Mesir dan ia mati di sana, ia dan nenek moyang kita.
16Dari sana, mereka dipindahkan ke Sikhem dan dibaringkan di kuburan yang telah Abraham beli dengan sejumlah uang dari anak-anak Hemor di Sikhem.
17Akan tetapi, ketika makin dekat waktu perjanjian itu, yang telah Allah ikrarkan kepada Abraham, bangsa itu bertambah dan dilipatgandakan di Mesir,
18sampai ada raja lain bangkit atas seluruh Mesir, yang tidak tahu tentang Yusuf.
19Raja itu memperdaya bangsa kita dan menganiaya nenek moyang kita sehingga memaksa mereka membuang bayi-bayi mereka sehingga mereka tidak dapat bertahan hidup.
20Pada masa itu, Musa lahir dan ia sangat elok di mata Allah. Dan, Musa diasuh di rumah ayahnya selama tiga bulan.
21Dan, ketika ia sudah dibuang, putri Firaun mengambilnya dan membesarkannya seperti anaknya sendiri.
22Maka, Musa dididik dalam segala hikmat orang-orang Mesir dan ia berkuasa dalam perkataan dan perbuatannya.
23Namun, ketika Musa genap berusia empat puluh tahun, muncul di dalam hatinya untuk mengunjungi saudara-saudaranya, yaitu keturunan Israel.
24Dan, ketika melihat salah satu dari mereka diperlakukan dengan tidak adil oleh orang Mesir, Musa datang membela orang yang dianiaya itu dan membalas dengan membunuh orang Mesir itu.
25Musa mengira bahwa saudara-saudaranya akan mengerti bahwa Allah memberi mereka keselamatan melalui dirinya, tetapi mereka tidak mengerti.
26Pada hari berikutnya, Musa mendatangi orang Israel yang sedang berkelahi, dan ia berusaha mendamaikan mereka, dengan berkata, ‘Hai, bukankah kalian ada hubungan saudara, mengapa saling menyakiti?’
27Namun, orang yang menyakiti saudaranya itu menyingkirkan Musa ke samping sambil berkata, ‘Siapa yang menjadikanmu penguasa dan hakim atas kami?
28Apakah kamu ingin membunuhku seperti kamu membunuh orang Mesir itu kemarin?’
29Mendengar perkataan orang itu, Musa melarikan diri dan menjadi pendatang di tanah Midian. Di sana, ia menjadi ayah dari dua orang anak laki-laki.
30Setelah genap empat puluh tahun, seorang malaikat menampakkan diri kepada Musa di padang belantara gunung Sinai, dalam lidah api di semak duri.
31Ketika Musa melihatnya, ia heran dengan penglihatan itu. Dan, ketika ia mendekat untuk mengamatinya, datanglah suara Tuhan,
32‘Akulah Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, dan Allah Ishak, dan Allah Yakub.’ Musa pun gemetar ketakutan dan tidak berani untuk mengamatinya.
33Kemudian, Tuhan berkata kepadanya, ‘Lepaskanlah sandal dari kakimu karena tempat di mana kamu berdiri adalah tanah suci.
34Aku benar-benar sudah melihat penderitaan umat-Ku yang ada di Mesir dan telah mendengar rintihan mereka. Dan, Aku telah turun untuk menyelamatkan mereka. Dan sekarang marilah, Aku akan mengutusmu ke Mesir.’
35Musa, yang sudah mereka tolak dengan berkata, ‘Siapakah yang menjadikanmu penguasa dan hakim atas kami?’ Dia adalah orang yang Allah utus untuk menjadi, baik penguasa maupun penyelamat, melalui tangan malaikat yang menampakkan diri kepadanya di semak duri.
36Orang ini memimpin mereka keluar, sambil mengadakan mukjizat dan tanda-tanda ajaib di tanah Mesir, dan di Laut Merah, dan di padang belantara selama empat puluh tahun.
37Musa inilah yang berkata kepada bangsa Israel, ‘Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi seperti aku dari antara saudara-saudaramu.’
38Ia ini adalah orang yang ada di antara jemaat di padang belantara bersama malaikat yang berbicara kepadanya di gunung Sinai, dan bersama nenek moyang kita, dan ia telah menerima firman yang hidup untuk diberikan kepada kita.
39Nenek moyang kita menolak untuk taat kepada Musa, tetapi menyingkirkannya dan ingin kembali ke Mesir dalam hati mereka,
40dengan berkata kepada Harun, ‘Buatkan kami dewa-dewa yang akan berjalan di depan kami karena Musa ini, yang memimpin kami keluar dari tanah Mesir, kami tidak tahu apa yang telah terjadi padanya.’
41Pada waktu itu, mereka membuat sebuah patung anak lembu, dan memberikan persembahan kepada berhala itu, serta bersorak-sorai dengan pekerjaan-pekerjaan tangan mereka.
42Akan tetapi, Allah berpaling dari mereka dan membiarkan mereka menyembah bala tentara langit, seperti yang tertulis dalam kitab para nabi, ‘Apakah kamu membawa kepada-Ku binatang sembelihan dan persembahan selama empat puluh tahun di padang belantara, hai umat Israel?
43Kamu membawa kemah Molokh dan bintang dewamu, Refan, patung yang kamu buat untuk menyembahnya, dan Aku akan membuangmu ke seberang Babel.’
44Nenek moyang kita memiliki Kemah Kesaksian di padang belantara, seperti yang Allah perintahkan ketika berbicara kepada Musa, untuk membuatnya sesuai dengan gambaran yang telah ia lihat.
45Setelah menerima kemah itu, nenek moyang kita membawanya masuk bersama Yosua, waktu perebutan tanah mereka dari bangsa-bangsa lain, yang telah Allah singkirkan dari hadapan nenek moyang kita, sampai pada zaman Daud.
46Daud mendapatkan kasih karunia di hadapan Allah dan minta untuk mendapatkan tempat kediaman bagi Allah Yakub.
47Akan tetapi, Salomo yang membangun sebuah rumah bagi Dia.
48Namun, Yang Mahatinggi tidak tinggal dalam rumah yang dibuat oleh tangan manusia, seperti yang dikatakan oleh nabi,
49‘Langit adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Rumah apakah yang akan kamu bangun bagi-Ku?’ Allah berfirman, ‘Atau, apakah tempat peristirahatan-Ku?
50Bukankah tangan-Ku yang membuat semuanya ini?’
51Hai, kamu orang-orang yang keras kepala, dengan hati dan telinga yang tidak bersunat, kamu selalu menentang Roh Kudus, seperti yang dilakukan oleh nenek moyangmu!
52Nabi-nabi mana yang tidak disiksa oleh nenek moyangmu? Dan, mereka membunuh orang-orang yang sebelumnya sudah mengumumkan kedatangan Sang Kebenaran, yang sekarang telah menjadikan dirimu sendiri sebagai pengkhianat dan pembunuh.
53Kamu, yang telah menerima Hukum Taurat seperti telah disampaikan oleh para malaikat, tetapi kamu tidak menjaganya!”
Stefanus Dibunuh
54Ketika mereka mendengar hal-hal ini, hati mereka tertusuk dan mengertakkan gigi mereka terhadap Stefanus.
55Akan tetapi, Stefanus yang dipenuhi oleh Roh Kudus menatap ke langit dan melihat kemuliaan Allah, dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
56Stefanus berkata, “Dengar! Aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”
57Namun, mereka berteriak-teriak dengan suara keras, dan menutup telinga mereka, serta sepakat menyerbu Stefanus.
58Lalu, mereka menyeretnya ke luar dari kota dan mulai melemparinya dengan batu. Setelah itu, para saksi mata menanggalkan jubah mereka di kaki seorang pemuda bernama Saulus.
59Dan, mereka terus merajam Stefanus yang sedang berseru dan berkata, “Tuhan Yesus, terimalah rohku.”
60Kemudian, setelah berlutut, ia berseru dengan suara keras, “Tuhan, jangan tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan, sesudah mengatakannya, ia pun mati.
Kisah Para Rasul 8
Saulus Membinasakan Jemaat di Yerusalem
1Dan, Saulus pun menyetujui pembunuhan Stefanus itu. Pada hari itu, suatu penganiayaan yang besar terjadi terhadap jemaat di Yerusalem, dan mereka semua terpencar ke wilayah-wilayah Yudea dan Samaria, kecuali para rasul.
2Beberapa orang saleh menguburkan Stefanus dan mendatangkan ratapan yang begitu besar terhadapnya.
3Akan tetapi, Saulus berusaha membinasakan jemaat dengan masuk ke rumah demi rumah. Ia menyeret laki-laki dan perempuan, lalu menyerahkan mereka ke penjara.
Filipus Memberitakan Injil di Samaria
4Lalu, mereka yang telah terpencar itu berkeliling sambil memberitakan Injil.
5Filipus turun ke suatu kota di Samaria dan memberitakan tentang Kristus.
6Dan, orang banyak dengan sehati memperhatikan apa yang Filipus katakan ketika mereka mendengar dan melihat tanda-tanda ajaib yang ia lakukan.
7Sebab, roh-roh jahat keluar dari orang-orang yang dirasukinya, sambil berteriak dengan suara keras, serta banyak orang lumpuh dan pincang yang disembuhkan.
8Karena itu, ada sukacita besar di kota itu.
9Namun, ada seorang pria bernama Simon yang sebelumnya telah mempraktikkan sihir di kota dan membuat kagum semua orang Samaria, dengan menyebut bahwa dirinya orang besar.
10Semua orang, mulai dari orang paling kecil sampai orang paling besar, berkata, “Orang ini adalah kuasa Allah yang disebut ‘Besar’.”
11Maka, mereka memberi perhatian kepadanya karena sudah sekian lama ia telah membuat mereka takjub dengan ilmu sihirnya.
12Namun, setelah orang-orang itu mempercayai Filipus yang memberitakan Injil tentang Kerajaan Allah dan nama Kristus Yesus, mereka dibaptis, baik laki-laki maupun perempuan.
13Bahkan, Simon sendiri percaya dan setelah ia dibaptis, ia terus berada di dekat Filipus, dan ketika melihat berbagai mukjizat dan tanda-tanda ajaib yang terjadi, ia menjadi takjub.
14Pada waktu itu, ketika rasul-rasul di Yerusalem mendengar bahwa orang-orang Samaria sudah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes kepada orang-orang di sana,
15yang datang dan berdoa bagi mereka agar mereka menerima Roh Kudus.
16Sebab, Roh Kudus belum turun atas seorang pun dari mereka, mereka hanya sudah dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
17Lalu, Petrus dan Yohanes menumpangkan tangannya atas mereka dan mereka menerima Roh Kudus.
18Ketika Simon melihat bahwa Roh Kudus diberikan melalui penumpangan tangan rasul-rasul, Simon menawarkan uang kepada rasul-rasul itu,
19dengan berkata, “Berikan juga kepadaku kuasa ini supaya setiap orang yang kepadanya aku menumpangkan tanganku akan menerima Roh Kudus.”
20Akan tetapi, Petrus berkata kepada Simon, “Semoga uangmu itu binasa bersamamu karena kamu berpikir kamu dapat memperoleh karunia Allah dengan uang!
21Kamu tidak mempunyai bagian atau hak dalam hal ini karena hatimu tidak lurus di hadapan Allah.
22Jadi, bertobatlah dari kejahatanmu ini dan berdoalah kepada Tuhan supaya, jika mungkin, niat hatimu dapat diampunkan kepadamu.
23Sebab, aku melihat bahwa kamu ada di dalam empedu yang pahit dan dalam jeratan kejahatan.”
24Namun, Simon menjawab dan berkata, “Berdoalah untuk aku kepada Tuhan supaya apa yang telah engkau katakan tidak menimpa aku.”
25Maka, sesudah Petrus dan Yohanes bersaksi dengan sungguh-sungguh dan mengatakan firman Tuhan, mereka kembali ke Yerusalem sambil memberitakan Injil ke banyak desa orang Samaria.
Filipus Membaptis Orang Etiopia
26Kemudian, malaikat Tuhan berbicara kepada Filipus, katanya, “Bangunlah dan pergilah ke Selatan, ke jalan yang turun dari Yerusalem menuju Gaza. Jalan itu adalah jalan yang sepi.”
27Filipus pun bangun dan berangkat. Dan, tampak seorang Etiopia, yang adalah sida-sida dari seorang pejabat pengadilan Sri Kandake, Ratu Kerajaan Etiopia. Ia bertanggung jawab atas semua harta sang ratu. Ia telah datang ke Yerusalem untuk beribadah,
28dan sedang kembali pulang, sambil duduk di dalam keretanya dan membaca kitab Nabi Yesaya.
29Lalu, Roh berkata kepada Filipus, “Pergi dan bergabunglah dengan kereta itu.”
30Maka, Filipus berlari ke kereta itu dan mendengar orang itu sedang membaca kitab Nabi Yesaya. Filipus bertanya kepadanya, “Apakah tuan mengerti apa yang sedang tuan baca?”
31Dan, orang itu menjawab, “Bagaimana aku bisa, kecuali seseorang membimbingku?” Maka, ia mengundang Filipus untuk naik dan duduk bersamanya.
32Pada waktu itu, bagian dari Kitab Suci yang sedang ia baca adalah ini, “Ia dibawa seperti seekor domba ke tempat penyembelihan, dan seperti seekor anak domba sebelum digunting bulunya membisu sehingga Ia tidak membuka mulut-Nya.
33Dalam kehinaan-Nya, keadilan dirampas dari-Nya. Siapa yang dapat menceritakan keturunan-Nya? Sebab, hidup-Nya telah dirampas dari bumi.”
34Kemudian, sida-sida itu menjawab dan berkata kepada Filipus, “Aku mohon kepadamu, tentang siapa sang nabi mengatakan ini, tentang dirinya sendiri atau tentang orang lain?”
35Lalu, Filipus membuka mulutnya, dan mulai dari Kitab Suci ini, ia berkhotbah tentang Yesus kepadanya.
36Dan, saat mereka pergi menempuh perjalanan, mereka sampai di tempat yang berair, dan sida-sida itu berkata, “Lihatlah, ada air! Apa yang menghalangiku untuk dibaptis?”
37[Lalu, Filipus berkata, “Jika tuan percaya dengan sepenuh hati tuan, tuan boleh.” Lalu, ia menjawab dan berkata, “Aku percaya bahwa Kristus Yesus adalah Anak Allah.”]
38Kemudian, sida-sida itu memerintahkan kereta untuk berhenti. Dan, mereka berdua turun ke air, Filipus dan sida-sida itu, lalu Filipus membaptisnya.
39Setelah mereka berdua keluar dari air, Roh Tuhan membawa Filipus pergi, dan sida-sida itu tidak melihatnya lagi, lalu melanjutkan perjalanannya sambil bersukacita.
40Namun, Filipus mendapati dirinya berada di Asdod, dan ketika ia melewati kawasan itu, ia memberitakan Injil ke semua kota sampai ia tiba di Kaisarea.
Kisah Para Rasul 9
Saulus Menjadi Pengikut Yesus
1Namun, Saulus, sambil terus melakukan ancaman dan pembunuhan terhadap murid-murid Tuhan, pergi menghadap Imam Besar,
2dan meminta surat darinya, yang ditujukan kepada sinagoge-sinagoge di Damsyik sehingga jika ia menemukan siapa saja yang percaya kepada Jalan itu, baik pria maupun wanita, ia dapat membawa mereka untuk dibelenggu di Yerusalem.
3Selama ia sedang berjalan, ia semakin dekat dengan Damsyik, dan tiba-tiba suatu cahaya dari langit memancar mengelilinginya.
4Lalu, ia jatuh ke tanah dan mendengar suara yang berkata kepadanya, “Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya Aku?”
5Saulus bertanya, “Siapakah Engkau, Tuan?” Dan, Ia berkata, “Akulah Yesus, yang kamu aniaya.
6Akan tetapi, bangun dan masuklah ke kota, dan kamu akan diberitahu apa yang harus kamu lakukan.”
7Orang-orang yang pergi bersama dengan Saulus berdiri tanpa berkata-kata setelah mendengar suara itu, tetapi tidak melihat siapa pun.
8Saulus berdiri dari tanah, dan meskipun matanya terbuka, ia tidak melihat apa-apa. Maka, orang-orang itu menuntunnya dengan tangan dan membawanya masuk ke Damsyik.
9Dan, selama tiga hari, Saulus tidak dapat melihat dan juga tidak makan atau minum.
10Pada waktu itu, ada seorang murid di Damsyik, bernama Ananias. Tuhan berbicara kepadanya dalam sebuah penglihatan, “Ananias!” Maka, Ananias berkata, “Ini aku, Tuhan.”
11Lalu, Tuhan berkata kepadanya, “Bangun dan pergilah ke jalan yang disebut Jalan Lurus, dan di rumah Yudas, carilah orang Tarsus yang bernama Saulus karena, lihatlah, orang itu sedang berdoa,
12dan ia sudah mendapat sebuah penglihatan bahwa seseorang bernama Ananias datang dan menumpangkan tangan ke atasnya supaya ia bisa melihat lagi.”
13Namun, Ananias menjawab, “Tuhan, aku sudah mendengar dari banyak orang tentang orang ini, betapa banyaknya kejahatan yang telah ia lakukan terhadap umat kudus-Mu di Yerusalem,
14dan di sini ia mempunyai kuasa dari imam-imam kepala untuk membelenggu semua orang yang memanggil nama-Mu.”
15Akan tetapi, Tuhan berkata kepadanya, “Pergilah karena orang ini adalah alat yang Kupilih untuk membawa nama-Ku ke hadapan bangsa-bangsa lain, dan raja-raja, serta bangsa Israel.
16Sebab, Aku akan menunjukkan kepadanya betapa banyaknya ia harus menderita demi nama-Ku.”
17Maka, Ananias berangkat dan masuk ke rumah itu, dan setelah meletakkan tangannya ke atas Saulus, ia berkata, “Saudara Saulus, Tuhan Yesus, yang menampakkan diri kepadamu dalam perjalananmu kemari, telah mengutusku supaya kamu dapat melihat lagi dan dipenuhi dengan Roh Kudus.”
18Lalu, seketika itu juga, sesuatu seperti sisik-sisik ikan jatuh dari matanya dan ia dapat melihat lagi. Kemudian, ia bangun dan dibaptis.
Saulus Mulai Memberitakan tentang Yesus
19Dan, setelah makan, Saulus dikuatkan. Ia bersama murid-murid di Damsyik selama beberapa hari.
20Dan, segera ia memberitakan Yesus di sinagoge-sinagoge dengan berkata, “Yesus adalah Anak Allah.”
21Semua orang yang mendengarkannya takjub dan berkata, “Bukankah dia ini yang ada di Yerusalem membunuh mereka yang menyebut nama itu dan yang telah datang ke sini dengan maksud membawa mereka dalam keadaan terbelenggu ke hadapan imam-imam kepala?”
22Akan tetapi, Saulus menjadi semakin kuat dan membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik dengan membuktikan bahwa Yesus adalah Kristus.
Saulus Lolos dari Beberapa Orang Yahudi
23Setelah genap beberapa hari, orang-orang Yahudi bersekongkol bersama untuk membunuh Saulus,
24tetapi persekongkolan mereka itu telah diketahui oleh Saulus. Mereka mengawasi pintu-pintu gerbang siang dan malam supaya mereka dapat membunuhnya.
25Akan tetapi, murid-murid Saulus membawanya pada waktu malam dan menurunkannya melalui sebuah tembok dengan mengulurkannya ke bawah di dalam sebuah keranjang.
Saulus di Yerusalem
26Ketika Saulus tiba di Yerusalem, ia mencoba untuk bergabung dengan para murid. Akan tetapi, mereka semua takut kepadanya karena tidak percaya bahwa ia adalah murid.
27Namun, Barnabas menggandeng Saulus dan membawanya kepada para rasul, lalu menceritakan kepada mereka bagaimana ia telah melihat Tuhan di dalam perjalanan, dan bahwa Tuhan telah berbicara kepadanya, serta bagaimana ia dengan berani telah berbicara dalam nama Yesus di Damsyik.
28Dan, Saulus bersama-sama dengan mereka ketika mereka masuk dan keluar dari Yerusalem sambil berbicara dengan berani dalam nama Tuhan.
29Dia berbicara dan berdebat dengan orang Helenis, tetapi mereka berusaha membunuhnya.
30Ketika saudara-saudara seiman mengetahui hal ini, mereka membawanya turun ke Kaisarea dan mengutusnya ke Tarsus.
31Karena itu, jemaat di seluruh Yudea, dan Galilea, dan Samaria memperoleh damai dan bertumbuh. Dan, hidup dalam takut akan Tuhan dan dalam penghiburan Roh Kudus, mereka terus bertambah banyak.
Petrus di Kota Lida dan Kota Yope
32Pada suatu waktu, saat Petrus mengelilingi seluruh wilayah itu, ia juga mengunjungi orang-orang kudus yang tinggal di Lida.
33Di sana, ia mendapati seseorang yang bernama Eneas, yang sudah terbaring di tempat tidurnya selama delapan tahun karena ia lumpuh.
34Lalu, Petrus berkata kepadanya, “Eneas, Kristus Yesus menyembuhkanmu. Bangunlah dan rapikan tempat tidurmu!” Dan, seketika itu juga, Eneas bangun.
35Maka, semua orang yang tinggal di Lida dan Saron melihatnya dan mereka berbalik kepada Tuhan.
36Suatu saat, di Yope, ada seorang murid perempuan bernama Tabita, yang jika diterjemahkan berarti Dorkas. Ia penuh dengan perbuatan baik dan tindakan sedekah.
37Pada hari-hari itu terjadilah, ia sakit dan mati. Lalu, ketika orang-orang telah memandikannya, mereka membaringkannya di ruang atas.
38Karena Lida berada di dekat Yope, para murid, setelah mendengar bahwa Petrus berada di sana, mengutus dua orang kepada Petrus dan memohon kepadanya, “Jangan menunda pergi ke tempat kami!”
39Maka, Petrus bangkit dan pergi bersama mereka. Dan, ia sampai, mereka membawa Petrus ke ruang atas. Semua janda berdiri di samping Petrus sambil menangis, serta menunjukkan tunik-tunik dan pakaian-pakaian lainnya yang biasanya dibuat oleh Dorkas sewaktu ia masih bersama dengan mereka.
40Namun, Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu berlutut dan berdoa. Kemudian, ia berpaling kepada mayat Tabita dan ia berkata, “Tabita, bangunlah!” Lalu, perempuan itu membuka matanya dan ketika ia melihat Petrus, ia duduk.
41Maka, Petrus mengulurkan tangan kepadanya dan membantunya berdiri. Kemudian, sambil memanggil orang-orang kudus dan para janda, ia menunjukkan bahwa Tabita hidup.
42Dan, kejadian itu tersebar di seluruh Yope, dan banyak orang percaya kepada Tuhan.
43Maka, Petrus tinggal cukup lama di Yope bersama seseorang bernama Simon, seorang penyamak kulit.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365