Kejadian 45-48
Kejadian 45
Yusuf Memperkenalkan Diri
1Yusuf pun tidak sanggup lagi menguasai dirinya di hadapan semua yang berdiri di dekatnya. Dia berseru, “Semuanya, pergilah dari hadapanku!” Ketika tidak ada lagi orang yang berdiri di dekatnya, Yusuf pun mengungkapkan diri kepada saudara-saudaranya.
2Lalu, dia menangis sekeras-kerasnya sehingga terdengar oleh orang-orang Mesir dan seisi istana Firaun.
3Setelah itu, Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, “Akulah Yusuf! Apakah ayahku masih hidup?” Namun, saudara-saudaranya tidak dapat menjawabnya karena mereka ngeri terhadapnya.
4Oleh sebab itu, Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya, “Ayo, mendekatlah kepadaku.” Mereka pun mendekatinya. Kemudian, dia berkata, “Akulah Yusuf, adikmu, yang telah kalian jual ke Mesir.
5Sekarang, janganlah bersedih atau murka terhadap dirimu sendiri sebab kalian telah menjualku ke sini. Sebab, Allah mengutusku mendahuluimu untuk memelihara kehidupan.
6Karena kelaparan di tanah ini baru berlangsung selama dua tahun, masih ada lima tahun lagi masa yang di dalamnya tidak akan ada yang membajak maupun memanen.
7Sebab itu, Allah mengutus aku mendahului kalian untuk kelanjutanmu di bumi ini dan untuk menjagamu tetap hidup melalui pembebasan besar.
8Jadi, bukan kalian yang telah mengutus aku ke sini, melainkan Allah. Dia telah menjadikanku ayah bagi Firaun, dan menjadi tuan atas seluruh rumahnya, dan penguasa atas seluruh tanah Mesir.”
Yakub dan Keturunannya Pindah ke Mesir
9“Cepat-cepatlah pergi kepada ayahku dan katakanlah kepadanya, “Demikianlah kata anakmu, Yusuf, ‘Allah telah menjadikanku tuan atas seluruh Mesir. Datanglah kepadaku, jangan berlambat-lambat!
10Engkau akan tinggal di tanah Gosyen dan engkau akan dekat denganku; engkau dan anak-anakmu, dan anak-anak dari anak-anakmu, dan kawanan kambing dombamu, dan ternakmu, dan segala yang engkau miliki.
11Di sana, aku akan memelihara engkau karena masih lima tahun lagi kelaparan ini. Jangan sampai engkau, seisi rumahmu, dan segala milikmu masuk dalam kemiskinan.’
12Lihatlah, mata kalian sendiri melihat, begitu pula mata adikku, Benyamin, bahwa mulutkulah yang mengatakannya kepadamu.
13Sebab itu, ceritakanlah kepada ayahku tentang segala kemuliaanku di Mesir, dan tentang segala yang telah kalian lihat. Kalian harus membawa ayahku kemari secepatnya.”
14Kemudian, Yusuf merangkul leher Benyamin, adiknya, dan menangis. Benyamin pun menangis pada leher Yusuf.
15Lalu, dia mencium semua saudaranya sambil menangis pada mereka. Setelah itu, barulah saudara-saudaranya berbicara dengannya.
16Ketika berita ini terdengar di Istana Firaun bahwa saudara-saudara Yusuf datang, di mata Firaun maupun hamba-hambanya hal ini menggembirakan.
17Karena itu, Firaun berkata kepada Yusuf, “Katakanlah kepada saudara-saudaramu: ‘Lakukanlah ini: bebanilah binatang-binatangmu dan pergilah, kembalilah ke tanah Kanaan,
18jemputlah ayahmu beserta seisi rumahmu, lalu datanglah kepadaku. Aku akan memberikan kepadamu apa yang baik dari tanah Mesir dan kamu akan makan apa yang terbaik dari tanah ini.’
19Sekarang, kamu diperintahkan untuk melaksanakan ini: bawalah bagimu kereta-kereta dari tanah Mesir untuk anak-anakmu dan istri-istrimu. Bawalah ayahmu dan datanglah kemari.
20Jangan merasa sayang dengan barang-barangmu sebab apa yang baik dari seluruh tanah Mesir ini adalah milikmu.”
21Anak-anak Israel pun melaksanakannya. Lalu, Yusuf memberikan kereta-kereta kepada mereka, sesuai dengan perintah Firaun, dan memberikan bekal untuk perjalanan mereka.
22Kepada mereka semua, masing-masing diberikannya sebuah pakaian ganti. Namun, untuk Benyamin, dia memberikan tiga ratus keping perak dan lima pakaian ganti.
23Untuk ayahnya, dia mengirimkan ini: sepuluh keledai jantan, yang dibebani dengan barang-barang bagus dari Mesir, dan sepuluh ekor keledai betina, yang dibebani dengan gandum, dan roti, dan makanan untuk ayahnya dalam perjalanan.
24Kemudian, Yusuf melepas saudara-saudaranya dan berangkatlah mereka. Dia berkata kepada saudara-saudaranya, “Jangan bertengkar dalam perjalanan.”
25Jadi, mereka berangkat dari Mesir dan sampai kepada ayahnya di tanah Kanaan.
26Lalu, mereka bercerita kepadanya, “Yusuf masih hidup! Sesungguhnya, dia adalah penguasa atas seluruh tanah Mesir.” Akan tetapi, hatinya tetap dingin karena dia tidak memercayai mereka.
27Ketika mereka menceritakan kepadanya segala perkataan Yusuf, yang telah disampaikannya kepada mereka, dan ketika dia melihat kereta-kereta yang dikirimkan oleh Yusuf untuk membawanya, bangkitlah semangat Yakub, ayah mereka.
28Lalu, Israel berkata, “Sudah cukup! Anakku, Yusuf, masih hidup! Aku mau pergi dan melihatnya sebelum aku mati.”
Kejadian 46
1Kemudian, Israel berangkat beserta segala miliknya, lalu tiba di Bersyeba, dan mengurbankan kurban kepada Allah ayahnya, Ishak.
2Allah berkata kepada Israel dalam penglihatan pada waktu malam, firman-Nya, “Yakub, Yakub.” Yakub berkata, “Inilah aku.”
3Kemudian, Dia berfirman, “Akulah Allah, Allah ayahmu. Jangan takut pergi ke Mesir karena Aku akan membuatmu menjadi bangsa yang besar di sana.
4Aku akan menyertaimu masuk ke Mesir, lalu Aku juga akan membawamu keluar, pasti membawamu keluar, dan tangan Yusuflah yang akan menutup matamu.”
5Bangunlah Yakub dari Bersyeba. Setelah itu, anak-anak Israel membawa Yakub, ayahnya, dan anak-anaknya, dan istri-istrinya dalam kereta-kereta yang dikirimkan Firaun untuk membawa mereka.
6Mereka membawa ternak-ternaknya dan barang-barangnya yang mereka dapatkan di tanah Kanaan. Mereka pun tiba di Mesir, Yakub beserta seluruh keturunannya,
7yaitu anak-anak laki-lakinya, anak-anak laki-laki dari para anak laki-lakinya, anak-anak perempuannya, anak-anak perempuan dari para anak laki-lakinya, dan seluruh keturunannya, dibawanya bersamanya ke Mesir.
Keluarga Yakub Masuk ke Mesir
8Inilah nama-nama keturunan Israel yang masuk ke Mesir, Yakub dan keturunannya: Ruben, anak sulung Yakub.
9Anak-anak Ruben: Henokh, Palu, Hezron, dan Karmi.
10Anak-anak Simeon: Yemuel, Yamin, Ohad, Yakhin, Zohar, dan Saul, anak dari seorang perempuan Kanaan.
11Anak-anak Lewi: Gerson, Kehat, dan Merari.
12Anak-anak Yehuda: Er, Onan, Syela, Peres, dan Zerah. Namun, Er dan Onan mati di tanah Kanaan. Anak-anak Peres adalah Hezron dan Hamul.
13Anak-anak Isakhar: Tola, Pua, Ayub, dan Simron.
14Anak-anak Zebulon: Sered, Elon, dan Yahleel.
15Itulah keturunan Lea yang dilahirkannya bagi Yakub di Padan-Aram, dan Dina, anak perempuannya. Seluruh keturunan laki-lakinya dan keturunan perempuannya ada 33 jiwa.
16Anak-anak Gad: Zifyon, Hagi, Syuni, Ezbon, Eri, Arodi, dan Areli.
17Anak-anak Asyer: Yimna, Yiswa, Yiswi, Beria, dan Serah, saudara perempuan mereka. Anak Beria adalah Heber dan Malkiel.
18Itulah keturunan Zilpa, yang diberikan Laban kepada Lea, anak perempuannya. Itulah yang dilahirkannya bagi Yakub sebanyak enam belas jiwa.
19Anak-anak Rahel, istri Yakub: Yusuf dan Benyamin.
20Lahirlah bagi Yusuf, di tanah Mesir, yang lahir dari Asnat, anak Potifera, imam di kota On: Manasye dan Efraim.
21Anak-anak Benyamin adalah Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosh, Mupim, Hupim, dan Ared.
22Itulah keturunan Rahel yang dilahirkannya bagi Yakub, seluruhnya ada empat belas jiwa.
23Anak-Anak Dan: Husim.
24Anak-anak Naftali: Yahzeel, Guni, Yezer, dan Syilem.
25Itulah keturunan Bilha, yang diberikan Laban kepada Rahel, anak perempuannya. Dia melahirkan mereka bagi Yakub, seluruhnya ada tujuh jiwa.
26Seluruh jiwa yang masuk ke Mesir bersama Yakub, yang adalah keturunan kandungnya, tidak termasuk para istri anak-anak Yakub, seluruhnya ada 66 jiwa.
27Anak-anak Yusuf, yang lahir baginya di Mesir, berjumlah dua jiwa. Jadi, seisi rumah Yakub, yang masuk ke Mesir, ada tujuh puluh jiwa.
28Dia mengutus Yehuda mendahuluinya menghadap Yusuf untuk menunjukkan Gosyen kepadanya. Lalu, mereka pun tiba di tanah Gosyen.
29Yusuf mempersiapkan keretanya dan pergi untuk menemui ayahnya, Israel, di Gosyen, dan memperlihatkan diri kepadanya. Lalu, dia merangkul leher ayahnya, dan menangis pada lehernya untuk beberapa lama.
30Lalu, Israel berkata kepada Yusuf, “Sekarang, biarlah aku mati, setelah aku melihat wajahmu, sebab kamu masih hidup.”
31Yusuf berkata kepada saudara-saudaranya dan kepada seisi rumah ayahnya, “Aku akan pergi dan berbicara kepada Firaun, lalu berkata kepadanya, ‘Saudara-saudaraku dan seisi rumah ayahku, yang ada di tanah Kanaan, telah datang kepadaku.
32Orang-orang itu menggembalakan kawanannya karena mereka adalah para peternak. Mereka membawa kawanan dombanya, dan ternaknya, dan segala yang dimilikinya.’
33Lalu, Firaun akan memanggil kalian dan bertanya, ‘Apakah pekerjaan kalian?’
34Kamu harus menjawab, ‘Hamba-hambamu ini sudah beternak sejak muda sampai sekarang, baik kami maupun nenek moyang kami.’ Dengan demikian, kamu boleh menetap di tanah Gosyen karena menggembalakan kawanan adalah suatu kekejian bagi orang Mesir.”
Kejadian 47
Israel di Tanah Gosyen
1Kemudian, Yusuf menghadap Firaun dan bercerita kepadanya, katanya, “Ayahku dan saudara-saudaraku, dan kawanan kambing dombanya, dan kawanan sapinya, beserta segala yang ada padanya, telah datang dari tanah Kanaan. Lihatlah, mereka berada di tanah Gosyen.”
2Dia membawa beberapa saudaranya, yaitu lima orang, dan menghadapkannya kepada Firaun.
3Lalu, Firaun berkata kepada saudara-saudaranya, “Apa pekerjaan kalian?” Mereka berkata kepada Firaun, “Kami, baik hamba-hambamu ini maupun nenek moyang kami, menggembalakan kawanan kambing domba.”
4Mereka berkata kepada Firaun, “Kami datang ke tanah ini untuk tinggal sementara karena tidak ada padang rumput bagi hamba-hambamu ini untuk kawanan kambing domba kami, sebab kelaparan di tanah Kanaan sangatlah hebat. Sekarang, kami memohon, izinkanlah hamba-hambamu ini tinggal di tanah Gosyen.”
5Lalu, Firaun berkata kepada Yusuf, katanya, “Ayahmu dan saudara-saudaramu telah datang kepadamu.
6Tanah Mesir ini ada di hadapanmu. Biarlah ayahmu dan saudara-saudaramu tinggal di tanah Gosyen, di tempat terbaik dari tanah ini untuk tinggal. Jika kamu mengetahui ada orang-orang yang terampil di antara mereka, jadikanlah mereka sebagai pengawas atas ternakku.”
7Kemudian, Yusuf membawa masuk Yakub, ayahnya, dan menempatkannya di hadapan Firaun. Lalu, Yakub memberkati Firaun.
8Firaun berkata kepada Yakub, “Berapa tahun umurmu?”
9Yakub berkata kepada Firaun, “Hari-hari dalam tahun-tahun pengembaraanku adalah 130 tahun. Hari-hari dalam tahun kehidupanku singkat dan sengsara, dan tidak mencapai hari-hari tahun kehidupan nenek moyangku dalam hari-hari pengembaraan mereka.”
10Setelah itu, Yakub memberkati Firaun, lalu undur diri dari hadapan Firaun.
11Kemudian, Yusuf menempatkan ayah dan saudara-saudaranya, dan memberikan kepada mereka kepemilikan di tanah Gosyen, di tempat terbaik tanah itu, yaitu di tanah Rameses, sebagaimana yang diperintahkan Firaun.
12Yusuf menyediakan roti bagi ayahnya, dan saudara-saudaranya, dan seisi rumah ayahnya, sejumlah mulut anak-anaknya.
Yusuf Membeli Tanah untuk Firaun
13Pada satu waktu, tidak ada lagi roti di seluruh tanah itu karena kelaparan sangatlah berat sehingga tanah Mesir dan tanah Kanaan merana akibat kelaparan itu.
14Lalu, Yusuf mengumpulkan semua uang yang diperoleh dari tanah Mesir dan tanah Kanaan untuk gandum yang mereka beli, dan Yusuf membawa uang itu ke istana Firaun.
15Setelah uang di tanah Mesir dan di tanah Kanaan habis, seluruh orang Mesir datang kepada Yusuf dan berkata, “Berilah roti untuk kami sebab apa gunanya kami mati di hadapanmu? Uang kami sudah habis.”
16Akan tetapi, Yusuf menjawab, “Jika uang kalian sudah habis, berikanlah ternakmu dan aku akan memberikannya kepadamu sebagai ganti ternakmu.”
17Lalu, mereka membawa ternaknya kepada Yusuf dan Yusuf memberikan roti kepada mereka sebagai pengganti kuda-kudanya, kawanan kambing dombanya, kawanan sapinya, dan keledai-keledainya. Pada tahun itu, dia memelihara mereka dengan roti sebagai pengganti segala ternak mereka.
18Setelah tahun itu berakhir, mereka datang lagi pada tahun yang kedua dan berkata kepadanya, “Kami tidak dapat menyembunyikannya dari Tuanku, bahwa uang kami sudah habis. Tuanku juga memiliki ternak kami sehingga tidak ada lagi yang tersisa di hadapanku Tuanku, kecuali tubuh kami dan tanah kami.
19Mengapa kami harus mati di depan matamu, baik kami maupun tanah kami? Belilah kami dan tanah kami untuk roti, maka kami maupun tanah kami akan menjadi hamba bagi Firaun. Berikanlah benih kepada kami supaya kami dapat hidup dan tidak mati. Dengan demikian, tanah ini tidak menjadi tandus.”
20Jadi, Yusuf membeli semua tanah di Mesir untuk Firaun sebab orang Mesir menjual ladangnya masing-masing akibat kelaparan yang menimpa mereka. Jadi, tanah-tanah itu pun menjadi milik Firaun.
21Mengenai rakyat itu, dia memindahkannya ke kota-kota, dari ujung perbatasan Mesir yang satu kepada yang lainnya.
22Hanya tanah yang dimiliki oleh para imam yang tidak dibelinya karena para imam memiliki bagian tetap dari Firaun dan mereka memakan bagian yang diberikan Firaun kepadanya. Oleh sebab itu, mereka tidak menjual tanahnya.
23Kemudian, Yusuf berkata kepada rakyat itu, “Lihatlah, pada hari ini, aku telah membelimu dan tanahmu untuk Firaun. Inilah benih untukmu dan kamu harus menaburnya di tanah ini.
24Pada masa panen, kamu harus memberikan seperlima bagian untuk Firaun dan empat bagian menjadi milikmu, untuk benih ladangmu, dan untuk rotimu, untuk mereka di dalam rumahmu, dan untuk makanan bagi anak-anakmu.”
25Lalu, mereka berkata, “Engkau telah menyelamatkan hidup kami! Biarlah kami mendapatkan kemurahan di mata Tuanku, dan kami akan menjadi hamba bagi Firaun.”
26Lalu, Yusuf menetapkan hal itu sebagai hukum atas tanah Mesir hingga hari ini, yaitu seperlima adalah milik Firaun. Hanya tanah imam yang tidak menjadi milik Firaun.
Permintaan Terakhir Israel
27Demikianlah Israel tinggal di tanah Mesir, di tanah Gosyen. Mereka mendapat kepemilikan di situ, beranak cucu, dan menjadi sangat banyak jumlahnya.
28Yakub tinggal di Mesir selama tujuh belas tahun. Jadi umur Yakub adalah 147 tahun.
29Ketika waktu kematian Israel semakin dekat, dia memanggil Yusuf, anaknya, dan berkata kepadanya, “Jika sekarang aku mendapat kemurahanmu dalam pandanganmu, aku mohon, taruhlah tanganmu di bawah pangkal pahaku dan berjanjilah bahwa kamu akan menunjukkan kebaikan dan kesetiaan terhadapku. Aku mohon, jangan menguburku di Mesir.
30Namun, aku ingin berbaring dengan nenek moyangku, dan kamu akan membawaku keluar dari Mesir, lalu menguburkanku di pekuburan mereka.” Jawab Yusuf, “Aku akan melakukan seperti yang engkau katakan.”
31Lalu, Yakub berkata, “Bersumpahlah kepadaku.” Yusuf pun bersumpah kepadanya. Lalu, Israel bersujud di bagian kepala tempat tidurnya.
Kejadian 48
Berkat untuk Manasye dan Efraim
1Setelah semua itu, terjadilah, seseorang memberi tahu Yusuf, “Lihatlah, ayahmu sakit!” Lalu, dia membawa kedua anaknya, yaitu Manasye dan Efraim, besertanya.
2Kemudian, seseorang memberi tahu Yakub dan berkata, “Lihatlah, anakmu, Yusuf, datang kepadamu,” sehingga Israel menguatkan dirinya dan duduk di tempat tidur.
3Lalu, Yakub berkata kepada Yusuf, “Allah Yang Mahakuasa menampakkan diri kepadaku di Lus, di tanah Kanaan dan memberkatiku.
4Dia berkata kepadaku, ‘Lihatlah, Aku akan membuatmu beranak cucu dan melipatgandakanmu. Aku akan menjadikanmu bangsa yang besar dan akan memberikan tanah ini kepada keturunan-keturunan sesudahmu sebagai milik mereka untuk selama-lamanya.’
5Sekarang, kedua anakmu, Efraim dan Manasye, yang lahir bagimu di tanah Mesir sebelum kedatanganku di Mesir, mereka adalah milikku, sama seperti Ruben dan Simeon.
6Akan tetapi, keturunanmu yang lahir setelah mereka akan menjadi milikmu. Mereka akan disebut berdasarkan nama kedua kakak mereka dalam warisan mereka.
7Lalu, aku, pada saat kedatanganku dari Padan, Rahel mati di sisiku, di tanah Kanaan, tidak jauh dari Efrata. Aku menguburnya di sana, di jalan menuju Efrata, yaitu Betlehem.”
8Ketika Israel melihat anak-anak Yusuf, dia berkata, “Siapa mereka ini?”
9Yusuf berkata kepada ayahnya, “Merekalah anakku, yang telah Allah berikan kepadaku di tempat ini.” Dia berkata, “Aku minta kepadamu, bawalah mereka kepadaku, dan aku akan memberkatinya.”
10Pada waktu itu, mata Israel sudah rabun karena usia sehingga dia tidak dapat melihat. Yusuf pun mendekatkan mereka kepada ayahnya, lalu dia mencium serta memeluk mereka.
11Israel berkata kepada Yusuf, “Aku tidak pernah berpikir untuk melihat wajahmu, tetapi lihatlah, Allah bahkan mengizinkanku untuk melihat keturunanmu.”
12Lalu, Yusuf menarik anak-anaknya dari pangkuan Israel dan dia berlutut dengan wajahnya sampai ke tanah.
13Setelah itu, Yusuf menempatkan mereka berdua, Efraim di tangan kanannya, berhadapan dengan tangan kiri Israel; dan Manasye di tangan kirinya, berhadapan dengan tangan kanan Israel. Lalu, dia mendekatkan mereka kepada Israel.
14Akan tetapi, Israel mengulurkan tangan kanannya dan menumpangkannya ke atas kepala Efraim, yang adalah anak bungsu, dan tangan kirinya ke atas kepala Manasye. Dia menyilangkan tangannya meskipun Manasye adalah anak sulung.
15Lalu, dia memberkati Yusuf dan berkata, “Allah, yang di hadapan-Nya, leluhurku Abraham dan Ishak hidup, Allah yang menjadi Gembalaku di sepanjang hidupku, sampai pada hari ini,
16Malaikat yang telah menebusku dari semua yang jahat, berkatilah kiranya anak-anak muda ini. Biarlah namaku ada dalam mereka, dan nama leluhurku, Abraham dan Ishak. Kiranya mereka bertambah-tambah menjadi banyak di tengah-tengah bumi ini.”
17Ketika Yusuf melihat bahwa ayahnya menumpangkan tangan kanannya ke atas kepala Efraim, hal itu membuatnya tidak senang. Yusuf tidak senang akan hal itu. Yusuf memegang tangan ayahnya untuk memindahkannya dari kepala Efraim ke kepala Manasye.
18Yusuf berkata kepada ayahnya, “Ayah, tangan kananmu ada pada anak yang salah. Manasye adalah anak sulung. Letakkanlah tangan kananmu ke atasnya.”
19Namun, ayahnya menolak dan berkata, “Aku tahu, Nak. Aku tahu. Dia juga akan menjadi bangsa, dan dia juga akan menjadi besar. Namun, sesungguhnya adiknya akan menjadi lebih besar darinya dan keturunannya akan menjadi bangsa yang besar.”
20Jadi, Israel memberkati mereka hari itu. Dia berkata, “Umat Israel akan memakai namamu apabila mereka memberkati orang. Mereka akan berkata, ‘Semoga Allah menjadikanmu seperti Efraim dan Manasye.’” Demikianlah dia memberkati mereka pada hari itu, katanya, “Allah menjadikanmu seperti Efraim dan seperti Manasye. Dia menempatkan Efraim di depan Manasye.
21Kemudian, Israel berkata kepada Yusuf, “Lihatlah, aku hampir mati, tetapi Allah akan menyertaimu dan membawamu kembali ke tanah nenek moyangmu.
22Lebih lagi, aku telah memberikan kepadamu lebih besar dari saudaramu, yaitu wilayah yang aku rebut dengan pedang dan panah dari orang-orang Amori.”