Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Kamis, 3 September 2026
Kembali ke Hari Ini
2 Tawarikh 31-33
2 Tawarikh 31
Pembaruan Iman pada Zaman Hizkia
1Setelah semuanya selesai, semua orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota Yehuda. Mereka menghancurkan tiang-tiang berhala dan menebang patung-patung Dewi Asyera; mereka merobohkan bukit-bukit pengurbanan serta mazbah-mazbah di seluruh Yehuda, Benyamin, Efraim, dan Manasye, sampai semuanya habis. Lalu, semua orang Israel kembali ke kota-kota mereka dan ke tanah milik masing-masing.
Pengembalian Tugas Imam dan Orang Lewi
2Hizkia menetapkan kelompok para imam dan orang-orang Lewi, kelompok demi kelompok, masing-masing sesuai dengan tugasnya, baik sebagai imam maupun sebagai orang Lewi. Mereka harus mempersembahkan kurban bakaran dan kurban pendamaian, menyelenggarakan ibadah, mengucap syukur, dan menyanyikan puji-pujian di pintu gerbang tenda TUHAN.
3Raja memberikan sumbangan dari harta miliknya untuk kurban bakaran, baik kurban bakaran pada pagi dan petang, maupun kurban bakaran pada hari-hari Sabat, pada bulan-bulan baru, dan pada hari-hari raya, seperti yang tertulis dalam Taurat TUHAN.
4Dia memerintahkan rakyat yang tinggal di Yerusalem untuk memberi sumbangan yang menjadi bagian para imam dan orang-orang Lewi, supaya mereka kuat dalam melaksanakan Taurat TUHAN.
5Setelah perintah ini tersebar, orang Israel membawa sejumlah besar hasil pertama dari gandum, anggur, minyak, madu, dan segala macam hasil bumi. Mereka juga membawa persembahan persepuluhan dari segala sesuatu dengan jumlah yang melimpah.
6Orang-orang Israel dan orang-orang Yehuda yang tinggal di kota-kota Yehuda membawa persembahan persepuluhan berupa sapi dan domba, serta persembahan persepuluhan dari benda-benda kudus yang telah dikuduskan bagi TUHAN, Allah mereka. Semua itu mereka letakkan hingga bertumpuk-tumpuk.
7Pada bulan ketiga, mereka mulai membuat tumpukan itu, dan pada bulan ketujuh mereka menyelesaikannya.
8Ketika Hizkia dan para pemimpin datang untuk melihat tumpukan itu, mereka memuji TUHAN serta umat-Nya, Israel.
9Hizkia bertanya kepada para imam dan orang Lewi tentang tumpukan itu.
10Lalu, Azarya, imam kepala dari keturunan Zadok, menjawab dia dan berkata, “Sejak persembahan khusus mulai dibawa ke bait TUHAN, kami makan sekenyang-kenyangnya, tetapi sisanya masih banyak. Sebab, TUHAN memberkati umat-Nya sehingga sisanya sebanyak ini.”
11Lalu, Hizkia menyuruh agar disediakan kamar-kamar di bait TUHAN, dan mereka menyiapkannya.
12Dengan setia, mereka membawa persembahan khusus, persembahan persepuluhan, dan persembahan kudus. Pengawas mereka adalah Konanya, seorang Lewi, dan Simei, saudaranya, yang merupakan orang kedua.
13Yehiel, Azazya, Nahat, Asael, Yerimot, Yozabad, Eliel, Yismakhya, Mahat, dan Benaya menjadi pengawas di bawah Konanya dan Simei, saudaranya itu, sesuai dengan petunjuk Raja Hizkia dan Azarya, pemuka bait Allah.
14Kore, anak Yimna, seorang Lewi, penjaga pintu gerbang sebelah timur, mengawasi pemberian sukarela untuk Allah, serta memberikan persembahan khusus kepada TUHAN dan persembahan-persembahan mahakudus.
15Eden, Minyamin, Yesua, Semaya, Amarya, dan Sekhanya membantunya dengan setia di kota para imam. Mereka menyerahkan pembagian itu kepada saudara-saudara mereka menurut kelompoknya, baik orang dewasa maupun anak-anak,
16kecuali kepada mereka yang tercatat dalam daftar keturunan sebagai laki-laki yang berumur tiga tahun ke atas, yaitu semua orang yang masuk ke bait TUHAN, sesuai dengan hari-hari yang ditetapkan baginya untuk bertugas, menurut tugas jabatan dan kelompok mereka.
17Para imam didaftarkan menurut kaum keluarga mereka, sementara orang-orang Lewi yang berumur dua puluh tahun ke atas didaftarkan menurut tugas jabatan dan kelompok mereka.
18Daftar keturunan itu meliputi semua kanak-kanak, istri, anak laki-laki, dan anak perempuan dari seluruh kaum itu, sebab mereka setia menguduskan diri mereka.
19Bagi keturunan Harun, yaitu imam-imam yang tinggal di padang-padang penggembalaan di sekitar kota-kota mereka, ada orang-orang yang ditunjuk dengan disebut namanya di setiap kota yang menyerahkan pembagian kepada setiap laki-laki di antara para imam dan kepada setiap orang Lewi yang tercatat dalam daftar keturunan.
20Hizkia melakukan hal ini di seluruh Yehuda. Dia berlaku baik, jujur, dan benar di hadapan TUHAN, Allahnya.
21Pada setiap usaha yang dimulainya dalam pelayanan bagi bait Allah dan dalam pelaksanaan Taurat serta perintah untuk mencari Allahnya, dia melaksanakannya dengan segenap hati dan berhasil.
2 Tawarikh 32
Raja Sanherib Mendatangkan Kesukaran kepada Hizkia
1Sesudah hal-hal yang Hizkia lakukan dengan penuh kesetiaan itu, Sanherib, raja Asyur, datang dan menyerang Yehuda. Dia mengepung kota-kota berkubu dan berniat menaklukkannya.
2Ketika Hizkia tahu bahwa Sanherib datang dan berniat menyerang Yerusalem,
3dia berunding dengan para pahlawan dan panglimanya untuk menutup sumber-sumber mata air yang ada di luar kota. Mereka pun membantunya.
4Kemudian, orang banyak berkumpul, dan menutup semua sumber mata air dan sungai yang mengalir melintasi negeri itu. Mereka berkata, “Mengapa raja-raja Asyur harus datang dan mendapatkan banyak air?”
5Hizkia menguatkan hatinya dan membangun seluruh tembok yang sudah dibongkar, mendirikan menara-menara di atasnya, dan membangun tembok-tembok lain di luarnya. Dia memperkuat Milo di kota Daud dan membuat lembing dan perisai dalam jumlah besar.
6Dia mengangkat panglima-panglima perang atas rakyatnya, dan mereka berkumpul menghadapnya di halaman pintu gerbang kota. Lalu, dia menenangkan hati mereka, dengan berkata
7“Jadilah kuat dan berani. Jangan takut atau gentar terhadap raja Asyur dan seluruh laskar yang ada bersamanya. Sebab, yang bersama kita lebih banyak daripada yang bersama dia.
8Yang bersama dia adalah tangan manusia, sementara yang bersama kita adalah TUHAN, Allah kita, yang akan menolong kita dan berperang dalam peperangan kita.” Rakyat pun dikuatkan oleh perkataan Hizkia, raja Yehuda.
Perkataan Sanherib yang Menentang Allah
9Sesudah itu, ketika Sanherib, raja Asyur, dan seluruh pasukannya sedang mengepung Lakhis, dia mengutus para pegawainya ke Yerusalem menemui Hizkia, raja Yehuda, dan semua orang Yehuda yang ada di Yerusalem, dengan pesan:
10“Inilah perkataan Sanherib, raja Asyur, ‘Apa yang kamu andalkan sehingga kamu tetap tinggal di Yerusalem yang sudah dikepung ini?
11Bukankah Hizkia sedang menghasut kamu untuk menyerahkan kamu, supaya kamu mati kelaparan dan kehausan ketika dia berkata, ‘TUHAN, Allah kita, akan melepaskan kita dari tangan raja Asyur’?
12Bukankah Hizkia ini yang menyingkirkan bukit-bukit pengorbanan dan mazbah-mazbah-Nya dengan berkata kepada Yehuda dan Yerusalem, ‘Di depan satu mazbah saja kamu harus sujud menyembah dan membakar kurban di atasnya’?
13Apa kamu tidak tahu apa yang sudah aku dan nenek moyangku lakukan terhadap semua bangsa di negeri-negeri lain? Apakah ilah semua bangsa negeri itu pernah berhasil melepaskan negeri mereka dari tanganku?
14Siapakah dari antara semua ilah bangsa itu yang ditumpas oleh nenek moyangku yang dapat melepaskan bangsanya dari tanganku sehingga Allahmu dapat melepaskanmu dari tanganku?
15Sekarang, jangan biarkan Hizkia menipumu dan jangan biarkan dia menghasutmu seperti ini! Jangan percaya kepadanya, sebab tidak ada ilah dari bangsa atau kerajaan mana pun yang dapat melepaskan bangsanya dari tanganku atau dari tangan nenek moyangku. Lebih-lebih Allahmu itu. Dia tidak dapat melepaskan kamu dari tanganku.’”
16Masih banyak lagi yang diucapkan oleh pegawai-pegawai Sanherib menentang TUHAN, Allah, dan menentang Hizkia, hamba-Nya.
17Dia juga menulis surat yang mencela TUHAN, Allah Israel, yang berbunyi, “Seperti ilah bangsa-bangsa lain tidak dapat melepaskan bangsanya dari tanganku, begitu pula Allah Hizkia tidak dapat melepaskan bangsa-Nya dari tanganku.”
18Mereka berseru dengan suara keras dalam bahasa Yehuda kepada penduduk Yerusalem yang berada di atas tembok, untuk menakuti dan membuat mereka cemas, supaya kota itu dapat direbut.
19Mereka berbicara melawan Allah Yerusalem seperti berbicara melawan ilah bangsa-bangsa di bumi yang adalah buatan tangan manusia.
20Raja Hizkia dan Nabi Yesaya, anak Amos, berdoa tentang hal ini dan berseru ke langit.
21Kemudian, TUHAN mengirim malaikat untuk melenyapkan semua pahlawan yang gagah perkasa, pemuka, dan panglima yang ada di perkemahan raja Asyur, sehingga dia pulang ke negerinya dengan rasa malu. Ketika dia masuk ke kuil ilahnya, anak-anak kandungnya sendiri membunuh dia dengan pedang di sana.
22TUHAN menyelamatkan Hizkia dan seluruh Yerusalem dari tangan Sanherib, raja Asyur, dan dari tangan semua musuhnya. Dia mengaruniakan keamanan kepada mereka di seluruh penjuru.
23Banyak orang membawa persembahan untuk TUHAN ke Yerusalem dan barang-barang berharga untuk Hizkia, raja Yehuda. Sejak saat itu, dia ditinggikan di depan mata semua bangsa.
Akhir Hidup Hizkia
24Pada masa itu, Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Dia berdoa kepada TUHAN, dan TUHAN berfirman kepadanya dan memberinya suatu tanda ajaib.
25Namun, Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, sebab hatinya menjadi angkuh. Itulah sebabnya, murka TUHAN menimpa dia, juga Yehuda dan Yerusalem.
26Namun, Hizkia merendahkan diri dari keangkuhan hatinya itu, baik dia maupun penduduk Yerusalem, sehingga murka TUHAN tidak menimpa mereka pada zaman Hizkia.
27Hizkia memiliki kekayaan dan kehormatan yang sangat besar. Dia membuat perbendaharaan-perbendaharaan untuk emas, perak, batu permata yang berharga, rempah-rempah, perisai, dan berbagai barang yang indah.
28Dia juga membuat gudang perbekalan untuk hasil gandum, anggur, dan minyak, dan kandang-kandang untuk berbagai jenis hewan besar serta kandang-kandang untuk kawanan ternak.
29Dia membuat kota-kota bagi dirinya dan memperoleh banyak domba dan sapi, sebab Allah memberikan kepadanya banyak sekali harta benda.
30Hizkialah yang membendung aliran Gihon di sebelah hulu dan mengalirkannya ke hilir, ke sebelah barat kota Daud. Hizkia berhasil dalam segala pekerjaannya.
31Ketika utusan-utusan para pembesar Babel dikirim kepadanya untuk menanyakan tentang tanda ajaib yang terjadi di negeri itu, Allah meninggalkan dia untuk mengujinya dan mengetahui segala isi hatinya.
32Perkataan Hizkia selebihnya dan kesetiaannya, sesungguhnya semua itu tertulis dalam Kitab Penglihatan Nabi Yesaya Anak Amos, dalam kitab Sejarah Raja-Raja Yehuda dan Israel.
33Kemudian, Hizkia dibaringkan bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di pendakian ke pekuburan anak-anak Daud. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem memberikan penghormatan kepadanya pada saat kematiannya. Lalu, Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
2 Tawarikh 33
Manasye, Raja Yehuda
1Manasye berumur dua belas tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama 55 tahun.
2Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN menurut kekejian bangsa-bangsa yang telah TUHAN usir dari hadapan orang Israel.
3Dia membangun kembali bukit-bukit pengurbanan yang telah dirobohkan Hizkia, ayahnya. Dia membangun mazbah-mazbah untuk para Baal, membuat patung-patung Dewi Asyera, dan menyembah semua tentara langit dan beribadah kepadanya.
4Dia membangun mazbah-mazbah di bait TUHAN, meskipun TUHAN telah berfirman, “Di Yerusalem, nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya.”
5Dia juga membangun mazbah-mazbah bagi semua tentara langit di dua halaman bait TUHAN.
6Bahkan, dia mempersembahkan anak-anaknya sendiri ke dalam perapian di Lembah Ben-Hinom. Dia melakukan ramalan, telaah, sihir, dan menghubungi pemanggil arwah dan para peramal. Dia melakukan banyak kejahatan dalam pandangan TUHAN sehingga membangkitkan murka-Nya.
7Dia juga menempatkan patung berhala yang dibuatnya dalam bait Allah, meskipun Allah telah berfirman kepada Daud dan kepada Salomo, anaknya, “Di bait ini dan di Yerusalem, yang telah Kupilih dari antara seluruh suku Israel, Aku akan menaruh nama-Ku untuk selama-lamanya.
8Aku tidak akan lagi memindahkan kaki orang Israel dari tanah yang telah Kutentukan untuk nenek moyangmu. Asalkan, dengan setia, mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepada mereka melalui Musa, yaitu seluruh hukum, ketetapan, dan peraturan.”
9Namun, Manasye menyesatkan orang Yehuda dan penduduk Yerusalem sehingga mereka berbuat jahat, lebih daripada bangsa-bangsa yang telah TUHAN musnahkan dari hadapan orang Israel.
10TUHAN berfirman kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak mendengarkannya.
11Oleh sebab itu, TUHAN mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur, yang menangkap Manasye dengan pengait-pengait, mengikatnya dengan rantai-rantai tembaga, dan membawanya ke Babel.
12Ketika dia menderita, dia memohon belas kasihan TUHAN, Allahnya. Dia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya
13dan berdoa kepada-Nya. TUHAN mengabulkan serta mendengar permohonannya. Allah membawanya kembali ke Yerusalem, ke kerajaannya. Manasye pun mengetahui bahwa TUHAN adalah Allah.
14Sesudah itu, dia mendirikan tembok di luar kota Daud, di sebelah barat Gihon, di lembah, sampai jalan masuk Pintu Gerbang Ikan. Tembok itu mengelilingi Ofel, dan dia membuat tembok itu sangat tinggi. Dia juga menempatkan panglima-panglima pasukan di setiap kota berbenteng di Yehuda.
15Dia menyingkirkan ilah-ilah asing, berhala dari bait TUHAN, dan semua mazbah yang dia bangun di atas gunung bait TUHAN dan di Yerusalem, lalu membuang semua itu ke luar kota.
16Dia membangun kembali mazbah TUHAN, mempersembahkan kurban pendamaian dan kurban syukur di atasnya, dan memerintahkan Yehuda untuk beribadah kepada TUHAN, Allah Israel.
17Rakyat masih mempersembahkan kurban di bukit-bukit pengurbanan, tetapi persembahan itu hanya diberikan kepada TUHAN, Allah mereka.
18Riwayat Manasye selebihnya, doanya kepada Allahnya, dan perkataan para pelihat yang disampaikan kepadanya dalam nama TUHAN, Allah Israel, sesungguhnya semua itu tertulis dalam kitab Sejarah Raja-Raja Israel.
19Doanya dan permohonannya yang dikabulkan, segala dosa dan ketidaksetiaannya, tempat-tempat dia membangun bukit-bukit pengurbanan, mendirikan patung-patung Dewi Asyera, dan patung-patung pahatan sebelum dia merendahkan diri, sesungguhnya semua itu tertulis dalam riwayat para pelihat.
20Lalu, Manasye dibaringkan bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di istananya. Amon, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.
Amon, Raja Yehuda
21Amon berumur 22 tahun ketika dia menjadi raja Yehuda. Dia memerintah di Yerusalem selama dua tahun.
22Dia melakukan apa yang jahat dalam pandangan TUHAN seperti yang dilakukan oleh Manasye, ayahnya. Amon mempersembahkan kurban kepada semua patung pahatan yang dibuat oleh Manasye, ayahnya, dan beribadah kepada mereka.
23Dia tidak merendahkan diri di hadapan TUHAN seperti Manasye, ayahnya, merendahkan diri. Sebaliknya, Amon semakin menambah kesalahannya.
24Pegawai-pegawainya bersekongkol untuk melawan dia dan membunuhnya di istananya.
25Dan, rakyat negeri itu membunuh semua orang yang bersekongkol melawan Raja Amon. Lalu, rakyat negeri itu mengangkat Yosia, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365