2 Tawarikh 22-25
2 Tawarikh 22
Ahazia, Raja Yehuda
1Penduduk Yerusalem mengangkat Ahazia, anak bungsu Yoram, menjadi raja menggantikan dia karena semua anaknya yang lebih tua telah dibunuh oleh gerombolan yang datang bersama dengan orang-orang Arab ke perkemahan. Demikianlah Ahazia, anak Yoram, raja Yehuda, menjadi raja.
2Ahazia berumur 42 tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama satu tahun. Nama ibunya adalah Atalya, cucu Omri.
3Dia juga hidup menurut jejak keluarga Ahab karena ibunya menjadi penasihatnya untuk melakukan kejahatan.
4Dia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN seperti keluarga Ahab, sebab sesudah kematian ayahnya mereka menjadi penasihat-penasihatnya kepada kehancurannya.
5Dia juga mengikuti nasihat mereka dan pergi bersama Yoram, anak Ahab, raja Israel, untuk berperang melawan Hazael, raja Aram, di Ramot-Gilead. Namun, orang-orang Aram melukai Yoram.
6Yoram kembali ke Yizreel untuk diobati karena luka-luka yang dia peroleh di Rama saat berperang melawan Hazael, raja Aram. Ahazia, anak Yoram, raja Yehuda, pergi menjenguk Yoram, anak Ahab, di Yizreel karena dia sakit.
7Allah telah menentukan ajal Ahazia saat Ahazia pergi menemui Yoram. Ketika dia datang, dia pergi bersama Yoram untuk mendatangi Yehu, anak Nimsi, yang telah diurapi TUHAN untuk melenyapkan keluarga Ahab.
8Ketika Yehu menjalankan penghukuman atas keluarga Ahab, dia menjumpai pembesar-pembesar Yehuda dan anak-anak dari saudara-saudara Ahazia yang melayani Ahazia dan membunuh mereka.
9Kemudian, dia mencari Ahazia; Ahazia tertangkap ketika dia bersembunyi di Samaria. Dia dibawa kepada Yehu, lalu dibunuh dan dikuburkan. Sebab, orang berkata, “Dia cucu Yosafat yang mencari TUHAN dengan segenap hatinya.” Tidak ada orang lagi dari keluarga Ahazia yang mampu memerintah kerajaan itu.
Ratu Atalya
10Ketika Atalya, ibu Ahazia, melihat bahwa anaknya sudah mati, dia bangkit dan membinasakan semua keturunan raja dari kaum Yehuda.
11Namun, Yosabat, anak perempuan raja, mengambil Yoas, anak Ahazia, dan membawanya pergi dari antara anak-anak raja yang akan dibunuh itu. Dia memasukkan Yoas bersama pengasuhnya ke dalam kamar tidur. Karena Yosabat, anak perempuan Yoram dan istri Imam Yoyada, adalah saudara perempuan Ahazia, dia menyembunyikan Yoas dari Atalya supaya dia tidak membunuhnya.
12Selama enam tahun, Yoas bersembunyi dengan mereka di bait Allah, sementara Atalya memerintah negeri itu.
2 Tawarikh 23
Pemberontakan Menentang Ratu Atalya
1Pada tahun ketujuh, Yoyada memberanikan dirinya dan membuat perjanjian dengan para pemimpin pasukan seratus, yaitu Azarya, anak Yeroham; Ismael, anak Yohanan; Azarya, anak Obed; Maaseya, anak Adaya; dan Elisafat, anak Zikhri.
2Mereka mengelilingi Yehuda dan mengumpulkan orang-orang Lewi dari semua kota di Yehuda serta para kepala kaum orang Israel. Orang-orang itu pun datang ke Yerusalem.
3Lalu, seluruh umat itu membuat perjanjian dengan raja di bait Allah. Yoyada berkata kepada mereka, “Lihatlah, anak raja akan memerintah seperti yang TUHAN firmankan tentang anak-anak Daud.
4Inilah yang harus kamu lakukan: sepertiga dari kamu yang bertugas pada hari Sabat, baik imam maupun orang Lewi, harus menjadi penjaga pintu.
5Sepertiga lagi harus berada di istana raja, dan sepertiga lagi di Pintu Gerbang Dasar, sementara seluruh rakyat harus berada di pelataran bait TUHAN.
6Tidak ada yang boleh memasuki bait TUHAN selain para imam dan orang-orang Lewi yang melayani. Mereka boleh masuk sebab mereka kudus, tetapi seluruh rakyat harus menaati peraturan TUHAN.
7Orang-orang Lewi harus mengelilingi raja dari segala penjuru, masing-masing dengan senjata di tangannya. Siapa pun yang memasuki bait harus dibunuh. Sertailah raja ketika dia keluar atau masuk.”
8Orang-orang Lewi dan seluruh Yehuda melakukan semua hal yang diperintahkan Imam Yoyada. Masing-masing dari mereka membawa orang-orangnya, baik yang masuk bertugas pada hari Sabat maupun yang bebas tugas pada hari Sabat, sebab Imam Yoyada tidak membubarkan kelompok-kelompok itu.
9Kepada para pemimpin pasukan seratus, Imam Yoyada memberikan tombak, perisai besar, dan perisai kecil milik Raja Daud yang ada di bait Allah.
10Dia menempatkan seluruh rakyat di sisi kiri Bait sampai sisi kanan Bait dengan senjata di tangan masing-masing. Mereka mengelilingi raja dekat mazbah dan dekat bait itu.
11Kemudian, mereka membawa anak raja keluar, mengenakan mahkota padanya, dan memberikan hukum Allah kepadanya. Mereka mengangkat dia sebagai raja, lalu Imam Yoyada dan anak-anaknya mengurapi dia. Mereka berseru, “Hidup Raja!”
12Ketika Atalya mendengar pekik rakyat yang berlari-lari dan memuji-muji raja, dia pergi mendatangi rakyat di bait TUHAN.
13Dia melihat raja berdiri di dekat pilar di pintu masuk, sementara para pemimpin dan peniup trompet ada di samping raja. Seluruh rakyat negeri itu bersukaria sambil meniup trompet, sedangkan para penyanyi dengan alat-alat musiknya memimpin nyanyian pujian. Atalya merobek pakaiannya dan berkata, “Pengkhianatan, pengkhianatan!”
14Kemudian, Imam Yoyada menyuruh keluar para pemimpin pasukan seratus yang mengepalai pasukan, dan berkata kepada mereka, “Keluarkan dia dari barisan! Yang memihak kepadanya harus dibunuh dengan pedang.” Sebab, Imam Yoyada telah berkata, “Jangan membunuhnya di bait TUHAN.”
15Mereka menangkap perempuan itu ketika dia sampai di jalan masuk istana raja melalui Pintu Gerbang Kuda, lalu membunuhnya di sana.
16Yoyada membuat perjanjian antara dia dan seluruh rakyat serta raja, bahwa mereka akan menjadi umat TUHAN.
17Sesudah itu, seluruh rakyat pergi ke kuil Baal dan merobohkannya. Mereka memecahkan mazbah-mazbah dan patung-patungnya dan membunuh Matan, imam Baal, di depan mazbah-mazbah itu.
18Yoyada menyerahkan jabatan atas bait TUHAN ke tangan imam-imam Lewi yang telah Daud tetapkan atas bait TUHAN. Mereka harus mempersembahkan kurban bakaran kepada TUHAN, seperti yang tertulis dalam Taurat Musa, dengan sukacita dan nyanyian menurut petunjuk Daud.
19Dia juga menempatkan penjaga-penjaga di pintu gerbang bait TUHAN supaya orang yang najis, karena alasan apa pun, tidak dapat masuk.
20Sesudah itu, dia mengajak para pemimpin pasukan seratus, para pemuka, para pemerintah rakyat, dan seluruh rakyat negeri itu untuk membawa raja turun dari bait TUHAN. Mereka masuk ke istana raja melalui Pintu Gerbang Atas dan mendudukkan raja di atas takhta kerajaan.
21Seluruh rakyat negeri itu bersukacita. Kota itu menjadi aman sesudah Atalya dibunuh dengan pedang.
2 Tawarikh 24
Yoas, Raja Yehuda
1Yoas berumur tujuh tahun ketika dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama empat puluh tahun. Nama ibunya adalah Zibya dari Bersyeba.
2Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN sepanjang hidup Imam Yoyada.
3Yoyada mengambil dua orang istri bagi dia, dan Yoas memperoleh anak-anak lelaki dan perempuan.
4Beberapa waktu kemudian, Yoas memutuskan untuk memugar bait TUHAN.
5Dia mengumpulkan para imam dan orang Lewi, dan berkata kepada mereka, “Pergilah ke kota-kota Yehuda dan kumpulkanlah uang dari seluruh Israel untuk memperbaiki bait Allahmu setiap tahun. Lakukanlah hal itu secepatnya.” Namun, orang Lewi tidak segera melakukannya.
6Jadi, raja memanggil Imam Kepala Yoyada dan berkata, “Mengapa kamu tidak menuntut orang-orang Lewi membawa dari Yehuda dan Yerusalem pajak yang dikenakan Musa, hamba Allah itu, kepada umat Israel untuk tenda tempat hukum Allah?”
7Anak-anak Atalya, perempuan fasik itu, telah membongkar Bait Suci Allah, bahkan memakai barang-barang kudus bait TUHAN untuk para Baal.
8Jadi, raja memerintahkan mereka untuk membuat sebuah peti dan menempatkannya di luar pintu gerbang bait TUHAN,
9Lalu, mereka membuat pengumuman di Yehuda dan Yerusalem bahwa orang-orang harus membawa kepada TUHAN pajak yang dikenakan Musa, hamba Allah itu, kepada orang Israel di padang gurun.
10Semua pemimpin dan seluruh rakyat itu bersukacita. Mereka membawa pajaknya dan memasukkannya ke dalam peti itu sampai penuh.
11Setiap kali peti itu dibawa kepada petugas raja melalui orang-orang Lewi dan ketika mereka melihat bahwa uang di dalamnya sudah banyak, maka juru tulis raja dan petugas dari imam kepala akan datang untuk mengosongkan peti itu. Lalu, mereka mengambil peti itu dan mengembalikannya ke tempat semula. Demikianlah mereka melakukannya setiap hari dan mengumpulkan banyak uang.
12Raja dan Yoyada menyerahkan uang itu kepada mereka yang melakukan pekerjaan pelayanan bait TUHAN. Merekalah yang mengupah tukang-tukang pahat dan tukang-tukang kayu untuk memugar bait TUHAN, juga tukang-tukang besi dan tembaga untuk memperbaiki bait TUHAN.
13Para pekerja itu mulai melakukan pekerjaan mereka, dan pekerjaan perbaikan itu maju di tangan mereka. Mereka membangun bait Allah menurut keadaannya semula dan mengukuhkannya.
14Setelah mereka selesai, mereka membawa sisa uang itu kepada raja dan Yoyada. Uang itu digunakan untuk membuat peralatan-peralatan di bait TUHAN, yaitu peralatan untuk pelayanan persembahan, sendok-sendok, dan peralatan-peralatan dari emas dan perak. Sepanjang Yoyada hidup, kurban bakaran dipersembahkan di bait TUHAN secara teratur.
15Yoyada menjadi tua dan genap hari-harinya, lalu dia mati. Usianya 130 tahun pada saat kematiannya.
16Dia dikuburkan di kota Daud, di samping raja-raja karena dia melakukan yang baik di Israel terhadap Allah dan bait-Nya.
Kejahatan Raja Yoas
17Sesudah kematian Yoyada, pemimpin-pemimpin Yehuda datang dan sujud menyembah raja. Sejak saat itu, raja mendengarkan mereka.
18Mereka mengabaikan bait TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dan beribadah kepada patung-patung Dewi Asyera dan berhala-berhala. Karena kesalahan itu, Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka.
19Namun, TUHAN mengutus nabi-nabi kepada mereka supaya mereka kembali kepada TUHAN. Nabi-nabi itu memperingatkan mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkannya.
20Kemudian, Roh Allah menguasai Zakharia, anak Imam Yoyada. Dia berdiri di depan rakyat dan berkata, “Inilah firman Allah: Mengapa kamu melanggar perintah-perintah TUHAN sehingga kamu tidak beruntung? Karena kamu meninggalkan TUHAN, maka Dia meninggalkan kamu.”
21Namun, mereka bersekongkol melawan dia dan melontarinya dengan batu atas perintah raja di pelataran bait TUHAN.
22Raja Yoas tidak mengingat kebaikan yang telah dilakukan Yoyada, ayahnya, kepadanya dan membunuh anaknya. Menjelang kematiannya, Zakharia berkata, “Kiranya TUHAN melihatnya dan menuntut balas!”
23Pada pergantian tahun, tentara Aram maju menyerang Yoas dan masuk ke Yehuda serta Yerusalem. Mereka membunuh semua pemimpin rakyat dari bangsa itu dan mengirim semua jarahan mereka kepada raja Damsyik.
24Walaupun pasukan Aram datang dengan sedikit orang, tetapi TUHAN menyerahkan tentara yang sangat besar itu ke tangan orang Aram sebab orang-orang Yehuda meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Demikianlah penghukuman atas Yoas dilaksanakan.
25Saat mereka pergi darinya, meninggalkannya dengan luka-luka berat, pegawai-pegawainya bersekongkol melawan dia karena darah anak Imam Yoyada itu dan membunuh dia di atas tempat tidurnya. Yoas mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak dikuburkan di pekuburan raja-raja.
26Inilah orang-orang yang bersekongkol melawan Yoas: Zabad, anak Simeat, perempuan Amon, dan Yozabad, anak Simrit, perempuan Moab.
27Mengenai anak-anaknya dan banyaknya ucapan ilahi yang melawan dia, serta tentang perbaikan bait Allah, sesungguhnya semua itu tertulis dalam tafsiran kitab raja-raja. Amazia, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.
2 Tawarikh 25
Amazia, Raja Yehuda
1Amazia berusia 25 tahun saat dia menjadi raja. Dia memerintah di Yerusalem selama 29 tahun. Nama ibunya adalah Yoadan, dari Yerusalem.
2Dia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tetapi tidak sepenuh hati.
3Sesudah kerajaan itu menjadi kukuh di tangannya, dia membunuh pegawai-pegawainya yang telah membunuh raja, yaitu ayahnya.
4Namun, dia tidak membunuh anak-anak mereka, melainkan bertindak sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat, yaitu kitab Musa, tempat TUHAN memberi perintah yang berbunyi, “Ayah tidak boleh dihukum mati karena anaknya, dan anak tidak boleh dihukum mati karena ayahnya. Setiap orang harus mati karena dosanya sendiri.”
5Amazia mengumpulkan orang Yehuda dan menyuruh mereka berdiri menurut kaum keluarga mereka di bawah pemimpin pasukan seribu dan pemimpin pasukan seratus. Dari seluruh Yehuda dan Benyamin, dia menghitung mereka yang berumur dua puluh tahun ke atas dan mendapati 300.000 orang pilihan yang siap berperang dan mampu menggunakan tombak dan perisai.
6Dia juga menyewa 100.000 pahlawan yang gagah perkasa dari Israel dengan upah seratus talenta perak.
7Namun, seorang abdi Allah datang menghadapnya dan berkata, “Ya Raja, jangan biarkan tentara Israel pergi bersamamu, sebab TUHAN tidak menyertai Israel, yaitu semua keturunan Efraim itu.
8Namun, jika engkau tetap pergi, lakukanlah. Kuatkanlah dirimu dalam peperangan; Allah akan membuat engkau jatuh di depan musuhmu sebab Allah memiliki kuasa untuk menolong dan menjatuhkan.”
9Amazia menjawab abdi Allah itu, “Apa yang harus kulakukan dengan seratus talenta yang telah kuberikan kepada pasukan Israel itu?” Abdi Allah itu menjawab, “TUHAN dapat memberikan kepadamu lebih dari itu.”
10Jadi, Amazia membubarkan pasukan yang datang kepadanya dari Efraim supaya mereka kembali ke tempat tinggalnya. Oleh sebab itu, mereka sangat marah terhadap orang Yehuda dan kembali ke tempat tinggalnya dengan amarah yang menyala-nyala.
11Amazia memberanikan dirinya dan memimpin rakyatnya maju ke Lembah Asin dan mengalahkan sepuluh ribu orang dari keturunan Seir.
12Keturunan Yehuda menawan sepuluh ribu orang hidup-hidup dan membawa mereka ke suatu puncak bukit batu, lalu melemparkan mereka dari puncak bukit batu itu sehingga semuanya hancur tercabik-cabik.
13Namun, orang-orang dari pasukan yang dipulangkan Amazia, yaitu yang tidak diperbolehkan untuk pergi bersamanya ke dalam peperangan, menyerbu kota-kota Yehuda dari Samaria sampai Bet-Horon. Mereka menewaskan tiga ribu penduduk dan membawa banyak jarahan.
14Sesudah Amazia kembali dari mengalahkan orang-orang Edom, dia membawa ilah-ilah keturunan Seir dan mendirikannya sebagai ilah-ilahnya. Dia sujud menyembah ilah-ilah itu dan membakar dupa bagi mereka.
15Oleh sebab itu, murka TUHAN bangkit terhadap Amazia. Dia mengutus seorang nabi kepadanya yang berkata, “Mengapa engkau mencari ilah suatu bangsa yang tidak dapat melepaskan bangsanya sendiri dari tanganmu?”
16Ketika nabi itu sedang berbicara, Amazia berkata kepadanya, “Apakah kami telah mengangkatmu sebagai penasihat raja? Diamlah! Apakah kamu mau dibunuh?” Lalu, nabi itu diam setelah berkata, “Sekarang aku tahu bahwa Allah ingin membinasakan engkau sebab engkau telah melakukan hal ini dan tidak mendengarkan nasihatku.”
Peperangan Melawan Israel
17Amazia, raja Yehuda, berunding, lalu mengutus orang kepada Yoas, anak Yoahas, anak Yehu, raja Israel, dengan pesan, “Mari kita berhadapan.”
18Namun, Yoas, raja Israel, mengutus orang kepada Amazia, raja Yehuda, dengan pesan, “Duri di Lebanon mengirim pesan kepada pohon aras di Lebanon, dengan berkata: ‘Berikanlah anak perempuanmu untuk menjadi istri anak lelakiku.’ Akan tetapi, binatang hutan di Lebanon melewatinya dan menginjak-injak duri itu.
19Engkau berkata, ‘Lihatlah, aku sudah mengalahkan Edom,’ sehingga engkau tinggi hati dan membanggakan diri. Sekarang, tinggallah di rumahmu. Untuk apa menantang malapetaka sehingga engkau jatuh bersama Yehuda?”
20Namun, Amazia tidak mendengarkannya sebab hal itu telah ditetapkan Allah yang hendak menyerahkannya ke dalam tangan Yoas karena dia menyembah ilah orang Edom.
21Yoas, raja Israel, bergerak maju. Dia dan Amazia, raja Yehuda, saling berhadapan di Bet-Semes, di wilayah Yehuda.
22Yehuda dikalahkan oleh Israel sehingga masing-masing dari mereka lari ke tendanya.
23Yoas, raja Israel, menangkap Amazia, raja Yehuda, anak Yoas, anak Yoahas, di Bet-Semes, dan membawanya ke Yerusalem. Yoas merobohkan tembok Yerusalem dari Pintu Gerbang Efraim sampai ke Pintu Gerbang Sudut, sepanjang 400 hasta.
24Dia mengambil semua emas, perak, dan semua peralatan yang ada di bait Allah dan yang berada di bawah pengawasan keluarga Obed-Edom, juga perbendaharaan istana raja dan para tawanan. Lalu, dia kembali ke Samaria.
25Amazia, anak Yoas, raja Yehuda, masih hidup selama lima belas tahun sesudah kematian Yoas, anak Yoahas, raja Israel.
26Riwayat Amazia selebihnya, dari awal sampai akhir, bukankah semua itu tertulis dalam kitab Sejarah Raja-Raja Yehuda dan Israel?.
27Sejak Amazia berpaling dari TUHAN, orang-orang bersekongkol melawan dia di Yerusalem sehingga dia lari ke Lakhis. Namun, mereka mengirim orang untuk mengejarnya ke Lakhis dan membunuhnya di sana.
28Mereka mengangkutnya dengan kuda dan menguburkannya bersama nenek moyangnya di kota Daud.